*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini
Seperti halnya organisasi mahasiswa
pribumi Indische Vereeniging, organisasi Cina juag di Belanda mengambil bagian
dalam Kongres Mahasiswa Hindia di Belanda tahun 1917. Yap Hong An sendiri adalah
ketua Chung Hwa Hui di Belanda yang ketiga (periode kepengurusan yang ketiga).
Kongres Mahasiswa Hindia, yang merupakah gabungan mahasiswa Indo/belanda, Cina
dan pribumi yang diadakan pada tahun 1917 diketuai oleh HJ van Mook (kelahiran
Semarang)
Kartono (abang RA Kartini) yang datang ke Belanda pada tahun 1896. Lalu
kemudian menyusul Radjieon Harahap gelar Soetan Casajangan pada tahun 1905.
Pada saat jumlah mahasiswa pribumi di Belanda tahun 1908 sebanyak 15 orang,
Soetan Casajangan (kelahiran Padang Sidempoean) berinisiatif mendirikan
organisasi mahasiswa yang diberi nama Indische Vereeniging (Perhimpinan
Hindia). Soetan Casajangan menjadi ketua pertama (kepengurusan pertama) dengan
sekretaris Raden Soemito (lulusan HBS Semarang). Pada tahun 1911 jumlah
mahasiswa Cina sekitar 14 orang, Be Tiat Tjong (kelahiran Probolinggo) berinisiatif
mendirikan organisasi mahasiswa Cina asal Hindia yang diberi nama Chung Hwa
Hui. Ketua Chung Hwa Hui kemudian digantikan oleh Li Tjwan Ing (1914-1915).
Dalam hal ini Yap Hong An menggantikan Li Tjwan Ing yang menjadi pimpinan
delegasi mahasiswa Cina di dalam Kongres Mahasiswa Hindia 1917. Pada saat
kongres inilah mahasiswa-mahasiswa pribumi yang diwakili pembicara Dahlan
Abdoellah, Sorip Tagor Harahap dan Goenawan Mangoenkoesoemo meminta forum agar
mereka (mahasiswa pribnmi) disebut orang Indonesia (Indonesier). Sejak inilah
nama Indonesia digunakan sebagai indentitas (bangsa) Indonesia (hingga ini
hari). Sebagaimana diketahui kemudian, HJ van Mook sebagai Letnan Gubernur
Jenderal Hindia Belanda (NICA).
Lantas
bagaimana sejarah Yap Hong An?
Seperti disebut di atas, Yap Hong An,
ketua Chung Hwa Hui adalah pimpinan delegasi mahasiswa Cina di Kongres
Mahasiswa Hindia tahun 1917. Sementara pimpinan delegasi mahasiswa pribumi
(Indonesier) adalah Goenawan Mangoenkoesoemo. Sedangkan pimpina delagasi
mahasiswa Indo/Belanda adalah HJ van Mook. Lalu bagaimana sejarah Yap Hong An? Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya
ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.
Pahlawan Indonesia dan Yap
Hong An: Chung Hwa Hui di Belanda
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Yap Hong An: Kongres Mahasiswa
Hindia di Belanda, 1917
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com





