Ada dua tokoh sejarah dengan nama
Abdoel Kadir. Yang pertama adalah Abdoel Kadir [Widjojoatmodjo] yang menjadi
penasehat Letnan Gubernur Jenderal Belanda/NICA HJ van Mook. Nama yang kedua
adalah Abdoel Kadir (saja) yan menjadi komandan militer RI (TNI). Artikel ini
tidak berbicara tentang Abdoel Kadir Widjojoatmodjo, tetapi mendeskripsikan
sejarah komandan TNI Abdoel Kadir.
1906 – 21 Januari 1961) adalah anggota BPUPKI dan PPKI. Abdoel Kadir menamatkan
pendidikannya di OSVIA Serang pada tahun 1926. Setelah lulus ia sempat
menduduki beberapa posisi di pemerintahan Hindia Belanda, seperti mantri
Kabupaten Jatinegara (1930) dan asisten wedana di Jawa Barat (1942). Pendidikan
militer Abdoel Kadir adalah Renseitai, Pembela Tanah Air. Jabatan militer Abdoel
Kadir adalah Daidancho, Pembela Tanah Air, Kedu II, Gombong, 1943; Panglima
Divisi II/Purwokerto, Tentara Keamanan Rakyat, 1945; Panglima Divisi
II/Cirebon, Komandemen I Jawa Barat, Tentara Republik Indonesia yang dilantik
25 Mei 1946. (Wikipedia)
Lantas
bagaimana sejarah Mayor Jenderal Abdoel Kadir? Seperti disebut di atas, Abdoel
Kadir adalah salah satu panglima Republik Indonesia dalam perang kemerdekaan (melawan
Belanda/NICA). Lalu bagaimana sejarah Abdoel Kadir? Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya
ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan
gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya
sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi,
sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti
surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya
digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan
artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel
saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah
pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk
lebih menekankan saja*.
Pahlawan Indonesia Jenderal
Abdoel Kadir: Perang Kemerdekaan
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Mayor Jenderal Abdoel Kadir: Letnan
Kolonel Ir MO Parlindoengan di Jogjakarta
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com





