Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Krakatau : Cerita Tentang Gunung dan Laut

Jelajah by Jelajah
21.07.2012
Reading Time: 8 mins read
0
Soal Kriminalisasi Habib Rizieq Syihab, Ini Doa dan Seruan Tegas KH M Arifin Ilham
ADVERTISEMENT


Belum
genap satu bulan setelah menjelajah sebelah barat daya propinsi
Lampung, saya kembali ke sana. Bukan karena penasaran, tapi hanya
sekedar memuaskan nafsu “bertualang” yang ternyata tak pernah saja puas.
Seperti biasa, kami bertolak dari terminal kampung rambutan tengah
malam[8/6]. Hujan deras sejak sore di selatan Jakarta, membuat beberapa
jalanan banjir dan tentunya macet menjadi imbas. Membuat saya telat dari
kantor pulang ke rumah untukย 
packing.
Tak terburu-buru, karena saya ingin tau bagaimana rasanya ditunggu
orang karena telat, hehe karena selama ini kalau kumpul saya datang
tepat waktu dan selalu jadi orang pertama. Dan ternyata setelah sampai
di terminal, semua menyambut heboh, karena saya orang terakhir yang
ditunggu. Hahahaha..
ย 



Setelah menempuh perjalanan hampir 3 jam dengan bus kami sampai di pelabuhan Merak. Biasa saja, tidak seperti ketika kali pertama tiba di Merak dengan noraknya. Kami sampai di pelabuhan Bakaheuni pagi hari setelah fajar melewati garis batas bumi. ย 

Si gadis petualang dari Bogor
Kami langsung menyewa angkot untuk menuju Dermaga Canti. Tidak perlu kerepotan untuk nego harga dengan supir angkot, karena jarak tempuh menuju dermaga hanya dua jam. Tidak terlalu jauh seperti Kiluan. Barulah sampai dermaga Canti saya heboh. Yap, bertemu lagi dengan laut! *buat saya selat sunda ga dihitung laut, karena naek ferry, laut jadi terasa jauh.ย 

Ini lho dermaga Canti

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Dengan menyewa kapal selama 2 hari, hari pertama [9/6] di sana kami tidak langsung menuju destinasi utama kami, Krakatau. Tapi wisata bahari dan nyelem. Mencari spot-spot asik untuk melihat ikan-ikan menari di dalam air. Pulau Sebuku Kecil adalah pulau pertama yang kami singgahi. Tak ada orang disana, dan memang sangat sepi. Hanya ada saya dan teman-teman dari tim uwee. Saat tiba di Sebuku Kecil, kamera pun mulai panas. Apalagi kalau bukan foto-foto, kebiasaan orang Indonesia sih. Narsis. Hahaha.. Saya pun mencoba menyusuri pantainya, yang ternyata mentok di tengah.ย 



Pulau Sebuku Kecil memiliki pasir yang putih dan kasar karena tersusun dari bekas karang-karang putih yang banyak bertebaran. Jadi jangan coba bertelanjang kaki untuk memutari pulau ini. Karena tak banyak yang bisa di eksplor dari pulau ini, kami pun langsung menuju spot snorkelingย di pulau Geligi. Ah dan saya pun udah nggak tahan buat nyebur.ย 



Rasanya memang cupu banget nyebur pake lifevest. Saya yang tidak bisa berenang ini pun meragukan kalau nenek moyang saya itu bukan seorang pelaut. Hahahaa.. tak apalah, nanti ada waktunya kok saya bisa nyelem dengan bebas a.k.a free diving seperti abang nicholas saputra. Puas snorkelingย kami pun mulai merasa kelaparan karena jarum jam sudah melewati angka 1. Kami menuju pulau Sabesi yang menjadi tempat singgah kami untuk menginap. Kami langsung disuguhi makan siang yang nikmat, sayur asem dan ikan tongkol. Setelah itu kami diajak menuju penginapan yang lebih tepatnya disebut homestay karena kami tak kebagian penginapan di pinggir pantai. Kami pun bersiap main lagi ke laut, nyebur lagi sambil nyari ikan nemo. Dan pulau Umang menjadi tempat kami menghabisi hari hingga matahari tenggelam.



#np ttatw – malino
Malam pun kami habiskan dengan berbincang-bincang di aula makan tentang celana saya yang hampir hilang dan tau-tau ketemu sudah dijemur entah oleh siapa. Lalu kami menepi di pinggir pantai sambil menyalakan api unggun. Bakar-bakaran ikan seadanya dan menikmati malam. Saya pun sempat tertidur di pinggir pantai karena kecapekan. Gimana ngga, pulang dari kerja saya benar-benar belum istirahat sudah berenang seharian. Akhirnya malam itu kami semua tepar, merebahkan diri langsung ke kasur tanpa aba-aba. Bukan hanya karena lelah, tetapi juga karena jam 4 pagi kami semua harus standby untuk nyebrang ke Anak Krakatau.ย 

Sebelum adzan subuh berkumandang kami sudah di dermaga. Langit masih gelap, sepertinya memang mendung karena tak ada tampak garis-garis fajar di sebelah timur. Perjalanan laut menuju Anak Krakatau membutuhkan kira-kira dua jam dari pulau Sabesi. Banyak di antara kami yang akhirnya ketiduran di kapal. Hanya saya, Mamet, Kibo dan Irwan yang terjaga. ย Makanya kami bisa dapet foto kece begini di subuh hari.


Vika dan mbak Sari pun kebangun karena kehebohan kami…
wait… pinky? kalo ga ngejreng bukan Uwee namanya hahaha
Kece kan?
*seneng banget akhrinya celana gue ketemu!

Sampai di tepi pantai Anak Krakatau saya mulai lagi terpesona dan lebay karena bertemu dengan pantai yang pasirnya hitam legam.ย 




Untuk mendaki Anak Krakatau tidak butuh lebih dari 15 menit kalau kita berjalanan cepat. Saat tiba disana masih sangat sepi. Hanya ada rombongan kami. Kami memang sengaja datang lebih pagi, selain mengejar sunrise.ย Nggak seru juga kalau puncak Anak Krakatau udah jadi pasar.ย 







Dan seperti biasa, meski kurang dari lima menit saya akan menyempatkan waktu untuk merenungi diri di sana. Bukan galau lho ya.. tapi mencoba untuk memperoleh makna dengan mengakui keberadaan saya disana. Itulah kali pertama saya berdiri di gunung yang tak berbatas dengan laut. Dulu saya sempat mentwit, tentang gunung apa yang bisa jatuh cinta dengan laut. Ada beberapa jawabannya. Dan Anak Krakatau inilah gunung dan laut yang jatuh cinta yang untuk pertama kalinya saya singgahi. Tentu saja cantik sekali bukan. Gunung yang keberadaanya tepat di tengah samudera. Mungkin kalau saya muluk dengan sedikit bumbu galau, mungkinkah seorang pecinta pantai dan laut seperti saya akan bertemu dengan seorang pecinta gunung sejati dan kami berdua akan jatuh cinta? Ah drama! Lamunan saya pun terbangun karena tiba-tiba diajak foto bareng dengan berbagai gaya di dekat kawah Anak Krakatau.ย 



Setelah puas bercanda dengan Anak Krakatau, kami langsung menuju Laguna Cabe, pulau kecil yang berbentuk cabe yang bersebelahan dengan Gunung Rakata. Yaks, nyebur lagi sampe puas. Sampai kaki dan tangan pegal karena berenang kesana kemari. Alam bawah laut di sekitaran Krakatau tidak diragukan lagi. Teman saya, om Abe satu-satunya orang paling niat bawa alat *karena doi freediver, dapat banyak sekali gambar-gambar ketjeh. Ini dia hasil jepretan sang master free diving.



ADVERTISEMENT









Setelah puas snorkeling, kami pun kembali ke Pulau Sabesi untuk makan siang dan persiapan packing untuk kembali ke Jakarta. Lagi-lagi kepikiran buat tinggal di pulau itu muncul lagi, ya rasanya saya nggak mau pulang. Saya belum sampai puncak Anak Krakatau. Makanya saya harus kembali kesini, kemping di Gn. Rakata, dan mendaki lagi Anak Krakatau!ย 



Ayo ditunggu kapan kita kesana lagi?!

P.S.

Lagi suka banget dengerin payung teduh yang judulnya cerita tentang gunung dan laut, makanya keluar ide untuk bikin tulisan dengan judul yang sama. hehe..
Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Doa Makan Sahur

Kuliner Bogor - RM Cibiuk Silampari

Iklan

Recommended Stories

Sejarah Menjadi Indonesia (159): Terusan Panama 1914 dan Bangkitnya Indonesia Timur; Navigasi Pelayaran Amerika Serikat

08.10.2021

Bank Mandiri KK Hayam Wuruk

13.12.2015

Chef Joan Monfaredi at C’s Steak & Seafood Restaurant

23.10.2014

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?