Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bengkulu (12): Danau Dendam Tak Sudah di Kota Bengkulu; Dja Endar Moeda dan Novel Hikajat Dendam Ta’ Soedah 1897

Tempo Doelo by Tempo Doelo
13.11.2022
Reading Time: 8 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bengkulu dalam blog ini Klik Disini  

Nama danau di Kota Bengkulu, sedikit unik,
Namanya: Dendam Tak Sudah. Akan tetapi bagaimana asal usul namanya sulit
diketahui karena ada berbagai versi cerita.  Biasanya danau yang unik (eksotik), tetapi ini
namanya yang unik. Bagaimana dengan judul novel. Ada nama judul novel yang
diterbitkan tahun 1897 dengan nama mirip yakni Hikajat Dendam Ta’ Soedah Kalau
Soedah Merewan Hati. Novel ini dikarang oleh Dja Endar Moeda.


Danau Dendam Tak Sudah adalah sebuah danau yang terletak
di provinsi Bengkulu. Danau ini berlokasi di kelurahan Dusun Besar, kecamatan
Singaran Pati, Kota Bengkulu. Danau Dendam Tak Sudah memiliki luas keseluruhan
559 ha dan luas permukaan 68 ha. Danau Dendam Tak Sudah diperkirakan terbentuk
dari aktivitas gunung berapi di daerah tersebut. Dengan mengingat penting dan
strategisnya keberadaannya, pada tahun 1936, Danau Dendam Tak Sudah ditetapkan
sebagai cagar alam dengan luas 11,5 hektare oleh Pemerintah Hindia Belanda.
Kemudian, pada tahun 1979, kawasan cagar alam ini dipeluas menjadi 430 hektare.
Pada tahun 1999, wilayah cagar alam diperluas lagi menjadi 577 hektare. Nama
danau dihubungkan dengan cerita yang mana dahulu kala ada sepasang kekasih yang
cintanya tidak direstui orang tua. Mereka yang tengah mabuk asmara memutuskan
bunuh diri dengan loncat ke danau. Cerita lainnya terkait dengan pembangunan
dam oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Konon, koloni membangun bendungan untuk
menampung banjir. Tapi, hingga penjajahan berakhir, bendungan itu tak kunjung
usai dan ditinggalkan begitu saja. Akibatnya, luka dan dendam penduduk Bengkulu
tak berkesudahan. Ada juga yang mengaitkan nama Dendam Tak Sudah berasal dari
Dam Tak Sudah
(Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah danau Dendam Tak
Sudah di Kota Bengkulu? Seperti disebut di atas, danau yang dulu tidak jauh
dari kota Bengkulu Namanya unik. Asal usul namanya dihubungkan dengan berbagai
cerita. Yang jelas namanya mirip dengan novel yang dikarang oleh Dja Endar
Moeda tahun 1897 dengan judul Hikajat Dendam Ta’ Soedah Kalau Soedah Merewan
Hati. Lalu bagaimana sejarah danau Dendam Tak Sudah di Kota Bengkulu? Seperti
kata ahli
sejarah
tempo doeloe,
semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Danau Dendam Tak Sudah di Kota Bengkulu; Dja Endar
Moeda dan Novel Hikajat Dendam Ta’ Soedah 1897

Di wilayah pegunungan di wilayah Redjang ada nama
gunung disebut gunung/bukit
Dendam dengan tinggi 971 mdpl (lihat Tijdschrift van het Aardrijkskundig
Genootschap, 1916). Nama Dendam juga menjadi nama sungaui di Redjang, sungai
Dendam. Seperti nama gunung-gunung lain seperti gunung Kaba adalah nama-nama
gunung berasal dari zaman kuno. Dendam dalam hal ini bukan dendam, tetapi
semata-mata nama geografis.


Dendam sebagai nama tempat di wilayah Redjang, berbeda dengan arti dendam
di wilayah pesisir dalam bahasa Melayu. Arti kata dendam dalam bahasa Melayu
dapat digunakan dalam arti positif maupun negative. Dendam dalam hubungan marah
adalah negative, tetapi dalam arti positif adalah sangat menginginkan seperti
baris pantun ‘soedah dendam (gadis itu) dari dahoeloe’ (lihat Sumatra-courant:
nieuws- en advertentieblad, 29-01-1884). Ini ibarat masa kini, orang gila bola
(gibol), bukan maksudnya negatif, tetapi orang yang sangat menyukai (sepak)
bola.
 

Tunggu deskripsi lengkapnya

Dja Endar Moeda dan Novel Hikajat Dendam Ta’ Soedah
1897: Kalau Soedah Merewan Hati

Dendam adalah suatu nama geografis satu hal. Dendam
dalam arti poositif untuk menginginkan sesuatu adalah hal lain lagi. Lantas
bagaimana dengan nama danau di Bengkoeloe? Namanya Dendam Ta’ Soedah. Satu yang
jelas pada tahun 1897 di kota Padang sebuah novel diterbitkan yang dikarang
oleh Dja Endar Moeda dengan judul: ‘
Hikajat Dendam Ta’ Soedah Kalau Soedah Merewan
Hati’.


Dja
Endar Moeda adalah seorang pensiunan guru, yang sejak 1895 memilih tinggal di
kota Padang. Pada tahun itu, Dja Endar Moeda membuka sekolah swasta dan juga Bersama
rekannya di kota Padang, seorang Cina dan seorang asal Jerman mendirikan surat
kabar berbahasa Melayu yang diberinama Pertja Barat. Dja Endar Moeda bertindak
sebagai kepala editor. Pada tahun 1897 Dja Endar Moeda yang juga seorang
pengaran novel mengirim naskahnya kepada percetakan di Padang, dan dianggap
layak untuk diterbitkan. Dja Endar Moeda lulusan sekolah guru (kweekschool) di
Padang Sidempoean tahun 1884. Seetelah diangkat menjadi guru pemerintah dan ditempatkan
di berbagai tempat, pada tahun 1892 meminta pensiun dini di Singkil. Lalu Dja
Endar Moeda berangkat ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah hadji. Sepulang
haji, Dja Endar Moeda memilih tinggal di kota Padang (ibu kota province Pantai
Barat Sumatra). Saleh Harahap gelar Dja Endar Moeda lahir di Padang Sidempoean
tahun 1861.

Apa arti sebenarnya ‘dendam ta’ soedah’ dalam
novel Dja Endar Moeda berjudul ‘Hikajat Dendam Ta’ Soedah Kalau Soedah Merewan
Hati’? Sesuai isi cerita novel tersebut, tentunya, seorang laki-laki yang
sangat merindukan seorang gadis pujaan, pada awalnya cinta tidak kesampaian
yang dalam hal ini diwujudkan dalam bentuk frasa ‘dendam ta’ soedah’, yang
diartikan keinginan (cinta) yang belum tercapai, oleh karena diikuti frase ‘kalau
soedah merewan hati. Diartikan sebagai jika cinta sudah terwujud sangat
menyenangkan hati. Lalu, apa yang dimaksud dengan nama danau di Bengkulu yang
kini disebut danau Dendam Tak Sudah. Apakah dihubungkan dengan riwayat cinta
atau riwayat nama tempat?

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Dua Baju Kedustaan

Dua Baju Kedustaan

Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kegiatan sukarelawan perempuan anggota Comité voor Vrouwenarbeid in Mobilisatietijd (COVIM) [1]

Iklan

Recommended Stories

Bank Mandiri KCP Pademangan Jakarta

30.12.2015

Resep Ayam Kecap Wijen Masak Bumbu Jahe

28.07.2016

Peta Jakarta dari abad ke-17/18: Satu basis tiga versi (2)

10.03.2025

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?