Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Lombok (43): Sejarah Gerung, Ibu Kota Kabupaten Lombok Barat; Riwayat Laboehan Tring Menjadi Pelabuhan Lembar

Tempo Doelo by Tempo Doelo
17.07.2020
Reading Time: 16 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN



























































































































































*Untuk
melihat semua artikel Sejarah Lombok dalam blog ini Klik Disini

Pada masa ini ibu kota kabupaten Lombok Barat
berada di Gerung. Pemindahan ibu kota ini dari kota Mataram ke Gerung sehubungan
dengan ditingkatkannya status kota (administratif) Mataram menjadi Kota pada
tahun 1993. Kota Mataram terdiri dari tiga kecamatan (Ampenan, Mataram dan
Cakranegara). Sementara kabupaten Lombok Barat menjadi hanya terdiri dari
sembilan kecamatan (Gunungsari, Tanjung, Gangga, Bayan, Labuapi, Kediri,
Gerung, Sekotong Tengah  dan Narmada. Perpindahan
ke kecamatan Gerung ini dilakukan secara bertahap pada periode (1999-2003).

Sejak tahun
2001 kabupaten Lombok Barat bertambah lima kecamatan baru yakni Lingsar
(pemekaran dari Narmada), Lembar (pemekatan dari Gerung), Kayangan (pemekaran
dari Bayan), Pemenang (pemekaran dari Tanjung) dan Batu Layar (pemekaran Gunugsari).
Pada tahun 2008 kabupaten Lombok Barat dimekarkan (kembali) dengan membentuk
kabupaten Lombok Utara yang terdiri dari lima kecamatan:
Bayan, Gangga, Tanjung,
Kayangan dan Pemenang. Kota yang dipilih sebagai ibu kota kabupaten Lombok
Utara adalah kota Tanjung (di kecamatan Tanjung).

Kecamatan Gerung (sebelum pemekaran) tempo doeloe
adalah sutau district di Onderafdeeling Wesst Lombok, Afdeeling Lombok,
Residentei Bali en Lombok. Kepala districr Geroeng berada di kampong Geroeng.
Kampong terdekat dari kampong Geroeng adalah kampong Lembar. Kini, kanmpong
Lembar menjadi pelabuhan utama di pulau Lombok dan kampong Geroeng menjadi ibu
kota kabupaten Lombok Barat. Lalu, bagaimana perjalanan sejarah kampong Geroeng
menjadi ibu kota kabupaten Lombok Barat. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sumber
utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat
kabar sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Nama Kampong Geroeng
Kampong Geroeng berada di sisi utara sungai
Dodokan. Kampong ini jauh di selatan Tjakranegara. Kampong ini terbilang besar
karena itu namanya dijadikan sebagai salah satu nama district dari empat district
yang dibentuk di Onderafdeeling West Lombok (1895). Tiga district lainnya
adalah Ampenan en Ommelanden, Tandjoeng dan Bajan.

Rute militer Perang Lombok (Peta 1894)

Pada
peta militer (1894) rute pasukan di beberapa titik pantai. Salah satu pintu
masuk dari teluk Laboehan  Tring di
kampong Lembar. Dari kampong Lembar dengan jalan setapak menuju Geroeng kemudian
dipecah ke kampong Parampoean dan ke kampong Roemak. Dalam perkembangannya,
ruas jalan antara kampong Roemak dan kampong Geroeng ini yang ditingkatkan oleh
pemerintah onderafdeeling West Lombok.

Nama kampong Geroeng dan nama kampong Lembar
sudah lama dikenal. Namun antara dua kampong ini belum terhubung. Pada
ekspedisi militer 1894 antara dua kampong ini merupakan jalan setapak yang
dapat dilalui oleh pasukan militer atau oleh penduduk kedua kampong tersebut.
Pada tahun 1895 Pemerintah Hindia Belanda merencanakan pembangun jalur kereta
api di Lombok. Namun tampaknya studi kelayakan yang sudah berjalan harus
dihentikan karena terjadi pemberontakan di Praja pada tahun 1896.
Peta jalan pos (Peta 1897)

Pada
Peta 1897 jalan pos kelas satu di pulau Lombok adalah dari Ampenan melalui
Mataram ke Tjakranegara terus Sisik dan Laboehan Hadji. Pada cabang
Tjakranegara jalan pos kelas kedua ke selatan menuju Geroeng melalui Dasan
Tjermin, Laboeapi, Roemak, Bendagi dan Geroeng. Jalan pos kelas kedua ini di Roemak
bercabang ke Kediri melalui Bagepolah. Seterusnya jalan pos kelas dua ini dari
Kediri menuju Praja dan terus ke pelabuhan Pidjot.

Baru pada tahun 1907 situasi kondusif di Lombok.
Setelah pemberontakan di Praja pada tahun 1896 kembali muncul pemberontakan di
Oost Lombok khususnya di wilayah Sakra dan Selong pada tahun 1903. Pada tahun
1907 Asisten Residen mulai melakukan kunjungan dinas ke seluruh tempat di pulau
Lombok.
Kampong Lembar terisolasi dari Geroeng (Peta 1907)

Pada
kunjungan dinas Asisten Residen pada tahun 1907 antara dua kampong ini
tampaknya belum terhubung. Hal ini dapat diperhattikan dari rute yang ditempuh
oleh Asisten Residen dan rombongan (lihat De Preanger-bode, 17-06-1907).
Disebutkan rombongan berangkat dengan kapal uap ke teluk Laboehan Tring yang
terletak di pantai barat pulau, selatan Ampenan. Setelah mengunjungi kampung
terbesar Lembar, keluar dari teluk kembali ke Ampenan….Dalam perjalanan
berikutnya melalui darat (naik kuda) ke kampong Telaga Bage melalui kampong Geroeng
terus ke Koeripan dan Kediri, selanjutnya mengikuti jalan pos ke Praja’.

Pada tahun 1907 kembali konsesi pembangunan
kereta api mengemuka. Beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Hindia Belanda telah
memberi konsesi kepada suatu perusahaan. Namun konsesi yang diberikan itu tidak
ada kemajuan sehingga pemerintah mengalihkannya kepada pihak lain. Dalam
rencana baru dalam pembangunan kereta api ini akan diintegrasikan dengan
pembangunan pelabuhan di Lembar (lihat Bataviaasch nieuwsblad, 17-12-1907).
Dalam rencana baru ini jalur kereta api akan melewati Geroeng.
Bataviaasch
nieuwsblad, 17-12-1907

Bataviaasch
nieuwsblad, 17-12-1907: ‘Konsesi. Telah dicatat bahwa konsesi untuk pembangunan
dan pengoperasian kereta api uap atau listrik sebagai tenaga penggerak di pulau
Lombok, dari Ampenan ke Mataram, Tjakranegara, Abijan Teboe dan Bengkel terus
ke Kediri, dengan cabang dari Tjakranegara melalui Bertais ke Narmada yang telah
diberikan (perusahaan) SRJ Onnen telah
jatuh tempo karena keterlambatan memulainya, sementara (perusahaan) J Smit
Sibinga untuk periode satu tahun termasuk konsesi kepada permintaan dari orang
lain untuk konsesi pembangunan pekerjaan pelabuhan di teluk Laboehan Tereng
yang juga akan membangun konstruksi dan eksploitasi kereta api uap disana, di
sepanjang teluk tersebut melalui Pada Galoeh, Geroeng, Bendagi, Roemak, Dasan
Tjermen, Abijan Teboe dan Tjakranegara, dengan dua cabang samping, satu dari
Bagih Polak ke Kediri terus ke Praja, yang lain dari Tjakranegara ke Narmada’

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

Dalam hal ini, Geroeng tidak hanya sebagai ibu
kota district, tetapi juga wilayah Geroeng termasuk dalam rencana strategis
pembangunan wilayah dalam bidang infrastuktur (jalan dan jembatan, kereta api
dan pelabuhan). Selama sepuluh tahun terakhir (1897-1907) district Geroeng juga
mendapat perhatian dalam pengembangan pertanian di daerah aliran sungai
Dodokan, kesehatan penduduk dan penanganan segera terhadap dampak banjir.
Tunggu deskripsi lengkapnya
Perkembangan Lebih Lanjut District Geroeng

Tunggu deskripsi lengkapnya

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Dari kunjungan Gubernur Jenderal Perancis di Indochina, Pierre Pasquier, ke pabrik gula Comal 1929: Fasilitas penunjang

Sejarah Lombok (44): Sejarah Bodha Tempo Doeloe di Lombok Utara dan Orang Bodha Juga Ada di Bima; Bali Aga di Pulau Bali

Iklan

Recommended Stories

Destinasi Seru Akhir 2023 dan Awal 2024, Batik Air Perluas Pilihan Penerbangan ke Bangkok

22.12.2023

Fiqih Jinayat (5)

13.11.2018

KETIKA NIKMAT MENGALIR DERAS

03.06.2015

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?