Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bahasa (2):Bahasa Sunda di Sebelah Barat P. Jawa; Literasi Bahasa Sunda Lama (Kuno) hingga Bahasa Sunda Baru (Kini)

Tempo Doelo by Tempo Doelo
05.09.2023
Reading Time: 9 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik Disini

Bahasa
Sunda dan bahasa Jawa sama-sama berada du pulau Jawa. Bahasa Jawa di sebelah timur
pulau, bahasa Sunda di sebelah barat pulau. Sebagai bahasa yang berada di pulau
yang sama seberapa dekat kekerabatannya. Berdasarkan perhitungan
leksikostatistik antara bahasa Sunda dan bahasa Jawa persentase kekerabatan
sebanyak 36% termasuk pada tingkatan bahasa keluarga (lihat Shifa Nur Zakiyah
dkk. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Vol. 12, No.2, Juli 2022).


Bahasa
Sunda adalah sebuah bahasa dari cabang Melayu-Polinesia dalam rumpun bahasa
Austronesia. Bahasa ini umumnya dituturkan oleh penduduk bersuku Sunda di
wilayah bagian barat pulau Jawa. Dialek bahasa Sunda mempunyai beberapa ragam.
Para pakar bahasa biasanya membedakan enam dialek yang berbeda. (1) Dialek
Barat (Banten dan sekitar); (2) Dialek Utara (Bogor dan sekitar); (3) Dialek
Selatan (Bandung dan sekitar; (4) Dialek Tengah Timur (Majalengka dan sekitar;
(5) Dialek Timur Laut (Kuningan dan sekitar, sebagian barat Brebes, dan
sebagian selatan Cirebon); (6) Dialek Tenggara (Banjar dan sekitar, sebagian
timur dan utara Cilacap khususnya Dayeuhluhur). Mulanya bahasa Sunda ditulis aksara
Sunda salah satu aksara Kawi. Bukti tertulis evolusi aksara ini muncul di
beberapa prasasti ditemukan dari abad ke-10 hingga abad ke-15 pada masa Kerajaan
Pajajaran. Prasasti yang diyakini merupakan kunci evolusi aksara Sunda adalah
Prasasti Batutulis, Prasasti Astana Gede, dan Prasasti Kebantenan. Pada abad
ke-15 hingga ke-16, aksara Sunda kuno mulai berevolusi jauh dari aksara Kawi
dan mudah dikenali perubahannya. Aksara tersebut digunakan dalam penulisan
naskah Bujangga Manik, Carita Parahyangan dan Carita Waruga Guru. Naskah ini
kelak dijadikan sebagai rujukan bagi pengembangan aksara Sunda yang kemudian,
aksara Sunda baku
. (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah Bahasa Sunda di sebelah
barat Pulau Jawa? Seperti disebut di atas, bahasa Sunda penutur bahasa Sunda
umumnya di sebelah barat pulau Jawa (Jawa Barat dan Banten). Literasi bahasa Sunda
masa kini (bahasa Sunda baru) dihubungkan dengan bahasa Jawa/Sunda kuno (Kawi).
Lalu bagaimana sejarah Bahasa Sunda di sebelah barat Pulau Jawa? Seperti kata
ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan
dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber
tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.

Bahasa Sunda di Sebelah Barat Pulau Jawa; Literasi
Bahasa Sunda Lama (Kuno) hingga Bahasa Sunda Baru (Kini)

Kapan bahasa Sunda bermula, tidak diketahui pasti, sudah tentu sejak
lampau. Dalam Kongres Kebudayaan pada tahun 1918 disimpulkan bahasa bahasa
Sunda dari karakteristiknya lebih tua jika dibandingkan bahasa Jawa (lihat Congres
voor Javaansche cultuur-ontwikkeling, 1918). Seperti bahasa-bahasa lainnya, tentu
saja bahasa Sunda hanya dapat dipelajari dalam bentuk teks tertulis. Pada era
Pemerintah Hindia Belanda, teks tertulis ditemukan KF Holle yang kemudian
disalinnya ke dalam aksara Latin dan diterjemahkannya menggunakan bahasa
Belanda (lihat Nederlandsch Indie, 12-11-1858). Teks tersebut berupa puisi
Soenda (sindir).


Dua puluh bait sindir itu telah dimuat dalam Tijdschrift voor Indische
laai-, land- en volkenkunde edisi kedua bagian ketiga. Teks puisi Sunda
tersebut disebut sebagai yang pertama yang ditemukan oleh para pemerhati bahasa
dan sastra Belanda. Peran KF Holle dalam hal ini tentu saja sangat penting. Catatan:
KF Holle adalah seorang pengusaan pertanian di wilayah Preanger yang menaruh
minat pada budaya Sunda. KF Holle bisa berbahasa Soenda.

Dalam sejarah bahasa, puisi bukanlah awal bahasa,
tetapi sebaliknya dapat dikatakan salah satu puncak bahasa itu sendiri. Dalam
hal ini untuk soal puisi harus dialamatkan kepada ‘budayawan’ Soenda KF Holle.
Bagaimana dengan bahasa Soenda sendiri? Nama yang disebut terawal dalam soal
bahasa Soenda adalah A de Wilde.


Andries de Wilde adalah seorang pengusaha (landheer) sejak era pendudukan
Inggris di Buitenzorg dan Preanger. Ketertarikan de Wilde dalam (pengembangan)
pertanian dimulai pada tahun 1813 bersama Raffles, Mac Quoid dan N. Engelhard.
Sebagai orang Beanda, Andries de Wilde diposisikan sebagai administratur.
Sementara rekan bisnisnya yang Inggris tetap terikat dalam Pemerintah
Pendudukan Inggris (sejak 1811). Andries de Wilde kembali ke Belanda pada tahun
1819 (lihat Bataviasche courant, 18-09-1819). Andries de Wilde menulis buku berjudul
De Preanger-Regentschappen, op Java gelegen, diterbitkan tahun 1830 di
Amsterdam oleh penerbit Westerman. Andries de Wilde sejatinya, berdasarkan buku
yang ditulisnya mencerminkan seorang landheer yang merakyat. Andries de Wilde
menguasai bahasa Soenda, karena itu Andries de Wilde tidak perlu penerjemah dan
rumahnya dengan mudah didatangi oleh penduduk maupun pemimpin lokal di
Soekaboemi. Andries de Wilde yang beristri penduduk asli ini dengan sepenuh
hati membimbing penduduk untuk mencapai kemakmuran yang berlimpah. Andries de
Wilde sendiri adalah seorang Amsterdammer lahir di Amsterdamtahun 1781. Andries
de Wilde menyelesaikan pendidikan kedokteran di Belanda. Pada tahun 1803
berangkat ke Batavia dan bekerja untuk Pemerintah Hindia Belanda sebagai dokter
militer. Pada era Gubernur Jenderal Daendels, Andries de Wilde mengakuisisi
lahan di district Priangan. Setelah beberapa tahun untuk Pemerintah Hindia
Belanda, pada era Pendudukan Inggris setelah mengenal seluruh Preanger serta
sebagian dari Ciribon, Andries de Wilde mengundurkan diri dari pemerintahan
(Asisten Residen) pada Januari 1813 dan kemudian melakukan kongsi dengan
Raffles, Mac Quoid dan N. Engelhard. Namun pada tahun 1914 Raflees menjual
sahamnya kepada Engelhard dan de Wilde yang lalu kemudian de Wilde. Sebelum ini
Andries de Wilde telah membeli lahan di Odjoeng Brung. Dengan pemebelian saham
dari Raffles, Andries de Wilde telah menjadi pengusaha terkaya di Preanger.
Usaha perkebunan kopi Andries de Wilde di land Soekaboemi sangat luas. Lahan
yang akan diusahakan sangat luas yang berada di seluruh distrik-distrik Goenoeng
Parang, Tjimahie, Tjiheulang, Pagadongan dan Pagasahan (Palabiehan) yang secara
keseluruhan luasanya 150.000 bau. Langkah pertama yang dilakukannya, dengan
kemampuan berbahasa Soenda berkeliling wilayah dan mendengar semua keluhan
penduduk maupun pemimpinnya serta kokolot.

Dalam soal bahasa, A de Wilde merekrut sejumlah pemuda
Soenda yang mendampinginya,
mengajari mereka cara menulis bahasa Melayu dan
Sunda.
Bahan-bahan yang banyak
dikumpulkan olehg A de Wilde kemudian oleh
Taco Roorda, Profesor Sastra
Timur dan Filsafat Reflektif di Amsterdam
, pada tahun 1841 menyusun Kamus bahasa Belanda, Melayu dan Sunda serta dua buah untuk latihan dalam bahasa Sunda (lihat Tijdschrift voor Neerland’s
Indi
e jrg 4, 1842). Catatan: Majalah semi
ilmiah
Tijdschrift
voor Neerland’s Indi
e
adalah majalah pertama di Hindia Belanda terbit sejak 1838.


Kamus bahasa Sunda A de Wilde dan Taco Roorda, meski tidak dapat dikatakan sebagai kamus yang memiliki nilai sastra
(tatabahasa) dan tidak dapat disebut kamus yang lengkap, tetapi kamus tersebut adalah
kamus pertama bahasa Sunda. Catatan: di Soerakarta sejak 1819 sudah didirikan Java
Instituut yang dipimpin oleh CT Winnter yang dibentuk untuk melatih pejabat
Belanda dalam bahasa Jawa. Sudah barang tentu kamus bahasa Jawa telah disusunm
oleh CT Winter.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Literasi Bahasa Sunda Lama (Kuno) hingga Bahasa Sunda
Baru (Kini): Masa ke Masa

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Varian Rasa dalam Besek Nusantara  

Wajib Membela Kehormatan Seorang Muslim

Milisi warga Papua bentukan dan gemblengan Belanda, 1945 (5)

Iklan

Recommended Stories

[Resep Kokidol] Cheese Roll a la Kokidol, Kriuk dan Legits Surgawi

19.12.2016

Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (tanpa istri): Dalam beberapa foto (2)

30.01.2025
Mensyukuri Keringanan Allah dalam Beribadah di Rumah

Mensyukuri Keringanan Allah dalam Beribadah di Rumah

21.05.2020

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?