Pada era Pemerintah Hindia Belanda
paling tidak sudah terdapat sekolah menengah (HBS). Sekolah HBS itu ada di
Batavia, Soerabaja dan di Semarang. Orang Cina pertama yang bersekolah di HBS
Semarang adalah Go Tjiau Yang. Apakah ada siswa Cina yang bersekolah di HBS
Batavia dan HBS Soerabaja yang mendahuluii Go Tjiau Yang?
adalah Raden Kartono (abang dari RA Kartini. Raden Kartono lulus dari HBS
Semarang pada tahun 1896. Raden Kartono kemudian pada tahun yang sama berangkat
studi ke Belanda (di Universiteit te Delft). Sejak Raden Kartono studi di
Belanda, dalam perkembangannya semakin banyak lulusan HBS Semarang yang studi
ke Belanda apakah orang Cina maupun orang pribumi. Bagaimana dengan di HBS di
Batavia dan HBS Semarang?
Lantas
bagaimana sejarah Go Tjiau Yang? Seperti disebut di atas, Go Tjiau Yang adalah
orang Cina pertama studi di sekolah Eropa (HBS) di Semarang. Lalu bagaimana
sejarah Go Tjiau Yang? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.
Pahlawan Indonesia dan Go
Tjiau Yang: Orang Cina Pertama di Sekolah Eropa (HBS Semarang)
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Go Tjiau Yang: Sejarah Siswa
Cina Studi ke Belanda
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com



