Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (607): Pahlawan Indonesia–Mengapa Malaysia Tidak Bisa Dipersatukan; Perjuangan Radja vs Rakyat

Tempo Doelo by Tempo Doelo
23.05.2022
Reading Time: 19 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Gerakan
politik di negara-negara Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, Malaysia dan
Filipina kurang lebih sama. Kebetulan dua negara ini di masa lampau berada di
bawah yurisdiksi tiga kerajaan Eropa berbeda: Belanda, Inggris dan
Spanyol/Amerika Serikat. Lalu secara khusus diantara Indonesia dan Malaysia isu
Islam vs non Islam mengemuka dan juga isu kebangsaan (pribumi di satu sisi dan
Timur Asiang seperti Cina, India dan Arab di sisi lain). Isu-isu itu telah lama
diselesaikan (dipersatukan) di Indonesia, tetapi tidak di Malaysia.

ADVERTISEMENT

Kabinet Persatuan Nasional adalah
kabinet pemerintahan Indonesia pimpinan Presiden Abdurrahman Wahid dan Wakil
Presiden Megawati Sukarnoputri. Kabinet ini dilantik pada 29 Oktober 1999 dan
masa baktinya berakhir pada 23 Juli 2001. Kabinet ini terdiri dari sejumlah
menteri koordinator, sejumlah menteri pemimpin departemen, sejumlah menteri
negara, Sekretaris Negara, dan Jaksa Agung. Susunan kabinet awal ini didasarkan
pada Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 355/M Tahun 1999, tertanggal 26
Oktober 1999, tentang Pembentukan Kabinet periode tahun 1999-2004,
ditandatangani oleh Presiden Abdurrahman Wahid dan dilantik pada 29 Oktober
1999. Kabinet ini bersifat warna-warna dari kapasitas bangsa Indonesia, ada
Jawa, ada Sunda, ada Madura, ada Batak, ada Minangkabau, kerutunan Cina,
keturunan Arab dan sebagainya. Arsirannya juga mencerminkan golongan nasionalis,
agama dan daerah. Arsirannya juga mencerminkan berasal dari akademik dan profesional
(Wikipedia)

Lantas
bagaimana sejarah mengapa di Malaysia tidak bisa dipersatukan? Seperti disebut
di atas, upaya persatuan itu pada era Hindia Belanda telah didialektikan dan
kemudian menemukan bentuk kesatuan pada tahun 1945. Persatuan dan kesatuan di
Indonesia terus dilestarikan bahkan hingga masa kini seperti yang ditunjukkan Kabinet
Persatuan Nasional (1999-2001). Lalu bagaimana sejarah mengapa di Malaysia tidak
bisa dipersatukan? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Pahlawan Indonesia–Mengapa
Malaysia Tidak Bisa Dipersatukan: Perjuangan Radja vs Rakyat

Sejarah
Malaysia dan sejarah Indonesia sejatinya memiliki latar belakang yang sama.
Semua bermula pada era Hindia Belanda khususnya pasca Traktat London 1924. Dengan
pemisahan wilayah yurisdiksi yang tegas dan jelas antara Pemerintah Hindia
Belanda dan Pemerintah Hindia Inggris. Kedua belah pihak terus memperluas
cabang pemerintahan masing-masing. Saat itu Gubernur Jenderal Inggris berada di
Calcutta (India), sementara itu Gubernur Jenderal Hindia Belanda di Batavia
(bahkan sejak era VOC).

Pelaut-pelaut Belanda (VOC) menaklukkan Malaka
tahun 1641. Portugis terusir dari Hindia Timur (hanya tersisa di pulau Timor
bagian timur). Pada tahun 1665 pemimpin lokal pantai barat Sumatra di Padang
bekerjasama dengan VOC mengusir Atjeh. Pada tahun 1685  giliran Inggris bekerjasama dengan pemimpin
Bengkoeloe di pnatai barat Sumatra. Dua wilayah Malaka dan Bengkoeloe inilah
kemudian pada tahun 1824 dilakukan perukaran antara Inggris dan Belanda.
Wilayah Semenanjung, Penang dan Singapoera plus Borneo Utara yang menjadi
wilayah yursidiksi Inggris yang kini menjadi negara Malaysia, plus Brunai dan
Singapoera. Wilayah yurisdiksi Pemerintah Hindia Belanda inilah yang kini
menjadi wilayah Indonesia (ibu kota di Jakara, dulu Batavia)..

Dalam
pembentukan cabang-cabang pemerintahan (Inggris dan Belanda) menerapkan
perbedaan antara golong Eropa, dengan Timur Asing (seperti Cina, Arab, India)
dan pribumi. Dalam prakteknya hukum terbagi dua, hukum pribumi di satu sisi dan
hukum Eropa di sisi lain, yang mana Timur Asing merujuk pada hukum Eropa dengan
perbedaan-perbedaan tertentu. Perbedaan ini tidak hanya dalam hukum, juga dalam
sistem pemerintah dan bahkan dalam pembagian wilayah di dalam kota yang sama.

Dalam bidang pendidikan baik Inggris maupun
Belanda memisahkan pendidikan/sekolah Eropa di satu susi dan sekolah pribumi di
sisi lain. Pemerintah terlibat dalam hal ini. Untuk pendidika/sekolah lainnya
yang bagi orang Timur Asing dimungkin untuk menyelenggarakan sendiri demikian
juga pendidik/sekolah Islam bagi pribumi dapat menyelenggarakan sendiri. Secara
khusus di Hindia Belanda, dalam perkembangannya dimungkinkan orang Timur Asing
dan pribumi memasuki sekolah Eropa/Belanda yang dimulai tingkat sekolah dasar
(ELS) dan kemudian sekolah menengah (HBS), namun kuotanya sangat terbatas.  

Di
wilayah yurisdiksi Inggris pendidikan/sekolah untuk orang Eropa/Inggris tetap
ekslusif baik pada tingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah. Dalam konteks
ini, orang-orang India memiliki pendidikan/sekolah yang terbilang memiliki
dampak lebih luas karena programnya mengikuti program/kurikulum Inggris di
India. Lulusan sekolah India lebih mudah diterima di cabang pemerintahan maupun
bidang swasta Inggris di Semenanjung karena kemampuan bahasa Inggris.
Sekolah/pendidikan Cina merujuk pada program/kurikulum di Tiongkok.
Sekolah/pendidikan pribumi (umum dan Islam) terkesan menjadi eksklusif. Empat
jenis pendidikan/sekolah ini di Semenanjung berjalan sendiri-sendiri, tanpa
pernah menemukan titik temu seperti di Indonesia (baca: Hindia Belanda).

Sementara di Hindia Belanda tuntutan para
pemimpin lokal yang cukup kuat dan keterbukaan sebagian orang Eropa/Belanda,
akses pendidikan/sekolah setara Eropa diperluas dengan membentuk sekolah
kombinasi yakni sekolah HIS (sekolah dasar), MULO (sekolah menengah pertama)
dan AMS (sekolah menengah atas). Sebaliknya sekolah menengah pribumi, terutama
sekolah kedokteran yang telah dingkatkan mutunya (STOVIA plus NIAS) dapat
diterima siswa Eropa/Belanda. Pada tahun 1920 sebuah sekolah tinggi
(fakultas.universitas) di Bandoeng (THS) dimana kandidat yang diterima lulusan
sekolah HBS/AMS baik Eropa, pribumi maupun Timur Asing. Sementara itu, sudah
beberapa waktu siswa-siswa pribumi dan Cina melanjutkan studi ke Universitas di
Belanda).

Kebutuhan
guru untuk sekolah pribumi di Semenanjung sangat minim dari orang-orang
Eropa/Inggris (berbeda dengan di Hindia Belanda). Kebutuhan guru bagi sekolah
pribumi (sekolah umum dan Islam) banyak datang (juga didatangkan) dari Hindia
Belanda seperti dari lulusan sekolah guru di Tapanoeli dan West Sumatra. Untuk
sekolah India dan Cina datang/didatangkan dari India dan Tiongkok. Sementara di
Hindia Belana proses pembauran terus berlangsung.

Pembedaan pendidika/sekolah di Semenanjung
terkesan nyaman-nyaman saja karena satu sama lain sesuai yang dibutuhkan
masing-masing. Di Hindia Belanda dalam konteks ini saat mana semakin banyak
yang sarjana (bahkan dan yang sudah bergelar doktor) dan semakin banyak yang
studi di perguruan tinggi, kesadaran berbangsa terus tumbuh yang kemudian para
pemimpin yang terpelajar ini mulai terlibat dan melakukan konsolidasi dan mulai
banyak yang bersifat revolusionee, termasuk Ir Soekarno yang lulus dari THS
tahun 1926. Pers pribumi yang semakin maju juga mendukung gerakan berbangsa ini
di Indonesia. Tekanan-tekanan yang besar dari gerakan bangsa Indonesia di satu
sisi mulai mendapat perlawanan yang serius, sementara di sisi lain, orang-orang
Cina dan Arab yang terpelajar mulai menyadari merujuk Tiongkok tidak relevan
lagi yang kemudian mendukung gerakan nasionalis dengan munculnya nama-nama
organisasi Cina dan Arab dengan nama Indonesia. Pembauran Cina dan Arab dengan
pribumi semakin hari semakin kental karena mengangap musuh yang sama adalah
kolonialisme. Gerakan Indonesia di Hindia Belanda ini nyaris tidak ditemukan di
Semenanjung.   

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Mengapa Malaysia Tidak Bisa
Dipersatukan: Pribumi, Cina dan India

Ketiadaan
para pemimpin muda (dalam arti jumlah yang cukup, seperti di Indonesia),
hubungan Pemerintah Inggris (Gubernur Straits Settlement), dengan para pemimpin
lokal di Semenanjung (sultan-sultan) terus terjaga dengan baik. Kekuasaan yang
berpusat di kraton-kraton, menyebabkan lahirnya pemimpin pemuda yang
revolusioner menjadi tidak muncul. Para kerabat kraton yang telah mendapat
pendidikan nyaman-nyaman saja, Hal itu pula yang terjadi diantara komunitas
Cina dan India. Oleh karena upaya untuk mengkonsolidasikan ke arah persatuan
nasional menjadi tak mungkin terjadi. Persatuan/kesatuan nasional tak pernah
terpikirkan.

Di Indonesia, gerakan nasional telah muncul
tahun 1917 dianatara mahasiswea yang kemudian mengerujut pada tahun 1928
(Kongres PPPKI dan Kongres Pemuda). Gerakan pemuda menjadi nyata pada tahun
1930 dengan terbentuknya organisasi pemuda secara nasional (Pemoeda Indonesia)
yang dalam konteks ini para pemuda Cina dan Arab juga mengambil bagian dalam
mendukung gerakan para nasionalis. Singkat kata di Indonesia proklamasi
kemerdekaan di Indonesia 17 Agustus 1945 harus diraih dengan susah payah yang
pada akhirnya, setelah perang kemerdekaaan yang melelahkan, Belanda 28
Desemeber 1949 mengakui kedaulatan (bangsa) Indonesia.

Melihat
kemajuan berbangsa dan bernegara yang dicapai di Indonesia, para pemimpin
revolusioner (senior maupun junior) mulai muncul di Semenanjung. Para pemimpin
revolusioner di Seemanjung yang terus membuka komunikasi dengan Indonesia,
menyebabkan para pihak kraton lebih menginginkan persemakmuran Inggris.

Di Indonesia persemakmuran Belanda yang belum
genap setahun setelahpengakuan kedaualatan Indonesia tahun 1949 ditingkalkan.
Presiden Soekarno mengumumkan kembali ke perjuangan persatuan.kesatuan nasional
(NKRI). Di sinilah titik belok perjuangan bangsa Indonesia, menuju garis lurus
ke masa depan hingga ini hari.


Kolaborasi yang kuat antara sultan-sultan di Semenanjung dengan Inggris (atas
dasar persemakmuran) Pemerintah Indonesia juga menjadi geram, tidak hanya
kepada orang Inggris dan juga kepada para sultan-sultan. Perjuangan (bangsa)
Indonesia melawan kolonialisme menjadi sebab munculnya gerakan anti Inggris di
Semenanjung (Ganjang Malaysia( Langkah para pejuang revolusioner di Semenanjung
dalam bingkai federasi baru (Malaysia) terhenti. Orang Indonesia untuk kebaikan
Malaysia, khususnya bangsa Melayu tidak tercapai. Perbedaan diantara warga
negara Malaysia (pribumi, Cina dan India) terus lestari hingga ini hari.

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (608): Pahlawan Indonesia - Mengapa Melayu Harus Islam? Di Angkola Mandailing Tidak Harus Islam

Sehari Seutas Benang, Setahun Selembar Kain

Sehari Seutas Benang, Setahun Selembar Kain

Iklan

Recommended Stories

Pemkot Surabaya Siapkan Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Nataru 2024

11.12.2023

Lagi Rencanakan Bulan Madu Berkelas? Jelajahi Destinasi Romantis ini Untuk Perjalanan yang Berkesan

28.12.2023
Syeikh Yusuf Qardhawi Serukan Pemerintah Kaum Muslimin Bersatu Selamatkan Masjid Al-Aqsa

Syeikh Yusuf Qardhawi Serukan Pemerintah Kaum Muslimin Bersatu Selamatkan Masjid Al-Aqsa

08.11.2014

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?