Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Tumpeng Kismis, Canape, dan Tomahawk Steak dalam 70 Tahun Diplomasi Indonesia-USA

Jelajah by Jelajah
21.07.2019
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT
Tahu nggak, apa uniknya hidup di perantauan? Aku mengenal banyak sekali budaya dan kuliner yang berbeda dari kota asal. Salah satunya nasi tumpeng. Aku sendiri berasal dari Padang yang nggak mengenal perayaan dengan “tumpengan” atau potong tumpeng. Kalau di Padang aku tahunya sekumpulan lauk-pauk yang disusun di area makan untuk “makan basamo” (makan bersama), di sini aku ikut tumpengan. Sejak tinggal di Jakarta, aku mulai terbiasa dengan nasi kuning yang ditata berbentuk kerucut lalu dikelilingi lauk-pauk itu. Nasi kerucut ini seperti gunung api yang siap meletus. Setelah ditelisik lebih jauh, nasi tumpeng memang berasal dari tradisi Jawa. Ternyata ada filosofinya, lho. Justru aku tahu makna tumpengan ini dalam perayaan anniversary 70 tahun diplomasi Indonesia-Amerika Serikat di Kem Chicks beberapa hari lalu.
Nasi tumpeng dibuat seperti kerucut itu sebagai simbol permohonan dalam kepercataan Hindu. Bentuknya memang dianalogikan sebagai Gunung Mahameru, gunung tertinggi di Pulau Jawa. Nah, posisi puncak itu disimbolkan sebagai tempar bersemayamnya para dewa. Tumpeng selalu disajikan untuk perayaan-perayaan khusus untuk mengingatkan manusia kepada Tuhan. Ternyata nama “tumpeng” itu sendiri adalah sebuah akronim dari “tumapaking penguripan, tumindak lempeng tumuju Pangeran.” Artinya adalah berkiblatkan kepada pemikiran bahwa manusia itu harus hidup menuju jalan Tuhan. Oranng-orang Jawa sangat percaya bahwa adanya kekuatan gaib yang mengatur hidup manusia, sehingga tumpeng dibuat untuk penyembahan dan permohonan kepada kekuatan gaib itu.
Tumpeng kismis
Tumpengan 70 tahun Indonesia-USA
Saking kuatnya filosofi tumpeng dalam masyarakat Jawa dan erat kaitannya dengan agama Hindu, Islam masuk juga melalui tradisi tumpengan ini. Tradisi Islam yang masuk ke Jawa melalui pendekatan budaya memodifikasi tumpeng dengan akronim “yen metu kudu sing mempeng” yang artinya bila keluar harus dengan sungguh-sungguh. Jumlah lauk-pauknya biasanya 7 jenis yang dimaknai sebagai pitulungan atau pertolongan. Dalam Islam pula, bentuk kerucut dalam nasi tumpeng dijadikan simbol hubungan manusia dengan Tuhan, semakin ke atas/tinggi, semakin sempurna.
Dari makna tumpeng yang punya filosofi panjang itu, aku jadi terbiasa mengikuti perayaan-perayaan besar dengan tumpengan. Bahkan, kalau aku atau Junisatya ulang tahun, ada anggota keluarga yang bertanya, “Potong tumpeng, nggak?” Aku hanya menjawab dengan tersenyum. Tumpeng memang sudah jadi makanan tradisional yang sebagai simbol rasa syukur kita atas sesuatu.
Sebenarnya aku punya beberapa kisah seru saat ikut tumpengan ini. Salah satunya saat aku ke Jember beberapa waktu lalu. Aku menghadiri Waton Festival 2019 di Pantai Watu Ulo. Masyarakat setempat punya tradisi lempar kupat dan kembul bujono. Saat itu, ada ketupat yang disusun berbentuk kerucutย  mirip nasi tumpeng yang berukuran besar yang nantinya akan dilemparkan ke warga sekitar acara. Lalu, setelah itu orang-orang akan duduk berjajar di area terbuka lalu disajikan nasi tumpeng untuk dimakan bersama. Namanya kembul bujono. Aku menikmati keseruan makan bersama di area terbuka itu. Nasi tumpeng yang disajikan nggak cuma satu, tapi banyak. Lauknya pun sudah disediakan di sekeliling nasi tumpeng beralaskan daun pisang. Nasi tumpeng beserta lauknya bisa dinikmati banyak orang di sekitar. Mereka malah berebut seperti saat lempar kupat. Bukan karena lapar, tapi demi mengambil berkahnya karena nasi tumpeng ini sudah melewati serangkaian doa dan persembahan. Unik ya tradisinya.
Kembul Bujono Waton Festival Jember
Tumpeng ala Kembul Bujono
Aku melihat tumpeng yang berbeda saat peradayaan anniversary ke-70 tahun diplomasi Indonesia dan Amerika Serikat. Sebagai bentuk rasa syukur untuk hubungan bilateral yang sudah cukup lama ini, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bekerja sama dengan Kem Chicks menyajikan tumpeng dengan akulturasi nilai rasa dari kedua negara. Nasi tumpengnya ditaburi kismis. Lalu lauk pauknya beragam sekali dan ada camilan dari Amerika Serikat juga yang bisa aku cicipi di Kem Chicks.
Perayaan diplomasi ke-70 tahun ini juga tentang percampuran kuliner. Ada banyak masakan Indonesia di Amerika Serikat. Begitu juga dengan masakan rasa Amerika yang bisa kita cicip di sini. Nggak heran pesta tumpeng kali ini juga diimbuhi dengan kuliner rasa Amerika seperti canape buah dan smoke beef. Canape ini biasa disebut fingers food bagi orang Amerika. Aslinya dari Prancis sebenarnya. Tapi lazim dibuat juga di Amerika. Makanan canape ini termasuk jenis makanan kecil yang disusun dekoratif terdiri dari sepotong roti, puff pastry, dengan topping makanan gurih. Makannya dicomot pakai tangan atau cukup 2 jari dan dimakan dalam satu gigitan. Itulah asal nama canape.
Canape, kuliner Amerika

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Canape, kuliner Amerika (2)
Canape, kuliner Amerika (3)

Daging Tomahawk Amerika

Setelah cobain tumpeng berbalur kismis, aku mencicip canape juga. Sungguh rasa yang dicecap lidah berakulturasi sedemikian rupa. Meski belum pernah ke Amerika, makan makanan ini saja sudah bikin aku bahagia. Apalagi perayaan diplomasi ini ditutup dengan demo masak dari Chef Andy (Masterchef) yang membuat tomahawk steak yang daging sapinya diimpor dari Amerika. Harganya jangan ditanya, ya, please. Jutaan rupiahlah pokoknya tapi enak sih.
Banyak doa baik untuk hubungan yang terjalin ini antara Indonesia dan Amerika Serikat. Semoga dua negara ini baik-baik saja, makin baik malah. Semoga visa ke Amerika nggak dipersulit bagi pemilik paspor garuda. Dan, semoga suatu saat aku bisa roadtrip di tanah Amerika suatu hari nanti. Mari aminkan ya, teman-teman.
ADVERTISEMENT
Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Air terjun di Kabupaten Alor

Reproduksi atas sketsa Jakarta dan pelabuhannya karya Jan Van Ryne 1754

Iklan

Recommended Stories

Sesorean di Tanah Lot Bali Ditemani Susunan Tebing Karang

13.12.2013

MENIKMATI KEINDAHAN PULAU BIAWAK DI INDRAMAYU

07.12.2016
Hukum Mempelajari Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya

Hukum Mempelajari Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya

11.06.2020

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?