Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Papua (26): Sejarah Gunung Arfak, dari Teluk Geelvink dan Kota Manokwari; Potensi Alam Arfak Tersembunyi nan Indah

Tempo Doelo by Tempo Doelo
16.03.2021
Reading Time: 20 mins read
0
Sebuah Kesaksian Mengharukan, Membersamai Peserta Ciamis 212
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel
Sejarah Papua dalam blog ini Klik Disini
 

Pegunungan
Arfak berada di sisi timur laut dari Semenanjung Kepala Burung. Puncak
tertingginya adalah Gunung Arfak, Kota Manokwari dapat terlihat. Selama musim
dingin, puncak gunung es biasanya ada, kadang-kadang salju dapat jatuh di
puncak. Gunung ini merupakan bagian dari Cagar Alam Pegunungan Arfak,kawasan
lindung yang melindungi bagian hutan hujan.

ADVERTISEMENT
Kabupaten Pegunungan Arfak adalah salah satu
kabupaten di provinsi Papua. Ibukota kabupaten ini terletak di Anggi. Kabupaten
Pegunungan Arfak merupakan pemekaran dari Kabupaten Manokwari, (2012).
Kabupaten Pegunungan Arfak memiliki tanah yang subur. Dari situlah ada tanaman
kopi yang jadi andalan. Selain itu, kabupaten ini memiliki potensi Danau Anggi
yang nerupakan salah satu objek wisata yang sedang dikemas. Di Papua Barat
sendiri, pegunungan ini merupakan satu-satunya pegunungan yang jadi wilayah
penadah hujan di sana. Danau Anggi yang ada ini pun juga terbagi dua, yakni
Danau Anggi Giji, dan Danau Anggi Gida. Danau yang pertama, disebut pula
sebagai danau laki-laki, dan yang kedua, disebut sebagai danau perempuan. Dua
danau yang indah ini, hanya dipisah oleh perbukitan belaka (Wikipedia).

Lantas
bagaimana sejarah Pegunungan Arfak
? Boleh jadi belum ada yang menulis, karena sejarah
Manokwari lebih menarik. Okelah itu satu hal. Yang jelas bahwa Pegunungan Arfak
memiliki sejarahnya sendiri, namun selama ini kurang terinformasikan. Lalu
bagaimana sejarahnya
? Seperti
kata ahli
sejarah
tempo doeloe,
semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan
gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya
sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi,
sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti
surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya
digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan
artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel
saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah
pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk
lebih menekankan saja*.

Nama Pegunungan Arfak

Teluk
Geelvink (kini teluk Cendrawasih) sudah sejak lama ditemukan oleh pelaut-pelaut
Belanda. Berdasarkan catatan yang ada teluk itu ditemukan oleh kapal Geelvink
pada tahun 1701. Jauh sebelumnya kawasan teluk ini sudah dikalaim oleh Sultan
Tidore. Dengan demikian jejak Belanda semakin kuat di kawasan teluk tersebut.
Sejak adanya Proklamasi wilayah Papoea pada tahun 1828 dan pada tahun 1845
dimasukkan ke wilayah Residentie Ternate, orang Eropa yang memiliki aktivitas
di kawasan ini adalah pedagang-pedagang Prancis dengan stasion di Pulau
Mansinam (lihat Algemeen Handelsblad, 06-03-1858). Pada tahun 1860 diketahui
seorang pedagang Belanda di Ternate menyewa pulau Mapia untuk stasion
perdagangan. Kawasan utara teluk ini juga kerap disinggahi oleh penangkap paus
Amerika Serikat.

Pada tahun-tahun ini misionaris Bink sudah
bekerja di kawasan teluk ini yang mengambil pos di (pulau) Shouten (kini pulau
Biak) yang kemudian relokasi ke kampong Manokwari. Keberadaan pedagang-pedagang
Prancis di pulau Mansinam boleh jadi faktor penting misionaris Bink relokasi ke
Manokwari (sebelumnya sudah pernah ditempati selama dua tahun oleh misionaris Eisler
dan Ottow). Pada tahun-tahun ini juga Pemerintah Hindia Belanda mulai
mempersiapk cabang pemerintahan di Papua dengan membentuk suatu komisi untuk
mempelajari dan memetakan wilayah (bagian) barat Papoea Nieuw Guinea. Laporan
komisi ini dapat dibaca yang dipublikasikn pada jurnal 1862. Pada tahun-tahun
inilah diduga pegunungan Arfak khususnya puncak Arfak terlihat jelas sebagai
salah satu alasan utama kemudian merekomendasikan ibu kota afdeeling utara ditetapkan
tidak jauh dari pelabuhan (pulau) Mansinam dan ibu kota afdeeeling barat ditetapkan
tidak jauh dari pelabuhan Skroe. Kelak, Residen Horst memilih di kampong
Manokwari dan di kampong Fakfak.

Dalam
hal ini pegunungan Arfak yang hijau dan subur sudah sejak lama dikenal bahkan
sejak era VOC (wilayah yurisdiksi Sultan Tidore). Pedagang-pedagang Prancis
membangun stasion di pulau Mansinam juga diduga karena faktor kawasan pegunungan
Arfak. Tampaknya kehadiran orang asing di sekitar teluk di Dorei telah mengusik
penduduk asli pegunuangan Arfak dan mulai melancarkan perlawanan (lihat Java-bode:
nieuws, handels- en advertentieblad voor Nederlandsch-Indie, 23-01-1864).

Java-bode: nieuws, handels- en advertentieblad
voor Nederlandsch-Indie, 23-01-1864: ‘Pada tanggal 11 November Resident Ternate
kembali ke ibu kota dari pelayaran ke Papoea Nieuw Guinea, Batjan. dan Gebeh.
Di Doreh dan Mansiuam diambil tindakan untuk memulihkan perdamaian yang selama
ini terusik oleh penduduk Pegunungan Arfak; sementara pada saat yang sama hal
itu perlu dilakukan untuk menjamin keselamatan para misionaris Eropa yang hadir
disana, yang berada dalam bahaya besar karena ancaman penduduk pegunungan,
seperti yang kami beritakan dalam terbitan kami tanggal 9 Desember tahun
sebelumnya’.

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Danau Anggi dan Ekspedisi Pegunungan
Arfak

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir
Matua Harahap
, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok
sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan
Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi
berkebun di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau.
Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu
senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah),
tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album VI: Area perkebunan Deli Tua dan Bekalla

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank BTPN Syariah di Banjarmasin

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank BTPN Syariah di Banjarmasin

Iklan

Recommended Stories

Destinasi Seru Akhir 2023 dan Awal 2024, Batik Air Perluas Pilihan Penerbangan ke Bangkok

22.12.2023

Fiqih Jinayat (5)

13.11.2018

KETIKA NIKMAT MENGALIR DERAS

03.06.2015

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?