Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Papua (24): Pulau Daru di Selatan Papua, dari Sabang hingga Merauke; Daru Aceh hingga Daru Merauke via Morotai

Tempo Doelo by Tempo Doelo
15.03.2021
Reading Time: 23 mins read
0
Erdogan: Melindungi Yerussalem Adalah Kewajiban Muslim
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

*Untuk melihat semua artikel
Sejarah Papua dalam blog ini Klik Disini
 

Ada
nama pulau Daru di pantai selatan Papua sebelah tenggara Merauke (di muara
sungai Bensbach di Morehead). Tentu saja ada nama pulau besar di barat Merauke,
Pulau Aru. Okelah, itu boleh jadi kebetulan nama Daru mirip nama Daru. Namun
nama Daru tempo doeloe tidak hanya ada di pantai selatan Papua, tetapi juga
terdapat nama Daru di Atjeh. Lantas, apa hubungannya
? Mungkin kebetulan ada nama Daru dari Sabang hingga
Merauke. Nama Daru ternyata ada di wilayah Ternate, tepatnya di Pulau Morotai
(Daruba). Apakah itu semua serba kebetulan
?

ADVERTISEMENT
Wilayah pantai selatan Papua sudah sejak lama
dikenal. Sungai Bensbach di masa lampau kerap dihubungkan dengan dua nama
sungai, yakni sungai Maro di sebelah barat perbatasan (bagian wilayah Merauke)
dan sungai Morehead di sebelah timur perbatasan (bagian wilayah Papua Nugini).
Nama sungai Maro dan nama sungai Morehead cukup menarik karena mirip (Maro,
More dan Moro, Moor), lebih-lebih jika dihubungkan dengan nama pulau di pantai
selatan, Lebih selatan lagi dari Pulau Daru nun jauh di Selandia Baru yang
sekarang sejak tempo doeloe sudah dikenal nama teluk Matua dan teluk Maori.
Nama Matua kini menjadi nama saya dan nama Maori menjadi salah satu etnik
(penduduk asli) di negara Selandia Baru (New Zealand).

Lantas
bagaimana sejarah Pulau Daru di pantai selatan Papua
? Pulau ini sebenarnya
pulau kecil di dekat muara sungai
Bensbach.
Oke tidak masalah besar atau kecil. Sebab pulau Onrust juga adalah pulau kecil
di teluk Soenda Kalapa yang menjadi pusat penaklukan kerajaan Jacatra (yang
lalu didirikan Batavia); pulau Ma
nsianam (dekat kampong Manokwari) juga pulau kecil,
tetapi dari pulau inilah penyebaran agama Kristen bermula di Papua.
Lalu
bagaimana sejarah Pulau Daru bermula di pantai selatan Papua
? Yang menarik adalah nama pulau itu sendiri disebut
Pulau Daru, nama yang sudah ada sejak zaman kuno di Tapanoeli dan di Atjeh.
Bagaimana itu semua terhubung
? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Nama Daru Tempo Doeloe: Dari
Sabang hingga Merauke

Laut
antara (pulau) Papoea dan (benua( Australia dikenal sebagai Selat Torres, Dari
nama selat (nama Portugis), itu berarti bahwa kawasan pantai selatan Papua ini
sudah dikenal sejak era Portugis. Namun tidak diketahui kapan pelaut-pelaut Portugis
mencapai selat tersebut. Yang jelas pelaut-pelaut Portugis mengikuti rute navigasi
pelayaran orang-orang Moor.

Pelaut-pelaut Portugis tahun 1511 menaklukkan
Malaka dan pada tahun yang sama pelaut-pelaut Portugis juga berhasil mencapai (kepulauan)
Maluku. Yang jelas, bahwa dalam peta-peta awal Portugis (1513) sudah dikenal nama
Makassar, Timor, Aru, Banda, Seram dan (kepulauan) Maluku. Kepulauan Maluku
yang dimaksud adalah pulau-pulau pernghasil rempah-rempah di Ternate, Tidore
dan Batjan. Orang-orang Moor yang berpusat di Semenanjung dekat kota Malaka
(Muar) sudah beberapa abad mencapai kepulauan Maluku (merekalah yang memperkaya
kerajaan Ternate menjadi kesultanan yang kuat). Jauh sebelum kerajaan Ternate
menjadi besar, di seberang kota Malaka di pantai timur pulau Sumatra sudah
sejak lama eksis kerajaan Aru, kerajaan yang pernah menyerang Malaka. Kerajaan
Aru ini beraa di daerah aliran sungai Baroemoen (B-aroe-moen; aroe dala bahasa
India selatan adalah air atau sungai). Kerajaan Aru ini diperkuat oleh
orang-orang Moor (beragama Isllam dari Afrika Utara, sekitar Marokko). Kerajaan
Aru lebih tua dari Kerajaan Aceh, Pasai dan Daya. Kerajaan Aru muncul setelah
era Hindoe-Boedha di daerah aliran sungai Baroemoen berakhir. Situs percandian
di daerah aliran sungai Barumun (candi-candi Padang Lawas) masih eksis hingga
ini hari. Candi Padang Lawas ini dibangun sekitar abad ke-11 (pada era Dinasti
Cola). Kerajaan Aru ini pernah dikunjungi oleh utusan Portugis di Malaka (Mendes
Pinto)pada tahun 1543. Dalam buku Mendes Pinto Kerajaan Aru ini ditulis sebagai
Aru Batak Kingdom yang dicatat dalam bahasa Portugis sebagai de Aru atau d’Aru
yang juga disingka Daru.

Di
selat Torres inilah terdapat pulau yang disebut Pulau Daru, pulau yang berada
dekat pantai selatan Papua di sekitar muara sungai Bensbach. Di sebelah barat
Pulau Daru ini (pantai barat Papua) terdapat Pulau Aru. Daerah daratan pulau
Daru ini dicatat oleh orang-orang Inggris kemudian sebagai wilayah Morehead
(kini distrik Morehead, Papua Nugini).

Di sekitar Pulau Aru, dalam peta-peta lama
diidentifikasi Pulau Quay, merujuk pada nama muara sungai di pulau. Nama pulau
Quay ini merujuk pada nama Portugis yang diartikan sebagai kuala. Nama pulau
Quay pada era VOC dicatat sebagai pulau Key (pergeseran dari nama Quay). Oleh
karena itu nama (pulau) Aru lebih tua dari nama (pulau) Key. Nama Pulau Aru
juga terdapat di selat Malaka (Pulau Aru). Pulau ini berada di antara kerajaan
Malaka (Semenanjung) dan kerajaan Aru (pantai timur Sumatra). Pulau Aru ini
lebih dekat ke daratan pulau Sumatra. Nama pulau ini diduga kuat merujuk pada
nama Kerajaan Aru. Nama pulau Aru hanya ditemukan di dua tempat yakni di selat
Malaka dan di laut Arafuru.

Nama
Daru juga terdapat di ujung pulau Sumatra di Atjeh, suatu nama tempat dan
sungai yang mengalir di tempat ini juga disebut sungai Daru. Ketika kota (stad)
Atjeh dibangun baru di arah pedalaman (sungai Krieng Atjeh), sungai Daru
disodet untuk membangun kanal, yang mana kanal ini melalui kota (Atjeh) dan
bermuara ke sungai Krueng Atjeh. Kanal kota Atjeh ini juga disebut sungai
(kanal) Daru,

Pada era Hindoe-Boedha, kerajaan-kerajaan
sudah banyak ditemukan di Jawa dan Sumatra. Dua kerajaan di bagian utara
Sumatra diantaranya adalah Lambri dan Aroe, Kerajaan Lambri di pantai timur
laut menjadi kerajaan Islam (menjadi cikal bakal Kerajaa Atjeh). Berdasarkan
laporan Mendes Pinto, 1543 bahwa Kerajaan Aroe sedang mempersiapkan perang
melawan Kerajaan Atjeh karena dua anaknya terbunuh di Lingau (sekitar daerah
Karo) dan Nagur (sekitar daerah Sialungun). Kerajaan Lingau wilayahnya mencapai
ke wilayah paling utara Sumatra di Daru. Kerajaan Atjeh (di Lambri) diduga
telah relokasi ke Daru (pusat kerajaan yang sekarang di Banda Atjeh). Hal
itulah mengapa ada nama Daru di kota (stad) Atjeh. Kerajaan Atjeh di Lambri
juga menaklukkan kerajaan Hindoe di Pidie dan Pasai (di pantai timur daerah
Atjeh yang sekarang). Sebagai mana di dalam laporan Mendes Pinto, Kerajaan
Atjeh diperkuat oleh orang Turki, sedangkan Kerajaan Aru diperkuat oleh orang
Moor.

Pedagang-pedagang
VOC sudah hilir mudik ke selat Torres hingga ke Pulau Daru. Di selatn Pulau di
Daru di selat Torres terdapat pulau Moa, orang-orang Belanda menyebut Pulau Moa
sebagai Kepulauan Johan Maatzuyker (Gubernur Jenderal VOC 1653-1678). Sketasa
Pulau Moa dapat dilihat dalam buku Francois Valentijn 1724.

Tunggu
deskripsi lengkapny
a

Merauke: Antara Aru dan Daru

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir
Matua Harahap
, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok
sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan
Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi
berkebun di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau.
Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu
senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah),
tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Perbedaan Hazard, Danger dan Harm

Gemuruh di China Open 2025: Fajar/Rian Gondol Gelar Juara, Bendera Merah Putih Berkibar Megah!

Begini Cara Mengelola Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Iklan

Recommended Stories

Misteri Manusia Purba – Benarkah Nabi Adam Tingginya Mencapai 27 Meter?

Sensasi Perjalanan dan Keindahan Alam di Jalur Cangar kota Batu

08.04.2015
Menanti Kedatangan Umar dan Shalahuddin

Milkiyo, Kenikmatan Susu Sapi Segar di Pontianak

14.12.2018
Alamat PT Pegadaian Di Gianyar

Alamat PT Pegadaian Di Gianyar

18.04.2017

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?