Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Makassar (4): Somba Opu [Kota Makassar] Tempo Dulu (1669); Mengapa Kini Somba Opu di Luar Kota Makassar?

Tempo Doelo by Tempo Doelo
21.12.2017
Reading Time: 11 mins read
0
ADVERTISEMENT



false
IN




























































































































































Kota
Makassar, secara geografis berada diantara dua sungai, yakni sungai Tallo di
utara dan sungai Gowa (Janebarang) di selatan. Di bagian hilir dua daerah
aliran sungai (DAS) tersebut pada masa lampau terdapat pusat dua kerajaan: Kerajaan
Tello [Tallo] dan Kerajaan Goa [Gowa]. Area antara dua muara sungai tersebut kemudian
VOC membangun benteng Rotterdam (yang menjadi cikal bakal Kota Makassar masa
kini).
Peta Goa-Tello, 1693

Pada masa ini,
Somba Opu menjadi nama kecamatan di Kabupaten Gowa. Secara geografis Kecamatan
Somba Opu berada di hulu sungai Janebarang. Kecamatan Somba Opu menempel
langsung di sisi selatan Kota Makassar. Di Kecamatan Somba Opu terdapat
Kelurahan Sungguminasa yang menjadi pusat ibukota Kabupaten Gowa. Di
Sungguminasa terdapat istana peninggalan Sultan Gowa dan juga makam Sultan
Hasanuddin.

Pada masa lampau, Kota (Stad) Somba Opu, yang
merupakan ibukota Kerajaan Gowa terdapat di hilir (muara) sungai Gowa
(Janebarang) yang areanya kini masuk wilayah Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Lantas mengapa terjadi pergeseran lokasi ibukota Kerajaan Gowa? Mari kita
telusuri.

Di Tapanoeli, terdapat suatu pelabuhan kecil bernama
Moeara Opoe, muara dari sungai Batang Toroe. Apakah ada kaitan antara nama
pelabuhan Somba Opu di Sulawesi dengan pelabuhan Moeara Opoe di Sumatra? Apakah
setelah VOC menaklukkan Somba Opoe pada tahun 1669, pasukan Somba Opu/Makassar
melarikan diri ke Tapanoeli, suatu wilayah yang aman bagi mereka bermukim
karena kala itu Tapanoeli berada di bawah pengaruh kekuasaan Inggris (bukan
VOC). Militer VOC yang bekerjasama dengan pasukan Aru Palaka terus mengejar
pasukan Somba Opu di Soerabaya/Oost Java dan juga pasukan Aru Palaka membantu
militer VOC di Pantai Barat Sumatra (Sumatra’s Westkust). Boleh jadi awalnya
pasukan Somba Opu ini di Padang lalu bergeser ke Tapanoeli (yang mana pemukiman
mereka ini kelak dikenal sebagai Moara Opu).Peta 1730

Kota (Stad) Somba Opoe

Sebelum terjadinya pertempuran yang berakhir
dengan takluknya Kerajaan Gowa tahun 1669, Somba Opu terbilang cukup besar
(luas). Ibukota (stad) Somba Opu berada di dalam benteng (Somba Opu). Benteng
ini berada di antara dua muara sungai, yakni induk sungai Janaberang (kanan)
dan anak sungai Janaberang (kiri). Di dua muara sungai ini terdapat pelabuhan.
Benteng Somba Opu. Peta 1730 yang dibuat oleh Jacobus van der Schley
menggambarkan benteng (stad) Somba Opu dikelilingi oleh tembok empat persegi
yang masing-masing sudut terdapat bastion.

Pelabuhan di muara induk sungai Janaberang (kanan)
terkesan lebih besar (Peta 1730). Terdapat sejumlah bangunan besar di dua sisi
sungai. Bangunan-bangunan ini diduga adalah loji-loji pedagang Eropa. Dalam
buku Oosthoek’s geïllustreerde encyclopaedie, 1925-1934, pelabuhan Somba Opoe
(sebelum diserang VOC) banyak terdapat loji pedagang-pedagang Denmark, Belanda
dan Inggris.

RELATED POSTS

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

Benteng Somba Opu yang juga merupakan ibukota
(Stad) Somba Opu pasca penaklukan telah dihancurkan. Hal ini didasarkan pada
perjanjian Bongaya (16 November 1667). Perjanjian ini terdiri dari 30 pasal
(artikel). 10. Pada Art.10 dineyatakan bahwa seluruh benteng di garis pantai
Makassar harus dihancurkan (Barombong, Panekoke, Grise, Marisso, Borrebos).
Hanya benteng Somboepo [Sombaopoe] yang tetap ada bagi Raja. Sedangkan Art.11
menyatakan bahwa benteng Udjoeng Pandang diserahkan kepada VOC dalam keadaan
baik, bersama perkampungan dan lahan di sekitarnya.



Pasal 11 inilah yang menjadi dasar pembentukan Kota
Makassar yang baru (lihat artikel lain dalam blog ini).

Tunggu deskripsi lengkapnya

*Dikompilasi oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan
sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama yang digunakan lebih pada ‘sumber
primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya
digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam setiap
penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di
artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja.
ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

31.12.2021
Sejarah

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (324): Pahlawan Nasional Sultan Aji Muhammad Idris Asal Kutai; Pantai Timur Borneo pada Era VOC

30.12.2021
Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (30): Enam foto dari Jawa Timur

29.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (323): Pahlawan Nasional Pengeran Mohamad Noor, Banjar; THS te Bandoeng, Volksraad dan BPUPKI

29.12.2021
Next Post

#UmamiFoodMarathon Dengan Tema Kuliner Betawi Bersama AJI-NO-MOTO® : Mengkonsumsi MSG Itu Aman

LIBURAN AKHIR TAHUN DI PULAU SILADEN

Iklan

Recommended Stories

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di  Jakarta Timur

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di Jakarta Timur

20.11.2020

Air Terjun Tegan Kiri: Dari Suara Tangis sampai Keindahannya

10.04.2012

Khutbah Idul Adh-ha (Renungan Terhadap Keadaan Kita)

08.10.2013

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?