Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Trading

Strategi Trading Forex: Stop-Loss Jadi Stop-Profit

Top Bisnis by Top Bisnis
28.10.2015
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT
Pasar forex merupakan lingkungan yang sangat dinamis dengan berbagai macam aspek yang perlu diperhatikan oleh seorang trader dalam menjalankan strategi forex-nya. Banyaknya hal penting yang harus diperhatikan terkadang membuat seorang trader melupakan hal-hal yang (dianggap) kecil, namun ternyata berdampak besar. Salah satu hal sering dianggap “kecil” itu adalah stop-loss, yang padahal ternyata bisa mengubah dunia Anda. Dalam belajar forex kali ini, kita akan belajar untuk lebih memahami “si kecil” yang ternyata besar ini.



Stop-loss – nama lengkapnya adalah stop-loss order – bisa menjadi alat yang sangat berguna, jika Anda tahu bagaimana menggunakannya. Yuk, kita kupas bersama.


RELATED POSTS

Kenapa Lo Kheng Hong Borong Saham SIMP? Ini Dia Dua Alasan Utamanya!

Analisis Teknikal vs Fundamental dalam Trading Saham dan Crypto: Mana yang Lebih Efektif?

Strategi Copy Trading: Keunggulan vs Risiko di Platform Lokal & Internasional

Apakah stop-loss itu ?

Stop-loss sebenarnya adalah order yang ditempatkan untuk menutup transaksi terbuka dengan tujuan untuk membatasi resiko kerugian. Misalnya, Anda membuka transaksi forex: Buy 1 lot AUD/USD di harga 0.81400. Sebagai strategi forex untuk membatasi resiko dalam trading Anda menempatkan stop-loss di harga 0.81000. Ini berarti jika harga kemudian turun ke 0.81000, maka transaksi Anda tersebut akan ditutup di harga 0.81000 dengan kerugian sebesar $400.


Sisi positif dan negatif

Tidak ada orang yang mau mengalami kerugian, namun dalam trading mau tidak mau Anda harus belajar menghadapi resiko tersebut. Telah disebutkan sebelumnya bahwa Anda bisa membatasi resiko kerugian yang mungkin bisa Anda derita dengan menempatkan stop-loss.


Sisi positif dari menempatkan stop-loss adalah Anda tidak perlu terus menerus melihat grafik pergerakan harga. Cukup tempatkan level stop-loss dan resiko Anda sudah terbatasi dengan sendirinya, tanpa Anda perlu terpaku di depan monitor Anda. Bahkan – ekstrimnya – Anda boleh mematikan komputer Anda dan pergi berbelanja, bermain bilyar, atau menonton film kesukaan Anda. Resiko Anda sudah dibatasi oleh stop-loss.


Namun setiap hal memiliki sisi positif sekaligus negatif, demikian juga dengan stop-loss.


Bisa saja terjadi skenario seperti ini: stop-loss yang Anda tempatkan hanya “dicolek” oleh pergerakan harga, lalu kemudian harga berbalik arah dan justru menemui target profit Anda. Misalnya dalam contoh transaksi yang disebutkan di atas (Buy 1 lot AUD/USD di harga 0.81400; stop-loss di harga 0.81000): setelah harga menyentuh level 0.81000 (stop-loss) ternyata kemudian harga langsung rebound dan bahkan mencapai angka 0.81800. Cukup menyesakkan dada, ya?


Tetapi cobalah berpikir seperti ini: Anda TIDAK PERNAH tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Dengan kata lain, Anda – bahkan siapa pun – tidak pernah tahu pasti pergerakan pasar selanjutnya. Dalam forex trading semua kemungkinan bisa terjadi: harga bisa saja rebound, namun JUGA BISA MELANJUTKAN PERGERAKAN TURUN sehingga kerugian Anda akan semakin besar dan strategi forex yang telah Anda susun dengan susah payah tak lagi berguna. Semua peluang terbuka.


Pertanyaannya kemudian adalah: apakah Anda sanggup menghadapi kerugian yang lebih besar daripada sekedar minus $400? Mana yang lebih menyakitkan: kehilangan $400 (sesuai dengan toleransi resiko Anda), atau mengalami kerugian yang jauh lebih besar lantaran Anda tak membatasi resiko Anda?


Yang paling penting adalah bahwa stop-loss memungkinkan seorang trader untuk segera membuat keputusan tanpa ada keterlibatan emosi. Orang cenderung “jatuh cinta” pada transaksinya; ia tak mau membuang transaksi itu meskipun kerugian semakin menggunung. Trader seperti itu selalu berharap dan berharap pasar akan berbalik arah. Padahal, dalam penantian itu, resiko yang dihadapinya semakin membesar.


Aturan menempatkan stop-loss

Dalam forex trading, Anda harus – bahkan WAJIB – belajar menerapkan strategi forex yang perlu untuk membatasi resiko. Semua trader sukses setuju dengan hal ini.


Kunci untuk memperkecil kemungkinan stop-loss “terjilat” oleh pergerakan harga adalah teknik penempatan stop-loss itu sendiri. Sebaiknya Anda mengikuti sinyal di time-frame yang tidak terlalu pendek untuk menghindari pergerakan harga yang tiba-tiba. Tempatkanlah stop-loss Anda beberapa pips di atas resistance kunci (jika posisi Anda adalah sell) atau di bawah support kunci (jika posisi Anda adalah buy). Secara teknikal, ada metode yang mengajarkan menempatkan sekitar 100-200 pips (untuk quote 5 desimal). Ada banyak metode menentukan resistance dan support kunci, Anda tinggal mempelajarinya saja.


Lebih penting lagi adalah menempatkan stop-loss sesuai dengan toleransi resiko yang sudah Anda tetapkan dalam trading plan. Misalnya, Anda memiliki modal sebesar $ 10,000 dan mengalokasikan resiko sebsar 5% per transaksi, maka stop-loss Anda tidak boleh lebih dari sebesar $500.


Tak sekedar membatasi kerugian

Asal muasal stop-loss memang bertujuan untuk membatasi kerugian, sesuai dengan namanya. Namun dalam perkembangannya, stop-loss ternyata bisa juga untuk membiarkan keuntungan yang telah Anda peroleh berpotensi menjadi semakin besar. Bagaimana caranya?


Teknik itu bernama “trailing stop”. Dalam kasus ini, “stop-loss” tak lagi berperan untuk membatasi kerugian, melainkan “mengunci” keuntungan di level tertentu. Seperti apa ceritanya ?


Mari kita kembali ke contoh transaksi yang disebutkan sebelumnya. Asumsikan Anda melakukan forex trading dan membuka posisi Buy AUD/USD di harga 0.81400. Anda telah belajar bahwa Anda harus membatasi resiko, dan sebagai strategi forex-nya Anda menempatkan stop-loss di 0.81000.


Ternyata kemudian harga terus bergerak naik; katakanlah hingga ke 0.82000. Di level tersebut, Anda sudah memperoleh floating profit (unrealized profit) sebesar $600 (kondisi floating profit adalah ketika posisi Anda sudah untung namun posisi tersebut belum ditutup). Dalam kondisi tersebut, alih-alih menutup transaksi, Anda justru memindahkan (istilahnya amend) stop-loss yang tadinya berada di 0.81000 ke 0.81600. Dengan demikian, jika nanti harga turun dari 0.82000 ke 0.81600, posisi Anda akan ditutup di kisaran 0.81600, dengan hasil keuntungan sebesar $200.


Kesimpulan


Dalam forex trading, stop-loss merupakan strategi forex yang paling mudah namun berdampak sangat signifikan dalam upaya Anda membatasi resiko. Memang benar bahwa ada cara lain seperti switching atau averaging, namun semua itu memiliki efek samping berupa beban psikologis yang jauh lebih besar.


Meskipun mudah sayangnya banyak trader yang “gagal” menggunakannya, entah itu untuk membatasi resiko maupun mengunci keuntungan. Anda harus memperlakukan stop-loss seperti premi asuransi, di mana Anda tidak pernah berharap akan menggunakannya namun ketika resiko terjadi, Anda tetap tenang karena Anda tahu bahwa Anda sudah memiliki pengaman.


Merugi memang tidak enak, namun lebih tidak enak lagi jika kerugian yang diderita semakin menggunung lantaran tidak dibatasi. Sakitnya tuh di dompet….


Jadi, pergunakanlah stop-loss. Semoga bermanfaat.


Baca juga:
Jangan Asal-Asalan Menempatkan Stop Loss
Trading Itu Sederhana Kenapa Dibikin Rumit
Tips Mengelola Resiko

ADVERTISEMENT
Tags: Belajar InvestasiBelajar TradingDagangInvestasiPanduanTrading
ShareTweetSendShare
Top Bisnis

Top Bisnis

Related Posts

Trading

Kenapa Lo Kheng Hong Borong Saham SIMP? Ini Dia Dua Alasan Utamanya!

14.08.2025
Crypto

Analisis Teknikal vs Fundamental dalam Trading Saham dan Crypto: Mana yang Lebih Efektif?

21.07.2025
Investasi dan Trading

Strategi Copy Trading: Keunggulan vs Risiko di Platform Lokal & Internasional

21.07.2025
Investasi dan Trading

Analisis: Crypto Staking vs DeFi vs Yield Farming

12.07.2025
Investasi dan Trading

Strategi Copy Trading: Panduan Lengkap untuk Pemula

11.07.2025
Manfaat Surat Yasin Ayat 82 untuk Cari Jodoh? Ini Penjelasannya
Trading

4 Cara Valuasi Saham Untuk Investor Pemula

10.07.2025
Next Post

Sop Ayam Klaten kini hadir di Pontianak

Tutorial Cara Penggemukan Sapi Potong Dengan Manajemen Yang Baik - Belajar Bersama

Iklan

Recommended Stories

Alamat Kantor Imigrasi Di Babel

27.06.2016

Cara Promosi Akun IG dengan 6 Cara Paling Jitu Untuk Meningkatkan Followers

08.09.2022
Mencari Rezeki Bagi Keluarga Termasuk Jihad di Jalan Allah

Resep Klapertart Panggang

10.06.2016

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?