![]() |
| Het dagblad (edisi pertama) 23-10-1945 |
Salah satu surat kabar yang melaporkan hari demi hari di Batavia dan
sekitarnya (termasuk Buitenzorg) adalah Het dagblad : uitgave van de Nederlandsche
Dagbladpers te Batavia. Surat kabar ini terbit di Batavia yang dimulai pada
edisi tanggal 23-10-1945. Tentu saja
kerusuhan di Depok yang terjadi pada tanggal 11 Oktober sudah berada jauh di
belakang sebelum edisi pertama ini terbit. Kejadi tanggal 11 Oktober di Depok
diperoleh dari surat kabar yang terbit di Belanda. Nah, untuk kejadian
pertempuran di Kali Bata Depok yang disebutkan bahwa Margonda tewas tertembak
tanggal 16 November, surat kabar ini tentu saja sudah terbit. Saya coba
telusuri halaman demi halaman edisi pertama (23 Oktober), 24 25. 26 dan 27
Oktober. Lalu menelusuri edisi 29 Oktober, 30, 31 Oktober. 1 November, 2, 3, 4,
5, 6, 7, 8, 9, 10. Tidak ada edisi tanggal 11 November. Kemudian edisi 12
November, 13 dan 14. Tidak ada edisi tanggal 15. Selanjutnya edisi 16 November
dan 17. Tidak ada edisi 18. Terakhir edisi 19 November hingga 24. Hasilnya
nihil: tidak ditemukan ada pertempuran di Kali Bata Depok. Jika pun harus
menyasar di tempat lain, yang paling dekat adalah berita edisi tanggal 14
November.
uitgave van de Nederlandsche Dagbladpers te Batavia, 14-11-1945: ‘Mengenai
peristiwa militer di sekitar Batavia, kami menjelaskan hal berikut dari pihak
resmi: Pada tanggal 12 November sejumlah tersangka ditangkap di daerah
Pasarminggoe; senjata ditemukan pada mereka. Beberapa dari mereka mencoba
melarikan diri dan karenanya digulingkan (ditembak). Para ekstrimis
(nasionalis) menyerbu larut malam kemarin di Polonia bivak dan melemparkan
granat tangan, di sisi kami ada seorang lelaki yang luka ringan. Tentara (Belanda)
yang terluka parah yang disebutkan dalam ikhtisar sebelumnya telah meninggal’.
Kali Bata Depok belum ditemukan. Dalam hal ini, tentu saja perlu dilakukan pada
sumber lain. Akan ditambahkan dalam paragraf ini jika sudah ditemukan. Catatan:
Pasukan Belanda baru mulai aktif (beroperasi) pada tanggal 12 November 1945.
uitgave van de Nederlandsche Dagbladpers te Batavia, 12-11-1945: ‘Mengenai
situasi umum di sekitar Batavia, kami menerima ikhtisar resmi berikut pagi ini:
Ketika pasukan Belanda diizinkan, maka area yang menjadi tersedia, oleh pihak
berwenang Inggris menunjuk area-area sebagai berikut di Batavia. Pasukan kami
sekarang menduduki: 1. Kantor Politik di Lapangan Kebajoran; 2. Pabrik sepatu
Bata di Doeren Kalibata (dekat stasion jalur kereta api Manggarai-Buitenzörg);
3. Lapangan Polisi di Tjililitan; 4. Rumah desa Pondok Gede (dekat Tjtlilitan);
5. Tuindorp Polonia, sebuah desa vila di selatan Meester Cornelis, yang
sekarang telah ‘ditetapkan sebagai tempat peristirahatan bagi personel militer
kami dalam mengamankan area-area yang disebutkan di atas. Kamp-kamp dan bivak
ini berulang kali diserang oleh kelompok-kelompok ekstremis sejak pendudukan
kami. Kebajoran dan Pondok Gede kejadiannya paling banyak’.
utama yang digunakan lebih pada ‘sumber primer’ seperti surat kabar sejaman,
foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding),
karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari
sumber-sumber primer. Dalam setiap penulisan artikel tidak semua sumber
disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.






