Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Kota Surabaya (16): Titik Kilometer Nol Kota Surabaya di Kantor Pos Soerabaja; Jalan Pos Trans-Java Era Daendels, 1810

Tempo Doelo by Tempo Doelo
09.12.2017
Reading Time: 30 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN




























































































































































false
IN




























































































































































false
IN




























































































































































false
IN



























































































































































Residen Soerabaja pada tahun 1827 mulai mengintroduksi
layanan pos sipil (Bataviasche courant, 22-12-1827). Disebutkan ada empat
tempat yang dijadikan sebagai stasion (pos), yakni: Soerabaja (utama), Kedoong,
Sidakare dan Branjangan. Sehubungan dengan layanan pos pemerintah ini, Residen
melakukan tender pengadaan (dengan ketentuan subkontrak selama waktu tertentu).
Untuk hoofdstasion Soerabaja dibutuhkan satu set kereta kuda, dua set pedati
dan dua kuda beban yang dilengkapi.

Konvoi Pedati di
Padalarang, Preanger, 1875

Pengaturan penggunaan kendaraan gerobak
pedati di jalan raya (pos) diatur dalam Art. 2 der resolutie van 16 April 1831
(Staatsblad No. 27), Hoofdstasion Soerabaja ini berada di dekat rumah/kantor
Residen Soerabaja. Hoofdstasion ini berada persis di sisi timur jalan pos
Trans-Java ruas jalan Gresik, Soerabaja dan Pasoeroean. Seperti halnya di
tempat lain, hoofdstasion tidak jauh dari pusat (pemimpin tertinggi)
pemerintahan. Di Batavia dekat dengan Istana Gubernur Jenderal, di Buitenzorg
lokasi hoofdstasion tidak jauh dari rumah Residen, tepatnya di Hotel Buitenzorg
(kini Hotel Salak). Sementara di Bandoeng tidak jauh dari rumah Controleur. Hoofdstasion
di Bandoeng dan Soerabaja kelak menjadi Kantor Pos Besar.

Kilometer Nol
Kilometer Nol tidak dikenal di era awal
Belanda. Ukuran jarak yang digunakan adalah mil (mijlpaal). Namun demikian,
identifikasi Kilometer Nol sudah dilakukan. Hal ini karena diperlukan pedoman
untuk menarik jarak ke suatu tempat baik di dalam kota maupun jalur
transportasi ke luar kota. Namun kilometer nol ini tidak berada di hoofdstasion
melainkan di suatu tempat tertentu (yang cenderung berada di persimpangan jalan
strategis). Pertanyaannya: Dimana lokasi gps Kilometer Nol di Kota Soerabaja. Angkutan
orang (sedang) 1880
Peta Soerabaja 1818

Kilometer Nol diduga kuat berada di suatu lokasi di jalan
Pos (Postweg) Trans-Java yang menjadi kantor pos. Kantor pos ini kini dikenal
sebagai Kantor Pos Besar Surabaya. Jalan pos dibangun pada era Daendels (1810).
Pada Peta 1818, jalan pos Trans-Java melalui Rumah Bupati  (regent). Di sekitar rumah Bupati ini bertemu
jalan yang dari arah area orang Eropa/Belanda 
dan perkampungan Tionghoa.

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

Pada
Peta 1867 jalan pos telah bergeser menjadi jalan Jembatan Merah. Pergeseran
jalan pos ini sehubungan dengan pembangunan jembatan merah di atas Kali Mas.
Jalan baru ini kemudian disebut Greesik weg ke arah utara (kini Jalan
Rajawali). Sedangkan yang ke selatan disebut weg naar Banjowangi.
Berdasarkan Peta 1880
kantor pos ini berada di dekat jembatan (sebelah timur Jembatan Bibies), tidak
jauh dari stasion kereta api. Sedangkan berdasarkan foto 1886 lokasi kantor Pos
dan Telegraf berada di dekat jembatan tetapi di sisi yang berseberangan dengan
Jembatan Bibis (kira-kira lokasi Kantor Pos yang sekarang).
Kantor Pos
Surabaya, 1885
Pergeseran jalan
pos sebelumnya pernah terjadi di kota lain. Di Buitenzorg, jalan pos awalnya
melalui kebon raya (disamping istana Gubernur Jenderal), namun karena ada
perluasan kebon raya (1860an), jalan pos bergeser ke arah selatan (seperti yang
terlihat pada masa ini). Dengan kata lain, jalan pos awalnya garis lurus antara
Jalan Sudirman dan Jalan Suryakencana bergeser menjadi Jalan Sudirman berbelok
ke Jalan Juanda dan kembali ke Jalan Suryakencana yang sekarang. Hal yang sama
juga terjadi pada tahun 1829 ketika jalan pos di ruas Preanger yang sebelumnya
di ketinggian berbelok-belok (sekitar Lembang) bergeser ke area yang lebih
rendah di kantor controleur yang baru melintasi sungai Tjikapoendong yang
terkesan lebih lurus dari arah Tjimahi hingga ke arah Oedjoeng Brung (kini
jalan lurus itu menjadi pusat kota Jalan Asia-Afrika). Tentu saja jalan pos di
Batavia dan Semarag juga bergeser seiring dengan perkembangan kota.
Kantor Pos Surabaya, 1930
Jalan
pos telah mengalami perubahan di berbagai kota. Pergeseran-pergeseran jalan pos
tersebut disebabkan alasan-alasan yang berbeda. Namun demikian, jalan pos
tetaplah jalan pos. Hal ini karena jalan pos adalah penanda navigasi utama
selama era transportasi kereta kuda dan pedati kerbau. Jalan pos ini mulai
redup ketika di beberapa wilayah muncul moda transportasi yang baru: kereta
api. Kantor Pos Surabaya juga telah mengalami relokasi dari tempat yang lama
dekat stasion ke lokasi yang baru di dekat (seberang) rumah Bupati. Ini
menandai bahwa pusat pemerintahan telah bergeser dari Jembatan Merah (kota
lama) ke Jembatan Bibis (kota baru). Dengan kata lain dari area benteng (di
masa lampau) ke area regent van Soerabaja (aloon-aloon). Area rumah
bupati/regent van Soerabaja ini kini menjadi lokasi Bank Indonesia.
Lokasi kantor
pos Surabaya telah mengalami relokasi dari seberang Kali Mas di Jembatatn Bibis
ke lokasi yang baru di aloon-aloon (seberang rumah bupati) pada akhir 1880an.
Pada tahun 1920an wajah kantor pos diubah dengan bentuknya yang sekarang
(mengikuti wajah kantor pos di Batavia dan Bandoeng).
Berbeda dengan kantor pos Soerabaja, kantor
pos Bandoeng tidak pernah mengalami relokasi sejak awal (1829). Yang mengalami
relokasi adalah rumah Bupati/Regent Bandoeng dari Dajeuh Kolot ke jalan pos
yang baru pada tahun 1829 bersamaan dengan pembangunan kantor pos Bandoeng.
Kantor Pos Bandoeng dan rumah Bupati berseberangan (sebagaimana kemudian kantor
pos Soerabaja mengambil lokasi di seberang rumah Bupati Soerabaja).
Di Bandoeng, di sekitar pos muncul perkampoengan Tionghoa
(pecinan), sementara di Soerabaja kantor pos menjauh dari perkampoengan
Tionghoa (pecinan). Sedangkan di Buitenzorg kantor pos tetap berada di area
orang-orang Eropa, Rumah Bupati berada di perkampoengan penduduk asli di Empang
dan pecinan berada area terpisah di luar area Eropa/Belanda dan di luar
perkampuengan asli.

Dengan demikian, lokasi Kilometer Nol dapat berubah
sejak era Daendels. Namun posisi gps-nya bergeser sesuai dengan perubahan
perkembangan kota. Posisi kilometer nol Surabaya juga telah mengalami
pergeseran dari rumah Bupati ke Jembatan Merah dan kemudian bergeser lagi ke aloon-aloon
(area bupati) yang kini posisi gps-nya di Kantor Gubernur. Hal ini tidak terjadi
di Batavia tetap berada di Kota (Stadhuis). Pada era Daendels, jalan pos dari
Bantam melalui Tangerang lalu menuju Angke dan terus ke Kota, lalu dari Kota
menuju Weltevreden (Gambir) lalu Bidara Tjina hingga ke Buitenzorg. Namun
belakangan kilometer nol tersebut telah dipindah ke (lapangan) Monumen Nasional.
Yang tetap konsisten kilometer nol adalah Kota Bandoeng (sejak 1829 ketika
jalan posnya sendiri bergeser dari Lembang ke Bandoeng).

Tunggu deskripsi lengkapnya

*Dikompilasi oleh Akhir
Matua Harahap
berdasarkan sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama yang
digunakan lebih pada ‘sumber primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan
peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena
saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber
primer. Dalam setiap penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi
karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang
disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan
kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja.
ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Menjemput Senja di Pantai Bahari Sebalang

Menjemput Senja di Pantai Bahari Sebalang

Mengaminkan Doa Khatib

Inilah Bedanya Solo Traveller Zadul dan Zanow, Tapi Sama-Sama…

Iklan

Recommended Stories

Alamat PT Pegadaian Di Bulukumba

24.10.2016

Syarah Kitab Tauhid (43)

01.09.2018
Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (2)

Isu ISIS Dijadikan Kedok

07.02.2021

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?