Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Papua (36): Papua 1963, Merebut Papua Merebut Indonesia; Papua Bagian Tidak Terpisahkan Kemerdekaan Indonesia

Tempo Doelo by Tempo Doelo
21.03.2021
Reading Time: 23 mins read
0
“Ada Pertolongan Allah Pada Aksi Super Damai 212”
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

*Untuk melihat semua artikel
Sejarah Papua dalam blog ini Klik Disini
 

Perang
kemerdekaan Indonesia (1945-1949) adalah perang seluruh rakyat Indonesia
melawan Belanda (NICA) semata (tidak dengan Inggris). Semua wilayah Indonesia
dari Sabang hingga Merauke dimana Belanda bercokol harus direbut oleh seluruh
bangsa Indonesia (tanpa terkecuali, termasuk di wilayah Papua bagian barat).
Batas perang kemerdekaan itu adalah disepakatinya gencatan senjata yang
dilanjutkan ke meja perundingan (KMB) antara wakil-wakli Indonesia dan
wakil-wakil Belanda (di Den Haag, Belanda). Dalam perundungan itu, Indonesia
menang, Belanda mengakui kedaulatan (wilayah) Indonesia. Saat Piala (plakat)
diserahkan kepada Indonesia, sesungguhnya ada bagian dari Piala itu yang
dicopot (yakni wilayah Papua bagian barat). Oleh karena itu, pereng kemerdekaan
Indonesia Jilid II digulirkan kembali (untuk merebut wilayah Papua bagian
barat). Genderang itu digaungkan Presiden Sukarno pada tahun 1950 (lihat……).

Seperti halnya Manado, Maluku dan Nusa
Tenggara Timur, wilayah Papua adalah bagian integral dari seluruh Indonesia
(sejak Hindia Belanda). Berbeda dengan Timor Timur (negara Timor Leste) yang
secara historis berada di luar VOC maupun Hindia Belanda kerena defacto dan
dejure berada di bawah yurisdiksi Portugis. Idem dito, wilayah Papua Timur
(negara Papua Nugini) secara defacto dan dejure di luar VOC maupun Hindia
Belanda (Inggris, Jerman dan Australia). Demikian juga dengan Borneo Utara
(Portugis dan Inggris). Oleh karena itu, ketika Timor Timur ingin bergabung
dengan Indonesia, maka posisi wilayah Timor Timur sifatnya diintegrasikan ke
Indonesia. Ibarat tubuh manusia hidup, pulau-pulau seperti Sumatra, Jawa,
Kalimantan (minus Borneo Utara), Sulawesi, Maluku, Papua (minus Papua Nugini)
dan Nusa Tenggara (minus Timor Timur) adalah fungsi tubuh itu sendiri yang
dibawa dari lahir. Sedangkan Timor Timur (saat diintegrasikan 1974-1999) ibarat
fungsi badan lain yang dicangkokkan ke dalam tubuh Indonesia sendiri. Dengan
demikian, wilayah Papua (minus Papua Nuguni) bagian tidak terpisahkan dalam
merebut Kemerdekaan Indonesia (seutuhnya).

Lantas
bagaimana sejarah Perang Kemerdekaan Indonesia Jilid II di Papua
? Seperti disebut di atas, Belanda mengakui kedaulatan
Indonesia tetapi sengaja tidak menyerahkan alias menyandera wilayah Papua. Jelas
perang ini adalah Perang Seluruh Ralyat Indonesia terhadap Belanda tanpa
terkecuali, termasuk panduduk yang berada di Papua bagian barat. Hasilnya,
wilayah Papua bagian barat berhasil direbut tahun 1963. Lalu mengapa, Belanda
menyandera wilayah Papua
? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Papua Bagian Tidak Terpisahkan
Kemerdekaan Indonesia

Antara
Belanda dan Indonesia bagaikan dua bangsa yang masing-masing (sebagaian) saling
benci tapi (sebagian yang lain) rindu. Perang (kemerdekaan) antar kedua bangsa
yang melelahkan (sejak 1945) akhirnya disepakati gencatan senjata dan berujung
pada perundingan (KMB) di Den Haag. Hasil perundingan yang berakhir 2 November
1949, isinya sebagai berikut:

  • Keradjaan Nederland menjerahkan kedaulatan
    atas Indonesia jang sepenuhnja kepada Republik Indonesia Serikat dengan tidak
    bersjarat lagi dan tidak dapat ditjabut, dan karena itu mengakui Republik
    Indonesia Serikat sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat.

  • Republik Indonesia Serikat menerima kedaulatan
    itu atas dasar ketentuan-ketentuan pada Konstitusinja; rantjangan konstitusi
    telah dipermaklumkan kepada Keradjaan Nederland.

  • Kedaulatan akan diserahkan selambat-lambatnja
    pada tanggal 30 Desember 1949

Isi
perjanjian itu terkesan pihak Belanda ingin memaksakan keinginannya. Niat
Belanda itu dipahami oleh Indonesia. Sebab yang penting, Belanda bersedia
mengakuai kedaulatan Indonesia. Tentu saja orang Indonesia tidak bodoh. Ini
semacam game theory. Artinya, Indonesia tahu maksud Belanda, tetapi tidak perlu
diprotes dulu, sebab Indonesia secara diam-diam tentu saja punya maksud yang
berbeda. Beberapa maksud tersembunyi Belanda antara lain, Belanda hanya
mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS), bukan (NK)RI dan Belanda secara
kasat mata jelas menyandera (wilayah) Papua. Ini dapat dilihat pada keterangan
tambahan mengenai hasil tersebut adalah sebagai berikut:

  • Serah terima kedaulatan atas wilayah Hindia
    Belanda dari pemerintah kolonial Belanda kepada Republik Indonesia Serikat, kecuali
    Papua bagian barat
    .

  • Dibentuknya sebuah persekutuan
    Belanda-Indonesia, dengan pemimpin kerajaan Belanda sebagai kepala negara

  • Pengambilalihan utang Hindia Belanda oleh
    Republik Indonesia Serikat

Dalam
proses perundingan ini, Indonesia ingin agar semua bekas daerah Hindia Belanda
menjadi daerah Indonesia, sedangkan Belanda ingin menjadikan Papua bagian barat
negara terpisah karena perbedaan etnis. Konferensi ditutup tanpa keputusan
mengenai hal ini. Karena itu isi Pasal 2 mengindikasikan bahwa Papua bagian
barat bukan bagian dari serah terima dan soal ini akan diselesaikan dalam waktu
satu tahun ke depam.

ADVERTISEMENT

Tunggu deskripsi
lengkapnya

Merebut Papua Merebut
Indonesia: Papua Dibebaskan 1963

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

9 Manfaat Mendaki Gunung Bagi Tubuh dan Mental, Nomor 8 Gak Nyangka Banget!

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Kleynenberg & Co terbitan 1912-1914 (12)

Iklan

Recommended Stories

11 Review Kuliner di Pasar Santa Jakarta

al-Anwar li A’mal al-Abrar

06.08.2012

Daftar Alamat Galeri Indosat di Seluruh Indonesia

26.09.2012

Resep Sup Makaroni Sosis Enak Lezat Praktis

12.06.2015

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?