Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (458): Pahlawan Indonesia dan Ir Raden Sarengat, Lulus di Delft 1920; Insinyur Delft Generasi Pertama

Tempo Doelo by Tempo Doelo
08.03.2022
Reading Time: 20 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Siapa Raden Sarengat? Boleh jadi
sudah terlupakan. Raden Sarengat adalah insinyur teknik sipil lulusan
Uinversiteit te Delft tahun 1920. Raden Sarengat dalam hal ini adalah gerasi
awal pribumi yang meraih gelar insinyur teknik sipil, jauh sebelum Ir Soekarno
meraihnya di THS Bandoeng pada tahun 1926. Salah satu insinyur teknik generasi
awal ini yang sudah dinarasikan sejarahnya adalah Notodiningrat.

ADVERTISEMENT
Prof. Ir. Wreksodiningrat (dikenal sebagai Notodinigrat)
(22 Agustus 1888 – 09 Oktober 1969) adalah seorang insinyur teknik sipil
pertama Indonesia yang menjadi Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta sejak tahun 1947 hingga 1951. Ia lulus dari TH Delft, Belanda pada
tahun 1918. Bersama dengan beberapa tokoh bumiputera yang melanjutkan kuliah di
Negeri Belanda diantaranya adalah Mohammad Hatta dan Sam Ratulangi. Wreksodiningrat
lahir di Yogyakarta, dari ayah yang bernama KPH Notodirojo (Putra Sri Paku Alam
V) dan Ibu yang bernama R.A. Muktionowati (Cucu Sri Paku Alam II).
Wreksodiningrat wafat di Yogyakarta 9 Oktober 1969, dimakamkan di Astana
Girigondo, Wates, Kulon Progo. Nama kecil Wreksodiningrat yaitu Raden Mas
Radete dan nama dewasanya Raden Mas Notodiningrat. Sedangkan nama atau gelar
dari Keraton Kasunanan yaitu Kanjeng Raden Mas Tumenggung (KRMT)
Wreksodiningrat. Wreksodiningrat lahir di Puro Pakualaman dan sampai tingkat
SMA tinggal di Puro Pakualaman. Pada waktu SD beliau sekolah di Sekolah Rendah
Ketiga, Bintaran, Yogyakarta (1896-1898);  Sekolah Rendah kesatu, Yogyakarta (1898-1900);
Sekolah Rendah kesatu, B. Semarang (1900-1903); Pada waktu SMA bersekolah di
Sekolah H.B.S. Semarang (1903-1908); Technische Hogeschoole Van Delft,
Civieltnsinjoer (1908-1912 dan 1916-1918). Pada saat masih menjadi mahasiswa di
Delft, Belanda Wreksodiningrat ikut dalam Indische Vereeniging (Perhimpunan
Indonesia) di Belanda, beliau menjadi salah satu pengurus dalam perhimpunan
tersebut yaitu menjadi sekretaris. Indische Vereeniging yaitu organisasi
pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda yang berdiri pada tahun 1908
.
(Wikipedia)

Lantas
bagaimana sejarah Raden Sarengat? Seperti disebut di atas, Raden Sarengat
termasuk salah satu generasi awal insinyur Indonesia. Namun sejarahnya kurang
terinformasikan. Lalu bagaimana sejarah Raden Sarengat? Seperti kata ahli
sejarah
tempo doeloe,
semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Pahlawan Indonesia dan Raden
Sarengat, Lulus di Delft 1920: Insinyur Delft Generasi Pertama

Setelah
lulus sekolah dasar berbahasa Belanda, Raden Sarengat melanjutkan studi ke
sekolah menengah (HBS). Pada tahun 1906 Raden Sarengat lulus ujian masuk di HBS
Semarang (lihat De locomotief, 02-05-1906). Yang juga diterima antara lain
Raden Notoadhi Soerjo, Raden Iskandar, Raden Mas Sadjono dan Raden Mas Sawarno.
Pada tahun 1907 Raden Sarengat lulus ujian transisi naik dari kelas satu ke
kelas dua (lihat De locomotief, 02-05-1907). 
Pada tahun 1908 Raden Sarengat lulus ujian naik ke kelas tiga (lihat De
locomotief, 04-05-1908). Yang lulus ujian akhir antara lain Raden Soemitro dan
Be Tiat Tjong. Raden Soemitro van Semarang berangkat studi ke Belanda bulan
Juli 1908 (lihat Sumatra-bode, 08-07-1908). Raden Soemitro berangkat dengan
kapal ss Kawi dengan tujuan akhir Nederland yang juga bersama saudaranya Raden
Ambia Soedibio (lulusan HBS Soerabaja).

Pada bulan Oktober 1908 di Belanda, Radjioen
Harahap gelar Soetan Casajangan meminta Raden Soemitro (lulusan HBS di Belanda)
yang telah diterima di Nederlanasch Administrative Diesnt untuk mengirimkan
undangan kepada semua mahasiswa pribumi di berbagai kota di Belanda. Pada
tanggal 25 Oktober di tempat kediaman Soetan Casajangan di Leiden berkumpul 15
orang mahasiswa. Semua setuju dengan pembentukan organisasi mahasiswa yang
diberi nama Indische Vereeniging. Lalu secara aklamasi diangkat sebagai ketua
Soetan Casajangan dan Raden Soemitro sebagai sekretaris. Soetan Casajangan
adalah mahsiswa kedua di Belanda tiba tahun 1905 (yang pertama adalah Raden
Kartono, abang dari RA Kartini).

Pada
tahun 1909 Raden Sarengat lulus ujian transisi di HBS Semarang, naik ke kelas empat
(lihat De locomotief, 01-05-1909). Dari teman-temannya saat masuk hanya tersisa
Raden Sarengat sendiri. Yang lulus ujian naik ke kelas empat antara lain adalah
RM Ario Moorhadiningrat (yang pernah ketinggalan kelas satu tahun). Pada tahun
1910 Rade Sarengat naik ke kelas lima (lihat De locomotief, 06-05-1910). Dalam
daftar kelulusan tidak ada nama RA Ario Moorhadiningrat. Pada tahun 1911 Raden
Sarengat lulus ujian akhir (lihat De nieuwe courant, 30-06-1911). Yang lulus
bersama dengan Raden Sarengat di HBS Semarang antara lain Raden Soerjopoetro.
Dalam hal ini dapat dikatakan Raden Sarengat selama studi di HBS Semarang
lancar studi (tidak pernah ketinggalan kelas). Pada bulan Juli 1911 Raden
Sarengat berangkat ke Belanda (lihat Het nieuws van den dag voor
Nederlandsch-Indie, 19-07-1911).

Raden Sarengat menumpang kapal ss Kawi yang
akan berangkat pada tanggal 20 dari Batavia dengan tujuan akhir Nederland.
Dalam
manifes kapal yang jumlahnya ratusan juga terdapat nama Thio Tiam Tjong
(lulusan HBS Semarang),  SK Touw, BT
Liem, KP Tan. Di Belanda, pada tahun 1911 ini Soetan Casajangan lulus ujian
dengan mendapat akta guru MO (setara sarjana pendidikan). Soetan Casajangan
adalah lulusan sekolah guru Kweekschool Padang Sidempoean. Soetan Casajangan biaya
sendiri, anak dari kepala koeria Batoenadoea (Padang Sidempoean) Alm.
Mangaradja Soetan. Soetan Casajangan kembali ke tanah air pada tahun 1913. Ketua
Inidsche Vereeniging adalah RM Noto Soeroto. Sementara itu masih pada tahun
1913 ini di Bandoeng terjadi peristiwa yang melawan otoritas pemerintah.

Raden
Sarengat studi di Belanda di fakultas teknik di Delft . Raden Sarengat adalah
puta dari bupati (regent) Karanganjar, Kedoe (lihat  De expres, 23-08-1913). Sementara itu Raden
Soemitro adalah putra dari bupati Bandjarnegara (Banjoemas). Pada tahun 1913
juga diketahui RM Ario Moorhadiningrat sudah berada di Belanda yang kuliah di
Landbouwkunde di Wageningen. RM Ario Mooehadiningrat adalah putra dari bupati
Demak (Semarang). Sedangkan RM Ario Soerjopoetro, putra Pengeran Pakoe Alam V
sudah di Belanda yang kuliah di Delft. Yang juga sudah berada di Belanda adalah
Notodiningrat studi di TH di Delft. Notodiningrat dan RM Noto Soeroto (lulusan
HBS Semarang 1906) adalah putra Pangeran Ario Notodirodjo (sepupu dari pangeran
Pakoe Alam van Djogjakarta).

Notodiningrat lulus dari HBS di Batavia tahun
1908 (lihat De locomotief, 03-06-1908). Ini menjadi koreksi apa yang dicatat di
dalam Wikipedia yang dikutip di atas. Yang lulus bersamaan dengan RM Notodiningrat
di HBS Batavia adalah Raden Achmad. Raden Mas Notodiningrat berangkat ke
Belanda pada tanggal 23 Juli dengan kapal ss Wilis dari Batavia dengan tujuan
akhir Nederland yang singgah di Marseille tanggal 16 Agustus (lihat De
avondpost, 19-08-1908). Yang berangkat bersamaan antara lain RM Koesoemo
Oertajo, Ong Kie Hong. Notodiningrat studi di TH Delft (lihat De nieuwe
courant, 17-12-1910). RM Notodiningrat lulus ujian propaedeutisch di Technisch
Hioogeschool di Delft (lihat De Sumatra post, 10-06-1912).

Pada
tahun 1914 Raden Sarengat lulus ujian propaedurisch weg- en waterbouwkunde di Technisch
Hoogeschool di Delft (lihat Delftsche courant, 29-09-1914). Sementara itu
setelah kepengurusan RM Notosoeroto berakhir digantikan oleh pengurus baru
(lihat Het vaderland,  11-01-1916). Dalam
kepengurusan yang baru yang menjadi ketua adalah Loekman Djajadiningrat dan
sekretaris RM Joedjono. Kepengurusan ini terdiri dari dua orang Soenda termasuk
Loekman, dua orang Jawa termasuk Joedjono  serta satu orang Sumatra. Raden Sarengat salah
satu anggota kepengurusan yang lama.

Beberapa program kepengurusan yang baru antara
lain adalah untuk mengurus badan hukum organisasi yang selama ini masih
terkendala, Untuk komiter penyelidikan dan persiapan diketuai oleh Raden
Sarengat. Program lainnya adalah membentuk organ organisasi yang diberi nama
Hindia Poetra yang akan dipimpin oleh Soewardi Soerjanigrat. Seperti disebut di
atas, dalam peristiwa tahun 1913 di Bandoeng, salah satu yang ditangkap adalah
Soewardi Soerjaningrat yang kemudian diasingkan ke Belanda.

Pada
tahun 1918 Rade Sarengat lulus ujian kandidat di TH di Delft (lihat  Delftsche courant, 01-02-1918). Tampaknya
banyak waktu Raden Sarengat digunakan di dalam organisasi Indische Vereeniging.
Pada tahun ini, RM Notodiningrat lulus ujian akhir dan mendapat gelar insinyur
di Delft (lihat
 De
locomotief, 04-07-1918).

RM Notodiningrat sebenarnya masih masa
berkabung. Hal ini karena pada bulanmMei 1917 diberitakan ayahnya Pangeran
Notodirodjo meninggal dunia di Djogjakarta (lihat Bataviaasch nieuwsblad, 23-05-1917).
Di Belanda ada empat putra Pangeran Notodirodjo, selain RM Notodiningrat juga
ada RM Noto Kworo mahasiswa kedokteran, Noto Soeroto di fakultas hukum, RM
Gondowinoto di fakultas hukum, RM Notosewojo di fakultas tekni (mesin). Ir
Notodiningrat bersama saudaranya Dr Mr  Goendowinoto pulang ke tanah air pada tahun
1919. Yang pulang tahun ini ada juga nama Sam Ratulangi, Soewardi Soerjadingrat
yang keduanya telah menikah di Belanda dengan gadis Belanda. Yang juga pulang
ke tanah air pada tahun ini adalah dan Todoeng Harahap gelar Soetan Goenoeng
Moelia. Pelepasan itu dilakukan pada suatu pertemuan Indische Vereeniging yang
dipimpin oleh Goenawan Mangoenkoesoemo.

Akhirnya
Raden Sarengat berhasil menyelesaikan studi di TH Delft dengan gelar insinyur (lihat
De standaard, 09-07-1920). Disebutkan Raden Sarengat lahir di Karanganjar.
Raden Sarengat segera kembali ke tanah air (lihat De nieuwe courant, 29-08-1920).
Rekannya di Indische Vereeniging, Sorip Tagor Harahap lulus ujian akhir bulan
Desember 1920 di Rijksveeartsenijschool, Utrecht. Seperti halnya Ir RM
Notodiningrat di Delft insinyur pertama Indonesia, Dr Sorip Tagor juga adalah
dokter hewan pertama Indonesia.

Dalam hal ini Ir Raden Sarengar dapat
dikatakan insinyur kedua Indonesia. Sementara itu sarjana pendikan pertama
Indonesia dengan gelar akta MO Radjieon Harahap adalah Soetan Casajangan dan
Todoeng Harahap gelar Soetan Goenoeng Moelia sebagai guru MO kedua.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Ir Raden Sarengat: Dari
Jogjakarta ke Jogjakarta

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Empat Ilmu Wajib Dipelajari

Sejarah Menjadi Indonesia (459): Pahlawan Indonesia - Studi ke Belanda; Memperluas Kecerdasan Menyatukan Perjuangan Bangsa

Iklan

Recommended Stories

Resep Beef Cubes dengan Creamy Brown Sauce & The Dog Whisperer

12.12.2020

Resep Sarapan Sehat Tim (Kukus) Tahu Jamur Spesial

06.11.2013

PUJIAN DAN KEMULIAAN DENGAN IBADAH DI MALAM HARI

04.04.2016

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?