Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Ternate (10): Aksara Halmahera, Apakah Pernah Eksis pada Masa Lampau? Peta Persebaran Aksara di Hindia Timur

Tempo Doelo by Tempo Doelo
21.02.2021
Reading Time: 16 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Ternate dalam blog ini Klik Disini 

Apakah
pernah ada aksara di Halmahera pada masa lampau? Pertanyaan ini boleh jadi masa
kini dianggap tidak penting-penting amat, tetapi dalam artikel ini justru menganggapnya
disitulah keutamaan artikel dengan mempertanyakannya. Sebab pulau Halmahera
adalah pulau besar, terbesar di kepulauan Maluku, pulau Halmahera juga
terbilang banyak penduduknya. Kekayaan alam mereka mengundang orang asing
datang. Era Portugis (sejak 1511) dan era Belanda (sejak 1606) adalah bagian
terakhir peradaban di Maluku umumnya dan Halmahera khususnya. Lantas apakah
tidak ada peradaban tinggi yang sudah eksis sebelumnya seperti aksara
? Sangat naif, jika kita menyepelekan pertanyaan
tersebut, sebenarnya kita tahu apa-apa tentang sejarah zaman kuno Halmahera.

ADVERTISEMENT
Sejarah aksara di nusantara (baca: Hindia
Timur; Indonesia) adalah sejarah yang panjang, sejak era Hindoe-Boedha. Satu
pertanyaan kecil logis untuk membuktikan adanya aksara di zaman kuno (paling
tidak sejak era Hindoe Boedha) adalah tak mungkin bisa membangun candi
Borobudur (abad ke-8) tanpa ada aksara yang digunakan. Hal itulah mengapa kita
berasumsi adanya aksara Pallawa (yang kemudian berkembang menjadi aksara Kawi)
yang kini dikenal sebagai aksara Jawa. Penggunaan aksara juga eksis di Sumatra
mulai dari Lampung. Keinci, Batak hingga Gayo, di Sulawesi (Bone dan Minahasa),
Nusa Tenggara dan Mangindanao (Filipina) serta di Borneo (Kalimantan). Kecuali
aksara di Kalimantan, bentuk aksara secara seperti terkesan berakar dari aksara
Pallawa. Aksara Pallawa merujuk pada (kebudayaan) India. Aksara Borneo
tampaknya memiliki kaitan dengan (kebudayaan) Tiongkok. Aksara yang kita
gunakan sekarang (seperti yang digunakan dalam artikel ini) adalah aksara Latin
(Eropa). Antara aksara yang berbasis pada aksara Pallawa dan aksara Latin eksis
aksara Arab.

Lantas
apakah pernah ada aksara di Halmahera pada masa lampau? Seperti disebut di atas
di Mangindanao, Minahasa, Bone dan Timor penggunaan aksara eksis. Lalu
bagaimana dengan di Halmahera? Kita tidak sedang memahami penyebaran flora dan
fauna (garis Wllace dan garis Weber) tetapi soal penyebaran (bahasa atau) aksara.
Okelah. Apapun hasilnya, penyelidikan terhadap ada tidaknya aksara zaman kuno
di Halmahera haruslah dimulai.  Seperti
kata ahli
sejarah
tempo doeloe,
semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Aksara Pallawa: Penyelidikan
Uli Kozok

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Aksara Halmahera: Perlu
Penyelidikan Lebih Lanjut

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post
Furu’ al-Masail wa Ushul al-Wasail

Lokasi Wisata Ideal untuk Menghibur dan Menenangkan Jiwa

Masih Ragu Punya Pasangan Seorang Pendaki Gunung? Wajib Baca Ini Dulu Deh

Iklan

Recommended Stories

Bank Mandiri KCP WR. Supratman Bandar Lampung

29.11.2015

TEORI POLITIK ISLAM – “DEMOKRASI ALA ISLAM”

10.12.2016

Nongkrong Kenyang di Warung Kopi Imah Babaturan

19.07.2019

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?