Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (602): Pahlawan Indonesia-Lembaga Pengetahuan di Batavia; Radermacher hingga Guru Willem Iskander

Tempo Doelo by Tempo Doelo
20.05.2022
Reading Time: 19 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Pada
masa kini lembaga ilmu pengetahuan di Jakarta yang dikenal dengan nama LIPI.
Tempo doeloe pada era Hindia Belanda lembaga ilmu pengetahuan disebut dengan
nama Bataviaasch Genootschap der Kunsten en Wetenschappen yang didirikan tahun
1778 atas inisiatif Radermacher. Pada artikel ini difokuskan siapa saja para tokohnya
dan siapa saja yang pernah menjadi anggotanya. Lalu apakah ada anggotanya yang
pribumi? Ada antara lain Sati Nasoetion alias Willem Iskander.

ADVERTISEMENT

Bataviaasch Genootschap van Kunsten
en Wetenschappen (Belanda: “Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia”) adalah
sebuah lembaga kebudayaan yang didirikan di Batavia pada tahun 1778. Semenjak
tahun 1910 lembaga ini dikenal dengan nama Koninklijk Bataviaasch Genootschap
van Kunsten en Wetenschappen (“Ikatan Kesenian dan Ilmu Kerajaan di
Batavia”). Lembaga ini didirikan oleh Jacob Cornelis Matthieu Radermacher,
seorang Naturalis asal Belanda pada tahun 1778. Setelah kemerdekaan Indonesia,
pada 1950 lembaga ini diganti nama menjadi Lembaga Kebudajaan Indonesia namun
pada 1962 lembaga ini diberhentikan dan koleksinya menjadi milik Museum
Nasional. Lembaga ini adalah pelopor Museum Gajah dan Perpustakaan Nasional
Republik Indonesia yang sekarang kedua-duanya berada di Jakarta. Seorang
pejabat muda VOC—J.C.M Radermacher tertarik pada seni dan sains di Hindia.
Radermacher mengusulkan pembentukan asosiasi di Batavia yang serupa dengan
Hollandsche Maatschappij der Wetenschappen (HMW) di Haarlem. Awalnya, usulan
ini tidak diterima dengan baik hingga tahun 1777 ketika dalam peringatan 25
tahun HMW ada niat untuk membuka cabang di koloni. Paguyuban tersebut merupakan
perkumpulan ilmiah independen yang didirikan di Batavia. Pada tanggal 24 April
1778, sebuah perkumpulan didirikan di Batavia dengan nama Bataviaasch Genootschap
der Kunsten en Wetenschappen. Gubernur Jenderal dan pejabat tinggi VOC ditunjuk
sebagai anggota dewan direksi dan tokoh-tokoh kunci masyarakat menjadi anggota
asosiasi. Semboyannya adalah Ten Nutte van Het Gemeen (Untuk Kepentingan Umum).
Tujuan utama adalah untuk menganalisis aspek budaya dan ilmiah Hindia Timur,
termasuk masyarakat dan lingkungan alamnya, melalui memfasilitasi penelitian
yang dilakukan oleh para ahli
. (Wikipedia)

Lantas
bagaimana sejarah lembaga pengetahuan di Batavia dan siapa saja tokoh dan para
anggotanya? Seperti disebut di atas, lembaga pengetahuan Batavia ini adalah
lembaga ilmu pengetahuan pertama di Indonesia yang didirikan pada era VOC. Lalu
bagaimana sejarah sejarah lembaga pengetahuan di Batavia dan siapa saja tokoh
dan para anggotanya? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Pahlawan Indonesia- Lembaga
Pengetahuan di Batavia: Radermacher hingga Guru Willem Iskander

Bataviaasch
Genootschap der Kunsten en Wetenschappen didirikan tahun 1778. Lembagai lmu
pengetahuan di Batavia ini terus eksis. Keberadaannya mulai lebih dikenal sejak
1838 setelah menerbitkan kali pertama suatu jurnal di Hindia Belanda. Jurnal
tersebut diberi nama Tijdschrift voor Neerland’s Indie. Jurnal ini dicetak oleh
percetakan pemerintah Lands-Drukkerij di Batavia.

Jika dibandingkan pada era VOC, pada era
Pemerintah Hindia Belanda semakin banyak sarjana yang direkrut dari Eropa untuk
bekerja untuk Pemerintah Hindia Belanda. Disamping itu semakin banyak individu,
apakah pejabat, pengusaha, misionaris yang tertarik dengan dunia ilmu
pengetahuan. Semakin banyaknya para peminat ilmu pengetahuan, tidak hanya
semakin banyak jumlah anggota Bataviaasch Genootschap der Kunsten en
Wetenschappen, juga semakin banyak diantara para anggota yang membentuk
perhimpunan khusus di bidang keahlian yang sesuai dengan menerbitkan jurnal
sendiri. Selama ini semua peminat ilmu pengetahuan di Hindia Belanda mengirim
tulisannya ke Tijdschrift voor Neerland’s Indie. Pada tahun 1851 di Belanda (Leiden)
terbit pertama kali jurnal yang khusus membahasa topik-topik di Hindia Belanda
yang diberi judul Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde van
Nederlandsch-Indie.

Pada
tahun 1852 Bataviaasch Genootschap der Kunsten en Wetenschappen menerbitkan
satu jurnal baru yang khusus tentang bahasa, geografi dan etnografi Tijdschrift
voor Indische Taal-, Land-en Volkenkunde, Jurnal ini tampaknya mengikuti
bidang-bidang yang diperhatikan jurnal Hindia Belanda yang terbit di Belanda
tahun 1851 yang diterbitkan oleh Koninklijk Instituut voor de TaaiLand- en
Volkenkunde van Nederlandsch Indië. Sejak edisi pertama volume pertama jurnal Tijdschrift
voor Indische Taal-, Land-en Volkenkunde,di bawah editor Dr P Bleeker, Mr LWC
Keuchenius, J. Munnich dan E Netscher.

Dalam edisi keenam volume pertama terdapat
artikel Ir C. M. Schwaner (anggoata Natuurkundige Kommissie) berjudul Historische,
geographische en statistieke aanteekeningen betreffende Tanah Boemboe; Algemeene
geschiedenis van Java, van de vroegste tijden tot op onze dagen, door J.
Hageman, JCz; De Mentawei-eilanden en hunne bewoners, door 11. von Rosenberg;
Verklaring van den Batoe Toelis van Buitenzorg, door RF Riederich; dan lets
over eenige inde Preanger-Regenfschappen gevonden Kawi-handschriften, door E.
Netscher.

Dalam
waktu yang relatif waktu bederkatan, perhimpunan dokter Hindia Belanda
menerbitkan jurnal baru yang diberi nama Tijdschrift der Vereeniging tot Bevordering
der Geneeskundige Wetenschappen in Nederiandsch-Indie. Edisi ketiga muncul pada
bulan Mei 1853. Perhimpunan dokter ini didirikan tahun 1851 (tahun yang mana pembukaan
sekolah kedokteran pribumi di Batavia).

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Lembaga Pengetahuan di
Batavia: Kini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Pada
tahun 1963 Bataviaasch Genootschap der Kunsten en Wetenschappen mengadakan
pertemuan umum di Batavia. Pertemuan ini juga dibicarakan struktur pengurus
baru. Sebagai presiden adalah De G Wassink dengan wakil Jhr Mr HC van der Wijk.
Untuk posisi sekeretaris dijabat oleh Mr W Stertenbeker dan Mr JA ban der Chijs
seorang bibliografi yang terkenal dan juga menjabat sebagai editor Tijdschrift
voor Indische Taal-, Land-en Volkenkunde, Untuk bendahara dijabat oleh Mr H
Rochussen dan Mr HD Levyssohn Norman (direktur museum). Ada lima lainnya anggota
pengurus. Anggota kehormatan adalah Menteri Koloni (di Belanda) JD Fransen van
de Putte.

Mr JA ban der Chijs sebelumnya adalah pimpinan
Dinas Arsip Pemerintah Hindia Belanda yang kini menjadi Inspektur Pendidikan
Pribumi. Mr JA ban der Chijs sangat berperan mendokumentasikan kembali dan
mempublikasikan dokumen-dokumen lama sejak era VOC yakni koleksi catatan harian
Kasteel Batavia (Daghregister). Publikasi ini dibuat dalam belasan volume. Elisa Netsher adalah Resident Riouw. 

Anggota
biasa sebanyak 45 orang yang sebagian tempat tinggalnya di berbagai wilayah di
Hindia Belanda yang berdinas sebagai pejabat, sebagai pengusaha dan sebagainya.
Dalam daftar ini termasuk antara lain Raden Toemenggoeng Danoe Koesoeno, bupati
Magelang; JM Jacobson, konsul Prusia di Semarang; HC Klinkert, guru di
Tjiandjoer; JF van Leewen dari Firma JF van Leewen en Co; Residen Ternate, Residen
Preanger, JLJH Pel komandan kapten di Riouw; Raden Adipati Soerio Koesoemo Adi
Nata (bupati Serang). Salah satu anggota yang meninggal tahun ini adalah Dr FW
Junghuhn.

Franz Wilhelm Junghuhn seorang dokter dan juga
seorang insinyur. Seorang Jerman yang tiba di Hindia tahun 1835. Pada tahun 1840
Junghuhn oleh GG Pieter Merkus ditugaskan melakukan ekspedisi ilmiah di Angkola
Mandailing (Tapanoeli) bersama vob Rosenberg. Dalam tugasnya, Junghuhn juga
ditunjuk menjadi pejabat setingkat Controeluer di Afdeeling Padang Lawas
(Tapanoeli). Salah satu penemuannya yang terpenting dalam bidang botani, tidak
menyangka di Sipirok (Tapanoeli) tumbuh sejenis cemara yang biasanya tumbuh di
iklim yang disebut orang Angkola sebagai tusam (kini pinus) seperti Eropa yang
nama botaninya disebut Pinus Merkus yang mengabadikan nama GG Pieter Merkus dan
namanya sendiri menjadi Pinus Merkusii Jungh. et de Vriese. Nama Vriese
mengikuti nama koleganya Prof. Willem Hendrik de Vriese yang telah bekerja di Plantentum
(kebun raya) di Buitenzoeg sejak 1857 sebagai komisi investigasi botani untuk
Hindia Belanda. Salah satu buku terkenal Junghuhn adalah Die Battaländer auf
Sumatra (Tanah Batak di Sumatra) yang diterbitkan tahun  1847. Sepulang dari Tapanoeli, Junghuhn
bekerja dan berdiam di Preanger dan meninggal tahun 1864 dimakamkan di Lembang.
Hasil terbaiknya di Preanger adalah introduksi kina.

Pada
tahun 1864 ini anggota luar biasa
bertambah dua
orang yakni
HH A Clavier, guru di Gimnasium Willem III di Batavia, dan Willem Iskander,
guru di sekolah guru (kweekschool) di Tanobatoe, afdeeling Angkola Mandailing.

Gymnasium Willem III adalah sekolah menengah
Eropa (HBS) yang dibuka tahun 1860. Satu-satunya sekolah menengah di Hindia.
Lulusan HBS dapat melanjutkan ke universitas di Belanda. Willem Iskander dengan
nama kecil Sati Nasoetion berangkat studi keguruan ke Belanda tahun 1857. Pada
tahun 1860 Willem Iskander lulus dengan akta guru dan kemudian pulang ke tanah
air pada tahun 1861 lalu tahun 1962 mendirikan sekolah guru di Tanobato
(sekolah guru pribumi ketiga di Hindia setelah di Soeracarta, 1851 dan di Fort
de Kock 1856). Willem Iskander dapat dikatakan pribumi pertama yang studi ke
Belanda. Pada tahun 1864 Inspektur Pendidikan Pribumi Mr JA van der Chijs
mengunjungi sekolah guru yang diasuh Willem Iskander tersebut dan mengumkan ke
publik sebagai sekolah guru terbaik di Hindia Belanda. Hal itulah mengapa
Willem Iskander diusulkan menjadi anggota luar biasa Bataviaasch Genootschap
der Kunsten en Wetenschappen. Sati Nasoetion alias Willem Iskander adalah kakek
buyut Prof. Andi Hakim Nasoetion (Rektor IPB 1978-1987).   

Tunggu
deskripsi lengkapny
atavia:
Kini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Dunia, Haus Menggerus

Dunia, Haus Menggerus

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Sun Life Indonesia di Banda Aceh

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Sun Life Indonesia di Banda Aceh

Iklan

Recommended Stories

Pemkot Surabaya Siapkan Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Nataru 2024

11.12.2023

Lagi Rencanakan Bulan Madu Berkelas? Jelajahi Destinasi Romantis ini Untuk Perjalanan yang Berkesan

28.12.2023
Syeikh Yusuf Qardhawi Serukan Pemerintah Kaum Muslimin Bersatu Selamatkan Masjid Al-Aqsa

Syeikh Yusuf Qardhawi Serukan Pemerintah Kaum Muslimin Bersatu Selamatkan Masjid Al-Aqsa

08.11.2014

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?