![]() |
| image by flickr |
Griya BioGreen-Tiba-tiba saja wajah tampak mencong atau asimetris,tapi bukan karena terserang sroke ?Penyakit bell’s palsy berbeda gejalanya hampir sama dengan stroke.Meskipun menyerang syaraf,namun bell’s palsy berbeda dengan stroke.Masyarakat awam mengatakan bell’s palsy ini karena kipas angin.Padahal ,banyak faktor lain yang mengakibatkan bell’s palsy .Lalu apa saja penyebabnya ?Bagaimana cara mengatasinya?
Terkena sorotan kipas angin secara terus -menerus dikatakan sebagai salh satu penyebab penyakit bell’s palsy .Bila terserang maka seseorang seperti terkena stroke karena wajah bisa menjadi mencong atau asimetris.Banyak orang mengalami ,namun tak banyak orang yang tahu tentang penyakit ini.
Menurut dokter spesialis saraf bell’s palsy adalah suatu kondisi dimana syaraf ketujuh dan syaraf wajah mengalami gangguan seperti terjepit atau cidera sehingga menimbulkan kelumpuhan pada otot-otot salah sisi wajah.Akibatnya wajah menjadi asimetris karena salah satu sisi wajah tampak melorot atau mencong.Hanya salah sisi wajah saja penderita dapat tersenyum dan hanya satu mata saja yang dapat menutup dengan sempurna.
Gejala dan Penyebab
Bell’s palsy dapat dialami oleh semua golongan usia wanita atau pria .Tetapi umumnya dialami usiadewas atau usia tua.Gejala bell’s palsy bervariasi .Penyakit ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau mendadak .Salah satunya berupa kelumpuhan pada otot ringan sampai total pada salah satu sisi wajah.
Kelumpuhan yang terjadi misalnya pada dahi dan alis sulit diangkat maupun dikerutkan.Lalu disekitar mata biasanya mata susah tertutup atau susah menutup salah satunya kelopak mata .Kemudian pipi pada wajah dan bibir.Bila yang terkena otot bibir ,maka biasanya seseorang sulit tersenyum.
Kulit wajah melorot atau turun ,maka wajah akan sulit berekspresi .Bisa juga terjadi rasa nyeri disekitar rahang atau dibelakang telinga,pada salah satu sisi wajah terpengaruh.Selain itu sensitivitas terhadap suara akan meningkat pada sisi wajah yang berpengaruh.Selain itu sensitivitas terhadap suara akan meningkat pada sisi wajah yang berpengaruh.
Terkadang timbul gejala nyeri kepala ,penurunan kemampuan indera pengecap pada sisi yang lumpuh ,penurunan jumlah air mata dan liur yang diproduksi pada sisi yang terkena .Pada beberapa kasus ,bellplsy bisa mempengaruhi syaraf kedua sisi wajah.Namun hal tersebut jarang terjadi.
Bell palsy ini mirip dengan stroke .Namun sebenarnya keduanya adalah hal yang berbeda .Bell’s palsy adalah gangguan syaraf tepi yang terjadi hanya diwajah .Sementara stroke adalah gangguan pembuluh darah yang menuju atau pun berada di otak atau pun berada diotak sehingga menyebabkan gangguan suplai oksigen ataupun nutrisi ke otak.
Ada beberapa sebab bell palsy ,namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti.Masyarakat awan menyebutkan bahwa ppenyakit bell palsy disebabkan oleh angin.Angin dingin bisa menyebabkan syaraf ketujuh wajah yang bersumber dari batang otak terjepit.Meskipun demikian ,teori ini belum bisa dijelaskan secara pasti.
Sementara ahli menyebutkan penyebab bell palsy adalah proses peradangan saraf yang mengontrol otot-otot salah satu sisi wajah .Penyebab lain dari kerusakan saraf pada penderita bell palsy adalah akibat dan infeksi virus.Misalnya infeksi virus herpes,baik herpes simpleks maupun herpes zoster.
Penyebab lain bell palsy yang sering disebut adalah autoimun.Jika seseorang terkena penyakit auto imun ,maka penyakit menyerang pertahanan tubuh sendiri.Bell palsy juga disebabkan oleh kondisi-kondisi inflamasi yang lain.
Obat dan Fisioterapi,jika terserang bell palsy sebaiknya seseorang tidak khawatir berlebihan.Penyakit ini tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya.Kelumpuhan syaraf akibat bell palsy bersifat sementara,yaitu selama beberapa hari hingga beberapa minggu .Lalu kalau terkena bell palsy bagaimana cara mengatasinya ?
Sebaiknya jika mengalami gejala bell palsy seperti mengalami kelemahan pada wajah atau salah satu sisi wajah tiba-tiba melorot,segera cari pertolongan medis yaitu ke dokter spesialis saraf.Dengan pemeriksaan segera diketahui apakah penyakit menyerang tersebut bell palsy atau bukan ,sehingga dapat segera mungkin menanggulanginya.
Penyakit saraf ini harus cepat diatasi dan diobati karena jika dibiarkan peluang untuk sembuhnya makin kecil atau sulit.Diperlukan penanganan sesegera mungkin bila Anda mengalami kelumpuhan apapun karena bisa saja yang terjadi justru karena stroke.Perlu diingat,bell palsy disebabkan bukan karena stroke.Bila terkena bell palsy biasanya secara medis diberikan obat steroid.Obat streroid ini berfungsi untuk mencegah perburukan dari cidera saraf ketujuh atau juga disebut saraf facial.Jika penyebabnya diduga karena virus ,maka diberikan obat antivirus.
Namun sebaiknya seseorang melakukan pemeriksaan Elektromiografi [EMG] untuk menentukan kerusakan saraf dan melihat seberapa parah syaraf tersebut rusak.Pemeriksaan EMG adalah pemerksaan untuk mengevalusi kondisi dari saraf tepi [motoris maupun sensoris] dari otak,untuk mendeteksi tingkat kelainan otak maupun saraf yang diperiksa sehingga saat membantu dianogsa .EMG juga dapat sekaligus menyikirkan kemungkinan penyakit lain yang juga dapat menyebabkan kelemahan pada wajah seperti stroke ,infeksi,tumor dan lain-lain.Disamping itu bell palsy juga disarankan melakukan pemeriksaan radiologi ,seperti CT-scan atau MRI kepala untuk menyingkirkan penyebab kelumpuhan yang mungkin terjadi.
Selain 0bat ,hal lain yang penting dilakukan oleh penderita bell palsy adalah fisioterapi .Sebaiknya penderita bell palsy juga melakukan latihan sendiri pada otot wajah .Biasanya fisioterapi dilakukan 1-2 bulan.Idealnya dilakukan dalam 1-2 bulan pertama agar hasilnya terlihat.Setelah 3-4 bulan tidak terlihat perbaikannya sehingga peluang sembuhnya menjadi lebih buruk.
Gerakan -gerakan wajah tertentu yang dapat merangsang otak untuk tetap memberi sinyal mengerakkan otot-otot wajah .Karena itu,lakukan latihan didepan cermin .Gerakan yang dilakukan berupa tersenyum,mencucurkan mulut,kemudian bersiul mengatupkan bibir ,mengerutkan hidung dan dahi ,menarik sudut mulut secara manual dengan telunjuk dan ibu jari,mengangkat alis secara manual dengan keempat jari panjang selain ibu jari .Selanjutnya adalah menutup mata .Meskipun dapat disembuhkan dengan obat dan fisioterapi ,namun diharapkan proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.Biasanya dapat kembali pulih setelah kurang lebih 6 bulan.Namun ada beberapa kasus kelumpuhan saraf wajah yang terjadi permanen atau seumur hidup.
Komplikasi yang mungkin terjadi pada penderita bell palsy adalah kerusakan syaraf wajah yang tidak dapat pulih kembali seperti semula.Komplikasi lainnya adalah kerusakan syaraf yang tidak sesuai dengan seharusnya sehingga menyebabkan pergerakan yang tidak terkontrol pada wajah .Hal lain yang bisa terjadi akibat bell palsy adalah buta sebagian atau total akibat kekeringan pada mata yang tidak bisa menutup dan terjadinya kerusakan pada korne mata yang kering.Demikian sekelumit mengenai bell palsy semoga bisa memberi manfaat keluarga tercinta dan bisa jadi referensi keluarga Anda.Salam sehat.
ADVERTISEMENT



























