Hai, hai, agaknya aku masih sakit hati dengan ending mengecewakan yang disuguhkan di serial sebelumnya yang aku lihat. Aku lebih suka kalau memang bahagia yang bahagia sekalian, meski memaksa, atau sedih ya sedih sekalian. Bukan in the middle. Karena kalau di tengah-tengah, seakan-akan tidak ada penutup yang jelas. Seperti tidak puas saja. 😓
Karena itu, aku memaksa untuk pindah judul, tidak berlama-lama menggalau dengan judul Legend of Yunxi, ini adalah move on tercepatku. 😂 Pagi masih melihat Legend of Yunxi dan malamnya langsung pindah menonton Bloody Romance.
Baiklah. Aku sebelumnya sudah pernah membahas drama ini di sini. Karena per hari ini (12/09/18), aku sudah melihat hingga episode 16, aku akan membahas lebih jauh dan lebih detil daripada yang sebelumnya. Sebelum aku membahas lebih jauh, aku akan menjelaskan lagi mengenai kisahnya. Oh, mohon hati-hati membacanya, karena bukan hanya novel, tetapi serialnya akan gore banget.
oOo

Dalam kekacauan yang terjadi di Dinasti Tang, Su Qi Xue (Li Yitong) dijual oleh keluarganya ke rumah bordil. Terancam, dan berusaha melarikan diri dari kematian, tanpa sengaja menuntunnya ke kota tempat para pembunuh bayaran wanita tinggal, Gui Hua City. Di sana dia masuk ke dalam organisasi dan diberikan nama Wan Mei. Dia belajar menjadi seorang pembunuh bayaran dengan didampingi oleh seorang Shadow bernama Chang An (Qu Chu Xiao).
Seiring berjalannya waktu, Wan Mei dan Chang An saling menaruh hati antara satu sama lain. Namun Cha Luo (Jill Hsu), pemimpin mereka, tidak menyukai Wan Mei dan membuat hidup Wan Mei sengsara. Karakter Wan Mei yang baik hati dan lemah lembut membuat Gong Zi (Wang Duo), pemimpin lainnya dari Gui Hua City, tertarik kepadanya. Sementara Chang An terbeban dengan statusnya yang tersembunyi sebagai Shadow, dan dia mulai menjauhi Wan Mei.
Chang An dan Wan Mei terjebak dalam status dan konspirasi yang dibangun di belakang mereka, juga pengkhianatan dan haus kekuasaan.
oOo
How? Lebih lengkap dari sinopsis sebelumnya ya. Akhirnya lebih jelas juga setelah mencoba melihat langsung. 😅

Shadow bertugas sebagai bayangan bagi setiap master mereka. Pengajar, pelindung dan hidup/matinya bergantung kepada setiap Master. Jika Master mereka tewas dalam tugas, mereka masih bisa selamat asalkan itu adalah Master pertama mereka. Namun jika itu Master kedua mereka, Shadow hanya punya waktu tujuh hari untuk menemukan Master baru atau mereka akan mati. Pun jika Master kedua mereka mati, maka mereka juga akan ikut mati.
Setiap Master dapat memberikan hukuman kepada Shadow mereka, dan Shadow tidak bisa menolak atau membela diri. Jika Master tidak memberikan ijin untuk mereka mengobati diri, maka mereka tidak bisa mengobati luka-luka mereka. Hidup dan mati keduanya saling terhubung. Akan tetapi, ada satu peraturan Gui Hua City yang tidak bisa dilanggar, yang hukumannya lebih parah daripada mati. Shadow dan Master tidak boleh saling jatuh cinta. Mereka yang melanggar akan dikuliti.
Asli, jangan tanya aku kenapa hukumannya kejam begitu ya. Sepertinya ini ada hubungannya dengan pendiri Gui Hua City, Lan He, yang juga adalah ibu dari Gong Zi. Namun aku belum melihat sampai sejauh itu. Ini pun, struggle dengan keluarga kerajaannya sudah cukup untuk membuat kicer sendiri. 😅 Tapi… aku bertahan menonton karena aku suka dengan hubungan kedua tokoh utamanya! Chang An dan Wan Mei ini menggemaskan sekali!
Oke, aku akan tuliskan apa yang membuat pasangan ini menjadi menggemaskan.

Wan Mei, selama ini selalu tidak diperhatikan di keluarga. Sang ayah lebih sayang kepada dirinya sendiri dan adik lelakinya, sementara dia sebagai anak perempuan, dianggap tidak berharga. Dia selalu kelaparan dan kekurangan makanan. Dia juga tidak punya air bersih (untuk mandi). Kalau pun ada, air bersih selalu dipakai oleh ayah dan adiknya dahulu baru bisa dia pakai. Dia menganggap Gui Hua City sebagai “surga” untuk dirinya, tetapi jika dia harus membunuh orang lain sebagai ganti hidup di “surga” ini, dia tidak mau. Wan Mei lebih memilih untuk bunuh diri.
Saat upaya bunuh dirinya dilakukan, Chang An menyelamatkan dia. Wan Mei struggle sekali di sini. Dia merasa hidupnya selalu sendiri, tidak ada yang peduli dengannya. Chang An membantah perkataan Wan Mei, dan menyatakan dirinya peduli. Chang An tidak akan membiarkan Wan Mei mati, karena dia peduli. Chang An peduli bukan karena Wan Mei adalah Master-nya, tetapi karena dia memang peduli. Bahkan Chang An memberikan kesempatan untuk Wan Mei melarikan diri, meski itu akan dibayar dengan nyawanya sendiri.

Namun hubungan mereka mengalami ujian yang datang di tugas mereka berikutnya. Target adalah seseorang yang berhubungan dengan masa lalu Chang An. Di saat Wan Mei menyelesaikan tugasnya, Chang An justru bertindak berlawanan dan menyelamatkan si target. Tindakan Chang An membuat Wan Mei tertangkap dan disiksa untuk mengatakan rahasia siapa yang menyuruhnya. Wan Mei tetap bungkam, sebagai ganti, wajahnya dirusak dan kakinya hancur.
Gong Zi mengistruksikan Yue Ying (tangan kanannya) untuk menyelamatkan Wan Mei. Upaya itu berhasil, tetapi karena iri, Yue Ying tidak menyembuhkan wajah Wan Mei dan justru mengguna-guna Wan Mei agar menjadi pembawa wabah, sekaligus juga merusak suaranya.
Chang An yang berhasil pergi, kembali ke Gui Hua City dan mencari Wan Mei. Dia mengikuti Yue Ying ke Ling City, tempat Wan Mei pergi membawa wabah. Di sana, Wan Mei dijual sebagai budak dan diselamatkan seorang wanita tua. Seiring dengan kedatangan Wan Mei, wabah menyebar dan dia dituding sebagai pembawa wabah. Kehadirannya dikejar-kejar dan diburu, sampai pada satu titik, wanita tua yang menyelamatkan dia meninggal. Wan Mei dibawa pergi oleh seorang anak perempuan, yang juga terinfeksi wabah. Di saat dia merawat sang anak, itulah pertemuan pertamanya dengan Chang An, setelah pengkhianatan pria itu. (Ep 16)
Astaga. Melihat ini benar-benar memeras perasaan banget! 😢 Walau karena aku menontonnya dengan kecepatan mengerikan (baru mulai menonton kemarin, dan hari ini sudah 16 eps), tetapi aku suka! Romance-nya dapat, tetapi gore-nya juga dapat. Hanya saja, karena terlalu cepat, aku kurang dapat dengan latar belakang kisahnya. Semoga semakin ke belakang semakin mudeng. 😝 Oh, Gong Zi-nya diperankan oleh si Healer di Ice Fantasy, btw, ih, jadi senang lihat dia. 😏 Aku akan menuliskan lebih banyak kapan-kapan. Di bawah, aku juga menyertakan dua OST-nya juga.
Part I | Part II | Part III | Part IV
ADVERTISEMENT
























![Koisuru Keigo 24 Ji (2024) Episode 01-09 Subtitle Indonesia [TAMAT] + [BATCH]](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/02/SaveTwitterNet_GA4HaqraYAAZeE7.jpg?fit=456%2C322&ssl=1)




