Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Pulau Bali (43): Sejarah Candi di Bali, Seberapa Tua? Candi-Candi Kuno di Bali Mirip Candi-Candi di Pulau Jawa?

Tempo Doelo by Tempo Doelo
18.05.2021
Reading Time: 18 mins read
0
Doa Setelah Sholat Dhuha yang Harus Anda Hafal
ADVERTISEMENT




false
IN

























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk
melihat semua artikel Sejarah Bali dalam blog ini Klik Disini
 

Pada masa ini tentulah
banyak tempat ibadah yang disebut pura di Bali. Tempat ibadah di masa lampau
zaman kuno pada masa ini dikenal sebagai candi. Masih pada masa ini, adakalnya
pura disebut sebagai tempat ibadah agama Hindu sedangkan candi adalah tempat
ibadah agama Budha. Candi dalam hal ini adalah tempat ibadah pada zaman kuno,
baik untuk tempat ibadah Hindoe maupun Boedha. Candi pada zaman kuno, tidak
hanya tempat pemujaan terhadap dewa-dewa tetapi juga tempat pemujaan terhadap
roh leluhur.

ADVERTISEMENT
Candi
merujuk pada sebuah bangunan keagamaan tempat ibadah peninggalan purbakala era Hindu-Buddha.
Bangunan digunakan sebagai tempat pemujaan dewa. Akan tetapi, istilah ‘candi’
tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menyebut tempat ibadah saja. Dalam
hal ini, candi adalah bangunan replika tempat tinggal para dewa yang
sebenarnya, yaitu Gunung Mahameru. Karena itu, seni arsitekturnya dihias dengan
berbagai macam ukiran dan pahatan. Candi-candi dan pesan yang disampaikan lewat
arsitektur, relief, serta arca-arcanya terkait dengan unsur spiritualitas, daya
cipta, dan keterampilan para pembuatnya. Pura adalah istilah untuk tempat ibadat
agama Hindu di Indonesia pada masa ini. Pura terutama terkonsentrasi di Bali
sebagai pulau yang mempunyai mayoritas penduduk penganut agama Hindu. Kata ‘pura’
sendiri berasal dari akhiran bahasa Sanskerta (-pur, -puri, -pura, -puram,
-pore) yang artinya adalah gerbang. Di Pulau Bali, istilah ‘pura’ menjadi
khusus untuk tempat ibadah, sedangkan istilah ‘puri’ menjadi khusus untuk
tempat tinggal para raja. Sedangkan istilah ‘candi’ berasal dari kata ‘candika’
yang dihubungkan dengan monumen tempat untuk memuliakan raja yang sudah
meninggal. Orang asing istilah candi hanya merujuk pada bangunan peninggalan
era Hindu-Buddha (Wikipedia)

Bagaimana sejarah candi di
(pulau) Bali
? Seberapa tua? Tentu saja sudah ada yang menulisnya. Namun sejau
data baru dapat ditemukan, narasi sejarah candi di Bali tidak pernah berhenti.
Lantas apakah ada kaitannya candi-candi di Bali dengan di tempat lain
? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah
seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan
tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan
imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang
digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung
(pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis)
dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber
disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Candi di Bali: Seberapa Tua?

Tunggu deskripsi lengkapnya

Pura di Bali: Sejak Kapan?

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetSendShare
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Toeristenbond voor Nederland terbitan 1911: 13-18

Fath al-Mu’in , Terjemahan dan Huraian

Tips Terbaik Jalan-jalan Wisata di Kondisi Pembatasan Seperti Sekarang ini

Iklan

Recommended Stories

Tempat Hits Malam Hari di Surabaya Barat, Food Junction Grand Pakuwon

14.11.2016
42 Tahun Dikubur, Jasad Penghafal Al-Qur’an “Mak Anih” Masih Utuh

42 Tahun Dikubur, Jasad Penghafal Al-Qur’an “Mak Anih” Masih Utuh

20.09.2018
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi AJB Bumiputera 1912 di Bojonegoro

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi AJB Bumiputera 1912 di Bojonegoro

01.03.2023

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Jayanthi Mandasari – Setetes Airmata Rindu

Jayanthi Mandasari – Setetes Airmata Rindu

24.01.2026
Melky Goeslaw – Malam Dingin

Melky Goeslaw – Malam Dingin

24.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?