Warung Nasi Merenah yang Cocok di Lidah – Setahun yang lalu, kami
sekeluarga bersama keluarga kakak-kakak suami berziarah bersama ke makam
orang tua. Usai berziarah, salah seorang kakak ipar mengajak makan siang
dulu. Lebih tepatnya brunch. Karena belum waktunya makan siang, tetapi
sejak pagi juga belum sarapan.

udahlah kami ikut aja. Daripada cari-cari resto lagi.
Warung Nasi Merenah namanya. Merenah adalah bahasa Sunda yang artinya
cocok. Kira-kira bakal cocok gak nih rasanya di lidah kami?
Kopi Gunung Puntang, Primadona dari Tanah Priangan]

nasi, lauk-pauk, hingga minum. Tidak dilayani sama sekali. Harus ambil
sendiri.
Bangunan warung nasi Merenah ini rumah yang dijadikan rumah makan.
Terasa sederhana, tetapi cukup nyaman karena bersih. Begitupun dengan
toiletnya. Ada lahan kosong di samping warung nasi. Sehingga gak
begitu sulit kalau cari parkir..

Saya sekeluarga memilih lauk yang beragam. Semuanya enak dan
pas.
saya merasa senang karena suami penggemar sop kacang merah dan paling suka
buatan istrinya hehehe.
Bakoel Desa, Pluit – Menu Makan Tengah Hingga Warteg Kekinian]

kasir dan menyebutkan menu apa aja yang dimakan. Berarti pelanggan harus
jujur, nih. Kasihan nanti pemilik warung nasinya kalau dibohongin. Makanan
yang kita makan juga jadi gak berkah, lah.

kakak ipar yang bayarin. Tapi, memang sepertinya sih beneran murah meriah.
Saya sempat denger aja beberapa item disebutkan harganya saat kasir sedang
menghitung.
Gak banyak yang bisa diceritakan di postingan kali ini. Tetapi, yang pasti
menunya beneran enak. Kalau Sahabat KeNai sedang ada di sekitaran Soreang
dan mencari rumah makan yang enak, salah satunya ada di Warung Nasi
Merenah.
Tetapi, jangan cari makan malam di sini, ya. Soalnya pukul 6 udah tutup.
Hari Minggu juga tutup.

Rumah Makan Cikawao dengan Rasa Sunda Asli]
Warung Nasi Merenah
Open hours (Hari Minggu Tutup): 08.00 s/d 18.00 wib










































