Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Kota Tua Padang Harta Karun Pariwisata Masa Depan?

Jelajah by Jelajah
21.06.2019
Reading Time: 7 mins read
0
Legislator PKS Ini Dirikan Rumah Aspirasi
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT
Kota Tua Padang
Belakangan geliat pariwisata di Kota Padang semakin menjadi-jadi. Buah hasilnya dapat dilihat di kawasan Pantai Padang, Gunuang Padang, dan perlahan menuju Pantai Aie Manih. Ini merupakan objek wisata unggulan yang masuk ke dalam Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunuang Padang. Namun, ada satu tempat yang tertinggal yaitu Kota TuaPadang atau Padang Lama.
Kota Tua Padang merupakan
jejak peradaban yang dibangun dari keberagaman budaya dan historis yang saling
terpaut menjadi kesatuan dalam satu kawasan di Kota Padang. Ruang lingkupnya
mulai Kawasan Batang Arau, Kawasan Kelenteng, Jalan Niaga, Kawasan Pasa Gadang,
Jalan Geraja, Kawasan Gantiang, Jalan Sudirman dan Kawasan Teluk Bayur.

Kota Tua Padang
Suasana Kawasan Pasar Gadang yang pernah menjadi pasar lokal pertama di Kota Padang
Secara historis, Padang memiliki titik di mana kotanya
lahir dan berkembang
. Mulai dari wilayah rantau
yang penuh dengan rawa dan rimba. Berkembang, ketika pedagang Belanda, VOC (
Vereenigde Oostindische
Compagnie)
tiba pada abad ke-17. Kemudian menjadi
kota metropolitan terpenting di pulau Sumatra pada abad ke-18ย (Amran, 1986). Sampai abad ke- 20
Padang tidak saja menjadi pusat perdagangan dan pelabuhan, juga menjadi puat
pemerintahan Belanda untuk Sumatra bagian Barat (Sofwan, dkk: 1987).
Hampir tiap kota di Indonesia
memiliki kawasan kota tua, termasuk Kota Padang. Pengembangan pariwisata
berbasis kota tua sedang booming di
berbagai daerah. Ditambah, pemerintah pusat telah memutuskan pariwisata menjadi
leading sektor pendapatan negara dan hal
ini ikut menular ke daerah.ย 

Kota Tua Padang
Salah satu sudut bangunan kolonial yang masih terjaga di Kawasan Kota Tua Padang

Sayangnya, wajah Kota Tua
Padang belum sepenuhnya dipercantik. Padahal, Kota Padang pun telah bergabung
ke dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia. Upaya perlindungan telah dilakukan
dengan dikeluarkan SK Walikota Nomor 03 Tahun 1998 terhadap 74 bangunan cagar
budaya di Kota Padang. Dalam RTRW Kota Padang Tahun 2010-2030 sudah tercantum
sebagai daerah cagar budaya yang berfungsi untuk pariwisata.
Waktu berkata lain, pasca gempa
30 September 2009 banyak banguan tua dan cagar budaya yang rusak dan hancur
hingga kembali direkonstruksi/direnovasi menjadi bangunan baru. Ditambah
masalah kepemilikan bangunan dan sarana pra sarana pendukung lainnya menjadi
penghambat. Sejak tahun 1998 sudah 5 kali pergantian kepala daerah, masih ada
kendala dan belum terealisasi hingga saat ini upaya dalam merevitalisasi kota tua.
Terlepas dari itu semua, Kota
tua Padang memiliki perjalanan
panjang yang telah mengantarkan Padang menjadi kota yang besar dan berpengaruh
pada zamannya. ย 
Jejaknya masih
terlihat hingga saat ini,ย  baik secara bendawi (tangible) maupun non bendawi (intangible).
Kota Tua Padang dalam perkembangannya telah didedikasikan menjadi
destinasi wisata. Ini seolah menjadi harta karun yang potensinya belum
sepenuhnya digali.

Penulis mengkelompokan
enam
magnet utama aktivitas kepariwisataan di Kota Tua
Padang. Pertama, wisata sejarah
. Kota tua dapat menjadi media belajar
sejarah yang disajikan secara live sebagai bukti kejayaan Kota Padang di masa
lalu dan telah menyelami empat zaman (kerajaan, kolonial Hindia Belanda, kependudukan
Jepang dan era Kemerdekaan). Bentuknya berupa warisan cagar budaya seperti
bangunan perkantoran, benteng, stasiun kereta api, dan lainnya.

Kota Tua Padang
Kawasan Jalan Kelenteng dikenal sebagai Chinse Town Padang
Kedua, wisata budaya. Kota Tua Padang memiliki akulturasi budaya dan
pembauran etnik yang menjadi sajian atraksi menarik untuk dikunjungi. Setidaknya
ada etnis India, Tiongkok, Nias, Melayu, Jawa, dan Minangkabau yang mendiami
kawasan Kota Tua Padang saat ini.

Ada
atraksi
Barongsai, Kesenian Gambang, Pawai Sipasan, Perayaan Cap Go Meh
hingga tradisi Sembhyang Tinggi dari masyarakat
keturunan Tiongkok sekitaran Kelenteng.
Lain halnya masyarakat keturunan Indiaย di kawasan Pasar Batipuh tiap tahunnya menggelar tradisi Serak Gula. Ada juga Tari
Balanse Madam yang diwarisi dari masyarakat Nias yang bermukim di Seberang
Palinggam hingga permainan anak nagari yang melegenda di tepian Sungai Batang Arau
yaitu Selaju Sampan Dayung Palinggam. Belakangan Kota Tua Padang menjadi tempat
Festival Siti Nurbaya dan
Padang Indian Ocean Musik Festival (PIOM Fest).

Ketiga, wisata religi. Kota
Tua Padang merupakan kawasan multietnik dengan berbagai macam potret tempat
ibadah sehingga melahirkan keberagaman yang hidup berdampingan sejak abad
ke-18. Ada Masjid Raya Gantiang (1775), Kelenteng See Hin Kiong (1841), Masjid Muhammadan (1843), Gereja Biaro St. Leo (1903), Gereja GPIB (1930), dan Gereja
Katolik (1933). Semuanya ini merupakan bangunan cagar budaya yang memiliki
peran penting dan sejarah keagaaman di zamannya.
Keempat, wisata olahraga.
Berkeliling Kota Tua Padang dapat menemukan berbagai hal yang menarik, terkadang bisa bernostagia menembus suasana zaman
tempo dulu.
Mulai dengan jalan kaki mengitari kawasan bangunan tua, jogging ke jalan lintas Nipah-Aie Manih,
hiking ke Gunuang Padang, bersepedah ke
Bukit Gado-Gado hingga mendayung sampan di sungai Batang Arau. Cukup
menyenangkan berwisata sembari membakar kalori.

Kota Tua Padang
Suasana tepian Batang Arau yang telah direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum Tahun 2018
Kelima, wisata digital.
Perkembangan media sosial saat ini memunculkan genre baru
pariwisata bernama destinasi digital. Kota Tua Padang sangat berpotensi dengan
genre tersebut, sebagai tempat yangย instagenik. Terdapat sejumlah
bangunan tua yang unik memiliki arsitektur bergaya
Eropa, Tiongkok dan vernacularย nusantara seperti Geo Wehry & Co,
Padangsche Spaarbank dan lainnya.
Kota Tua Padang yang berbalut
nuansa klasik dapat menjadi lokasi hunting
foto. Menangkap sudut-sudut eksotisme kota tempo dulu. Biasanya dengan gaya alaย urbex,
potrait, street,ย vintage

hingga jadi latar untuk fotoย prawedding.

Terakhir Keenam, wisata
kuliner. Kota Tua Padang memiliki sejumlah titik ini pusat kuliner yang
melegenda dan wajib untuk dicicipi sebagai wisata gastronomi. Ada Es Durian
Ganti Nan Lamo (1960) di Pulau Karam dan Kopi Nan Yo (1932) di Jalan Niaga. Di Jembatan Siti Nurbaya terdapat
jajanan jagung bakar dan pisang keju. Dekat pelabuhan Muaro ada menu seafood,
kerupuk kuah dan langkitang. Kemudian sekitar jalan Kelenteng ada minum Kopmil (2002) hingga
beragam bangunan kolonial yang beralih fungsi menjadi cafe, resto dan coffee shop.
Kesemua magnet kepariwisataan
di Kota Tua Padang ini sudah memenuhi unsur daya tarik wisata Kota Tua Padang yaitu ada sesuatu yang dapat dilihat (something
to see),
sesuatu yang dapat dilakukan (something
to do)
dan sesuatu yang dapat dibeli (something
to buy).
Begitu juga komponen 3A (Atrkasi, Aksesibilitas, dan Amenitas)
dalam pengembangan pariwisata.
Lagi-lagi komitmen dalam
penataan dan revitalisasi menjadi nadi dalam membangun kawasan kota tua sebagai
daya tarik objek wisata yang bernilai tinggi. Dengan segala potensi yang ada, lantas akan dibiarkan begitu saja Kota
Tua Padang?



Tulisan ini dipublikasikan pada Harian Singgalang, Minggu 16 Juni 2019.ย Penulis merupakanย Blogger, Penggiat Pariwisata dan Founder Padang Heritage yang berdomisili di Kota Padang.

โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”

ยฉHak Ciptaย Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan dan foto ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post
Mendapatkan Uang dari Jalan-Jalan: 7 Tips ala Travel Blogger

Mendapatkan Uang dari Jalan-Jalan: 7 Tips ala Travel Blogger

Sejarah Bekasi (2): Perang Lawan Belanda di โ€˜Provinsi Chinaโ€™; Rama van Ratoe Djaja, 1869 dan Mayor Madmuin Hasibuan, 1947

Iklan

Recommended Stories

Resep Beef Cubes dengan Creamy Brown Sauce & The Dog Whisperer

12.12.2020

Resep Sarapan Sehat Tim (Kukus) Tahu Jamur Spesial

06.11.2013

PUJIAN DAN KEMULIAAN DENGAN IBADAH DI MALAM HARI

04.04.2016

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?