GRIYABIOGREEN-Lebih baik atau tidak , fakta menunjukkan pemanis buatan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masa kini . Pemanis buatan menawarkan rasa manis gula dengan jumlah kalori yang lebih sedikit.Tidak heran jika sebagian besar penderita diabetes atau kelebihan berat badan merasa aman merasa aman mengonsumsi pemanis buatan setiap saat.
Pemanis buatan merupakan solusi bagi penderita diabetes untuk
memuaskan hasrat mereka akan gula . Apakah pengganti gula lebih baik
dibanding gula biasa dan bagaimana seharusnya kita menggunakannya ?
Kini ada ribuan produk makanan yang berlabel mengurangi jumlah kalori
(kilojoule) yang mengandung satu atau lebih dari 13 jenis pengganti gula
yang telah diizinkan penggunaanya di Indonesia.Berikut ini kita akan
membandingkan perbedaan sejumlah pengganti gula terkenal dengan pro dan
kontrannya, penggunaan terbaik , maupun pengaruh terhadap kesehatan.
Pemanis tanpa nilai gizi (rendah atau tanpa kalori)
Jenis pemanis ini tidak terserap oleh tubuh dan dinilai tidak
mengandung kalori .Artinya ,tidak mempunyai efek yang besar terhadap
kadar gula darah .Hampir semua pengganti gula semua pengganti gula jenis
ini tidak menyebabkan kerusakan gigi.Dapat digunakan untuk minuman teh
ataupun kopi,masakan ,dan makanan siap jual untuk membantu mengurangi
kandungan total kalori dalam makanan .Dapat dikenali dalam produk-produk
makanan dari nama atau nomornya.
SUKRALOSA(955)
Meski klaimnya “terbuat dari gula “sukrosa tidak 100% gula.Sukralosa
dibuat melalui proses yang mengombinasikan gula dengan klorin
untuk
menghasilkan suatu yang bebas kalori dan 600 kali lebih manis dari gula
biasa .Sakralosa dapat digunakan untuk memasak bahkan memanggang
(walaupun kurang ideal).Sukralosa dapat ditemukan pada lebih dari 4500
produk makanan, mulai dari yogurt dan es krin sampai minuman bersoda
bermerk terkenal .Batas asupan harian (acceptable daily intake/ADI) 15
mg per kg berat badan.
Perhatian
Sukralosa tidak sepenuhnya bebas kalori .Menjadi rendah atau nol kalori
karena pemakaiannya hanya sedikit sekali.Pemanis sukralosa juga
mengandung karbonhidrat .Jumlahnya cukup subtansial bagi penderita
diabetes , tetapi tidak dipertimbangkan karena klaimnya sebagai pemanis
bebas kalori.
Komponen klorin juga berpontensi karsinogenik
.Gejala yang diduga terkait dengan sukralosa adalah percernaan ,
iritasi kulit ,batuk,pilek,sesak napas ,jantung berdebar ,gangguan
suasana hati,depresi,dan mata gatal.
ASPARATAM(951)




























![[Lirik+Terjemahan] AAA – Aishiteru no ni, Aisenai (Aku Mencintaimu Namun Aku Tak Bisa)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/AAA-AishiterunoniAisenai.jpg?fit=400%2C400&ssl=1)

