Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (507): Pahlawan Indonesia – Sejarah Sekolah Hukum Sarjana Hukum; Recht[hooge]school di Batavia

Tempo Doelo by Tempo Doelo
02.04.2022
Reading Time: 15 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Setelah sekolah guru (kweekschool)
dan sekolah kedokteran di masa lampau, lalu dibuka sekolah pamong, sekolah
pertanian, sekolah kedokteran hewan dan kemudian menyusul sekolah hukum.
Sekolah hukum (rechtschool) di Batavia yang dibuka pada 1909 menjadi cikal
bakal pembentukan sekolah tinggi hukum di Batavia (Rechthoogeschool). Sebelum
terbentuk sekolah tinggi hukum ini pada tahun 1924 sudah banyak pribumi yang
bergelar sarjana hukum (Mr).

ADVERTISEMENT

Rechtshoogeschool te Batavia
(Sekolah Tinggi Hukum) biasa disingkat menjadi RH te Batavia, RH te
Weltevreden, atau RHS yang dibuka sejak 28 Oktober 1924 di Batavia (sekarang
Jakarta), adalah perguruan tinggi hukum pertama dan lembaga pendidikan tinggi
kedua di Hindia Belanda setelah empat tahun sebelumnya THS Bandung dibuka. Pada
tahun 1950, RHS resmi berganti nama menjadi Fakultas Hukum Universitas
Indonesia. Pendidikan hukum secara formal mulai dikenal masyarakat Indonesia
pada tahun 1909 dengan dibukanya Rechtsschool (Sekolah Hukum) oleh Gubernur
Jenderal JB van Heutsz dan dioperasikan dengan memberlakukan Reglement voor de
Opleiding voor Inlandsche Rechtskundigen (Reglemen untuk Sekolah Pendidikan
Ahli Hukum Pribumi), diundangkan dalam Stb.No. 93/1909. Rechtsschool bukanlah
perguruan tinggi, melainkan setingkat Sekolah Menengah Kejuruan, lebih tepatnya
penggabungan SMP 3 tahun + SMK 3 tahun. Atas dasar Ethische Politiek dan
perkembangan ekonomi Belanda yang memaksa pemerintah Belanda membuka wilayah
jajahannya untuk penanaman modal swasta, pembentukan Rechtsschool itu
dimaksudkan untuk mendidik orang-orang Indonesia agar dapat menjadi hakim
Landraad yang merupakan pengadilan sehari-hari (tingkat pertama) bagi golongan
pribumi dan yang disamakan. Masa studi Rechtsschool adalah 6 tahun yang terbagi
dalam 2 bagian, yakni bagian “Persiapan” (voorbereidende afdeeling)
selama 3 tahun, dan bagian “Keahlian Hukum” (rechtskundige afdeeling)
untuk masa 3 tahun berikutnya. Yang dapat diterima menjadi murid Rechtschool
adalah lulusan HIS (Sekolah Dasar pada masa kolonial) yang harus masuk bagian
“Persiapan” terlebih dahulu.
(Wikipedia)

Lantas
bagaimana sejarah sekolah hukum? Seperti disebut di atas, sekolah hukum
(rechtschool) adalah sekolah hukum di Hindia Belanda. Untuk mendapatkan gelar
sarjana hukum melanjutkan studi ke Belanda. Lalu bagaimana sejarah sekolah
hukum? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Pahlawan Indonesia dan Sejarah
Sekolah Hukum: Sarjana Hukum di Belanda

Pada
tahun 1906 akan diimplementasikan sejumlah kebijakan pemerintah diantaranya
penyelenggarakan sekolah perwira bagi pribumi di akademi militer di Meester
Cornelis (lentnan dua yang telah ada dapat dinaikkan menjadi kapten), pembukaan
sekolah kedokteran hewan dan pembukaan sekolah hukum (lihat De Preanger-bode, 04-09-1906).
Namun yang akan disegerakan direalisasikan tahun 1907 adalah sekolah perwira
(di Meester Cornelis) dan sekolah kedokteran hewan (di Buitenzorg).

Rencana pendirian sekolah hukum sudah dalam
bentuk draft yang kini tengah dibahas oleh Tweede Kamer (lihat Het nieuws van den
dag voor Nederlandsch-Indie, 17-04-1907). Dalam pembentukan sekolah hukum ini
telah dibentuk suatu komite berdasarkan Dekrit 8 Januari 1906 dimana Gubernur
Jenderal telah mengangkat Dr. C Snouck Hurgrocje sebagai ketua. Dalam hal ini
ada juga keberatan dari pihak tertentu di antara orang Belanda. Disebutkan akan
mengurangi minat anak muda Belanda datang ke Hindia. Pihak tertentu tersebut
juga mempertanyakan apakah pribumi yang menjadi bagian pengadilan akan
bertindak adil kepada rekan sebangsanya. Isu serupa ini tidak terdapat pada
realisasi sekolah perwira dan sekolah kedokteran hewan. Para pendukung sekolah
hukum bagi pribumi ini termasuk Prof Snouck Hurgronje di Hindia dan Mr Cohen
Stuart di Belanda. Dalam hal ini Gubernur Jenderal juga termasuk yang keberatan
(terutama yang dihubungkan dengan bahasa). Namun yang membuat aturan
perundangan adalah Tweede Kamer dan GG hanya menjalankan. Menteri Koloni pada
dasarnya mendudukan pembukaan sekolah hukum asal saja dilakukan perbaikan.

Pada
paruh kedua tahun 1907 pembahasan pembentukan sekolah hukum sudah memasuki
tahapan pembahasan anggran dan berbagai aspek yang lebih renci (lihat Het
nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indie, 16-11-1907). Pembahasan anggaran
termasuk soal pengadan guru, perumahan, perkiraan pengeluaran untuk setiap
siswa sekitar f1.000 per tahun dalam lima tahun dan kemungkinan pengiriman
studi lebih lanjut ke Belanda. Soal aspek lain juga termasuk kriteria yang
menjadi calon siswa.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Recht[hooge]school Batavia:
Suksesi Sekolah Hukum Rechtschool

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (508): Pahlawan Indonesia – Gondowinoto Studi Hukum di Belanda; Pribumi Bergelar Doktor Hukum

CARA MEMBUAT PUDING BUNGA TELANG

Iklan

Recommended Stories

Yovie Widianto, Playlist Pencipta Lagu Terbanyak Di-stream di Dunia

29.10.2020
PBB : Israel Lakukan Kejahatan Kemanusiaan dan Genosida di Palestina

Kode Pos Gedong Tengen, Yogyakarta

25.10.2016

Keistimewaan Hari Arofah By : Ust Husni (Ugm)

10.08.2019

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?