bahwa penduduk Honduras yang mengaku tidak menganut agama tertentu atau atheis
mencapai 21%, sedangkan mayoritas penduduknya menganut Protestan (39%),
Katholik (37%), penganut agama lainnya termasuk muslim hanya 2% dan sisanya 1%
tidak memberikan jawaban. Sehingga mayoritas atau tepatnya 76% penduduk
Honduras merupakan penganut ajaran Kristen. Wajar bila Negara ini dikenal
dengan Negara yang penuh dengan Gereja.
ada sekitar 5000 hingga 6000 jiwa. Jumlah yang setara dengan 0,1% dari seluruh
jumlah penduduk Negara tersebut. Jumlah tersebut memang sangat sedikit bahkan
bila dibandingkan dengan komunitas arab dan keturunan arab yang ada di Honduras
yang diperkirakan mencapai 50 ribu hingga 80 ribu jiwa, namun sebagian besar
keturunan arab disana menganut agama nasrani sebagaimana orang tua mereka sejak
pertama tiba di Honduras.
ada sensus resmi yang mendata jumlah mereka. Dan dengan jumlah tersebut
menempatkan Honduras sebagai Negara dengan penduduk keturunan arab arab
terbesar di wilayah Karibia. Sebagian besar merupakan keturunan Arab Palestina
yang menganut agama Ortodok, Katholik dan Kristen.
Honduras memiliki masjid di kawasan Colonia Prado Alto, di kota San
Pedro Sula yang merupakan kota terbesar kedua di Honduras setelah Tegucigalpa.
Masjid ini digunakan
untuk menggelar berbagai aktifitas keagamaan. Menurut penjelasan pimpinan
Fundacion Islamica de Honduras, Abd el Jawad Abd el Fatah, masjid ini didirikan
sekitar
tahun 2014 dan
kerap dihadiri imigran Muslim dari Timur Tengah, Afrika, Indonesia, dan
sebagainya.
satunya di Honduras yang dibangun dalam bentuk bangunan masjid yang biasa kenal
lengkap dengan menara dan kubah dibagian atap bangunannya. Meskipun aslinya
bangunan utama masjid ini sebelumnya adalah bekas bangunan pabrik yang kemudian
di ubah fungsi dan bentuknya menjadi masjid. Masjid ini juga diizinkan oleh
pemerintah Honduras untuk menyuarakan azan keluar masjid dari pengeras suara di
menaranya.
Tegucigalpa yang menjadi pusat aktivitas ke-Islaman di ibukota Negara meski
bangunannya belum dibangun semegah sebagaimana bangunan masjid yang kita kenal.
biasa yang kemudian di rombak dan dialihfungsi sebagai masjid dengan ukuran
kecil, mirip seuah mushola di Indonesia, bangunan tersebut dibagi bagi menjadi
beberapa ruang selain ruang sholat, ruang belajar dan ruang pendukung lainnya.
![]() |
| Sholat jemaah di masjid dan Islamic Center San Pendro Sula, Honduras. |
Jumat
republika di tahun 2017 yang lalu merilis berita cukup menarik terkait dengan
kebijakan pemerintah Honduras yang mengizinkan Umat Islam Honduras meninggalkan
pekerjaan mereka untuk shalat Jumat. Mereka juga diizinkan mendirikan madrasah
di ibu kota untuk belajar Alquran. Pengajarnya adalah sukarelawan yang memahami
ajaran Islam dan bahasa Arab.
Islam Honduras memainkan peran penting dalam dakwah untuk meningkatkan
kesadaran akan Islam dan menye barkan ajaran agama tersebut. Asosiasi tersebut
mengonsentrasikan sebagian besar khutbahnya tentang orang-orang Honduras Afrika
yang percaya bahwa sekutu mereka adalah Muslim.
juga bekerja dalam penerbitan buku dan majalah Islam yang dicetak dalam bahasa
Spanyol dan Inggris. Umat Islam di Honduras sangat menyukai pengetahuan Islam,
tapi untuk mendapatkannya mereka me merlukan dukungan dari organisasi Islam
internasional.
dapat menegaskan identitas dan keyakinan sendiri di hadapan penduduk setempat.
Muslim juga memi liki sumber daya untuk membangun masjid dan sekolah agama yang
layak untuk dikunjungi.***
& Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
Nusantara dan mancanegara.






































