*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini
Apakah Boedi Oetomo sebagai
organisasi kebangsaan yang pertama? Yang jelas pada tahun 1900 di Padang telah
didirikan organisasi kebangsaan yang diberi nama Medan Perdamaian. Penggagas
dan ketua pertama adalah Saleh Harahap gelar Dja Endar Moeda. Pada tahun 1902
Dja Endar Moeda memberikan sumbangan dari anggota Medan Perdamaian sebanyak
f14.000 untuk membantu peningkatan pendidikan di Semarang. Organisasi
kebangsaan Medan Perdamaia bervisi nasional. Namun pertanyaanya mengapa Boedi
Oetomo yang didirikan tahun 1908 visinya bergeser menjadi bersifat kedaerahan
(Jawa dan Madoera)?
yang didirikan oleh Soetomo dan para mahasiswa STOVIA, yaitu Goenawan
Mangoenkoesoemo dan Soeraji pada tanggal 20 Mei 1908. Organisasi ini digagas
oleh Wahidin Sudirohusodo. Organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, dan budaya
yang tidak bersifat politik. Berdirinya Budi Utomo menjadi awal pergerakan yang
bertujuan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia, walaupun pada awalnya
organisasi ini hanya ditujukan bagi golongan berpendidikan Jawa. Saat ini
tanggal berdirinya Budi Utomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.
Pada tahun 1907, Wahidin Sudirohusodo melakukan kunjungan ke STOVIA dan bertemu
dengan para mahasiswa yang masih bersekolah di sana. Lalu, ia menyerukan
gagasan pada mereka untuk membentuk organisasi yang dapat mengangkat derajat
bangsa. Selain itu, Sudirohusodo juga ingin mendirikan sebuah organisasi di
bidang pendidikan yang bisa membantu biaya orang-orang pribumi yang berprestasi
dan mempunyai keinginan untuk bersekolah, tetapi terhambat biaya. Gagasan ini
menarik bagi para mahasiswa di sana, terutama Soetomo, Gunawan Mangunkusumo,
dan Soeradji Tirtonegoro. Selanjutnya, Soetomo bersama dengan M. Soeradji
mengadakan pertemuan dengan mahasiswa STOVIA yang lain untuk membicarakan
gagasan organisasi yang disampaikan oleh Sudirohusodo. Acara itu berlangsung
tidak resmi di Ruang Anatomi milik STOVIA saat tidak ada jam pelajaran.
Pertemuan tersebut membentuk sebuah organisasi yang diberi nama
“Perkumpulan Budi Utomo” sehingga Budi Utomo pun berdiri pada tanggal
20 Mei 1908 di Jakarta. (Wikipedia)
Lantas
bagaimana sejarah Boedi Oetomo? Seperti disebut di atas, oragnisasi kebangsaan
Boedi Oetomo awalnya bervisi nasional tetapi kemudian bergeser menjadi bersifat
kedaerahan. Mengapa bisa begitu? Lalu bagaimana sejarah Boedi Oetomo? Seperti
kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya
ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku
hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan
artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel
saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah
pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk
lebih menekankan saja*.
Pahlawan Indonesia – Boedi
Oetomo, Nasional vs Daerah: Mengapa Boedi Oetomo Bergeser Arah Visi?
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Boedi Oetomo: Indische
Vereeniging di Belanda
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com



