*Untuk
melihat semua artikel Sejarah Manado dalam blog ini Klik Disini
Dalam
penulisan sejarah suatu wilayah, peran para sarjana pada era Hindia Belanda
sangat membantu. Tulisan-tulisan mereka yang telah dipublikasikan telah
memperkaya pemahaman kita pada masa ini tentang suatu wilayah di masa lampau.
Tanpa mereka kita akan buta sejarah. Sejarah wilayah di teluk Tomini (yang
menjadi cikal bakal wilayah Provinsi Sulawesi Tengah) peran Pieter Bleeker
cukup berarti. Pieter Bleeker adalah seorang dokter yang menjadi ahli
perikanan.

Makassar peran Francois Valentjn sangat begitu penting. Francois Valentjn
memang bukan sarjana, tetapi memiliki kemampuan menulis yang sangat baik di
jamannya. Francois Valentjn mulai menulis dan menerbitkan serial sejarah dengan
judul Oud en nieuw Oost-Indiën (1724-1726). Setahun setelah bukunya terbit, Francois
Valentjn meninggal dunia pada tahun 1727. Keutamaan Francois Valentjn dalam
penulisan sejarah Ambon dan Makassar karena dia cukup lama berada di dua kota
utama ini. Sumber bukunya termasuk wawancaranya dengan Aroe Palaka. Dalam hal
ini Francois Valentjn juga membicarakan wilayah teluk Tomini dalam bukunya.
Peran
Pieter Bleeker dalam mendokumentasi sejarah awal wilayah Sulawesi Tengah sudah
barang tentu menjadi mengingat narasi sejarah wilayah Sulawesi Tengah pada
dewasa ini belum terinformasikan. Padahal Pieter Bleeker termasuk salatu
penulis sejarah awal wilayah Sulawesi Tengah. Seperti kata ahli sejarah tempo
doeloe, semuanya ada permulaan. Disinilah pentingnya nama Pieter Bleeker. Untuk
menambah pengetahuan dan untuk meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita
telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya
untuk lebih menekankan saja*.
Pieter Bleeker
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com
![[AUDIO] Pelajaran Penting di Balik Berbagai Peristiwa](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2024/10/ringkasan-ustadz-abu-hamzah.jpg?fit=400%2C126&ssl=1)





