hampir bisa dipastikan: tidak ada. Setiap trader tentu setidaknya
bercita-cita untuk bisa meningkatkan keuntungan dalam trading. Tetapi
Anda perlu juga menyadari bahwa dalam trading peluang keuntungan pasti
berbanding lurus dengan tingkat resikonya. Dengan demikian, ketika Anda
berniat untuk memperbesar keuntungan Anda, jangan pernah lupakan bahwa
di balik itu ada resiko loss yang tak kalah besarnya.

dalam trading. Tidak. Tulisan ini diniatkan untuk membagikan
pengetahuan dan pengalaman agar tetap bisa menikmati trading meskipun
senantiasa berjalan beriringan dengan resiko loss yang siap “menyenggol” kita kapan saja.
coba, berdasarkan pengalaman kami selama bergelut dengan dunia trading
selama setidaknya sepuluh tahun terakhir.
1. Petakan Kekuatan Modal
Sebagai contoh, rata-rata trader biasanya memperoleh keuntungan 10-20%
per bulan dari modal awal.
memang memungkinkan memperoleh profit hingga 100% dari modal per bulan
(saya bahkan pernah hingga 80%), tetapi kejadian seperti itu bisa
dikatakan jarang terjadi atau tidak konsisten. Mungkin memang ada yang
bisa konsisten menghasilkan profit ratusan persen per bulan dan
berlangsung hingga bertahun-tahun. Tetapi kalaupun ada, jelas dia bukan
trader kebanyakan.
kita temui saja, di mana bahkan untuk bisa sekedar profit konsisten pun
orang masih kesulitan. Ini yang ingin kami coba bantu.
misalnya – $1,000 atau $2,000 per bulan, maka wajar jika Anda
mempersiapkan modal sebesar sekitar $10,000. Agak tidak realistis jika
Anda menargetkan $1,000 – $2,000 per bulan jika modal Anda hanya $500.
trader dengan modal kecil. Poinnya adalah: targetkan keuntungan sesuai
dengan kekuatan modal Anda. Berdasarkan pengalaman, dengan modal $500
(misalnya), sudah cukup realistis jika Anda menargetkan memperoleh $50
hingga $100 per bulan.
2. Perluas Pandangan
melakukan hal seperti itu, tetapi itu juga berarti Anda akan mengabaikan
begitu saja peluang di mata uang lain, atau indeks saham lain. Padahal,
ada begitu banyak subyek perdagangan yang bisa Anda transaksikan. 17
(tujuh belas) currency pair, 3 (tiga) komoditi, 8 (delapan)
indeks saham dan 183 (seratus delapan puluh tiga) saham pilihan yang
bisa ditransaksikan secara CFD.
disebutkan di atas, namun setidaknya cobalah perluas pandangan Anda
karena peluang bisa muncul di produk yang lain.
3. Atur Resiko
berbanding lurus dengan peluang. Untuk itulah Anda perlu mengatur
seberapa besar toleransi Anda terhadap resiko yang mungkin akan terjadi.
memaksimalkan peluang keuntungan yang ada. Anda tidak perlu takut untuk
membuka posisi sebanyak dua, tiga, atau bahkan sepuluh lot sekaligus
selama perhitungan resikonya masih berada di bawah batas toleransi Anda.
Lebih lengkap tentang position sizing,
keuntungan tidak boleh dicampur dengan modal. Jika misalnya Anda memulai
trading dengan modal sebesar $5,000 dan Anda telah berhasil
mengumpulkan keuntungan sebesar $1,000, maka segeralah tarik keuntungan
tersebut. Biarkan balance di akun Anda kembali menjadi $5,000.
menganggap modal Anda masih “aman” meskipun tengah mengalami kerugian.
Seperti contoh di atas, Anda telah berhasil meraup keuntungan sebesar
$1,000 sehingga balance Anda menjadi $6,000. Pada transaksi berikutnya ternyata Anda mengalami kerugian (floating loss) hingga mencapai $1,000. Pada situasi seperti ini seringkali seorang trader berpikir, “Ah, equity saya masih $5,000… yang ‘hilang’ hanya profit yang kemarin.”
menghanyutkan. Seringkali trader yang berada dalam kondisi seperti itu
justru sebenarnya berharap harga akan memantul kembali, agar ia bisa
mendapatkan keuntungan. Seringkali justru ketika ia benar-benar loss,
penyesalan muncul karena menganggap kerja kerasnya mengumpulkan profit
sebelumnya menjadi sia-sia. Bahkan cukup sering juga trader yang
mentalnya drop pada saat itu dan bertanya-tanya, “Apakah forex trading ini memang cocok untuk saya?”
memperbesar modal. Jika misalnya dari $5,000 modal Anda berkembang
menjadi $6,000, maka segeralah menyesuaikan trading plan Anda dengan nominal modal yang ada. Jika misalnya tadinya toleransi resiko per transaksi adalah $500 per trade (10 persen dari modal), maka bisa ditingkatkan menjadi $600 per trade.
5. Tahu Waktunya Keluar
segera menutup posisi setelah kerugian mencapai persentase tertentu dari
keuntungan yang telah diperoleh sebelumnya.
sebelumnya Anda telah berhasil mengumpulkan keuntungan sebesar $1,000.
Sebaiknya kemudian Anda tetapkan bahwa jika transaksi selanjutnya
menyebabkan keuntungan tersebut berkurang hingga 50%, maka Anda akan
menutup posisi. Dengan demikian, mental dan modal Anda akan tetap
terjaga.
aturan tersebut untuk kelipatan tertentu, misalnya tiap kelipatan
$1,000, tergantung pada besaran modal dan keuntungan yang Anda peroleh.
6. Move On
mungkin ada sistem trading yang bisa 100% akurat. Ada kalanya Anda
mengalami kerugian karena pasar tidak bergerak sesuai dengan perkiraan
Anda.






































