
Saya kira kebanyakan guide atau beberapa tulisan mendeskripsikan sesuatu secara berlebihan sebagai the -est / the most –paling. Mungkin tujuannya biar kita “mau mencoba” atau “mau merasakan” sesuatu yang baru sehingga wajib kita masukan ke bucket list. Padahal bisa jadi hal-hal tersebut sebetulnya subjektif. Tapi pada akhirnya, memuaskan rasa penasaran, mencoba hal baru, dan menambah pengalaman merupakan hal yang lumrah bagi para pelancong. Dan memanjakan perut adalah wajib selain memanjakan mata saat mengunjungi suatu kota.ย
Dua Malam di Brussels dan semalam di Bruges. Sejujurnya kami ngga berburu makanan di dua kota yang old town banget ini. Cuma karena kebetulan saja di mana-mana berjejer stall makanan (karena rame turis), mau ngga mau kita melipir deh. Terus karena jajanannya ngga ngenyangin, jadi melipir lagi ke toko yang lain. Huft, semoga bujet nya masih aman sampai enam minggu ke depan!

- Frits

- Belgian chocolate

- Seafood

- Waffles dan Ice Cream
Siang hari musim panas di Belgia beda rasanya dengan Belanda. Kalau di Belanda kami jaket-an, di sini kami kaos-an. Jalan sebentar bikin ketek basah. Dan kalau ngeliat ada stall es krim, iler kami ngeces. Belum lagi kami selalu denger kalo coklat Belgia itu terenak di dunia –halah. Jadi lah saya memesan es krim stroberi dan Bre memesan es krim coklat. Sekali jilat, takjub, ini es krim stroberi terenak yang pernah saya cobain! Benar-bener stroberi banget. Terus gimana rasa eskrim coklatnya Bre? Saya cobain juga, dan tiba-tiba saya melayang. Terbang ke luar angkasa. Lalu mendarat di planet Saturnus. Ini bukan coklat dari bumi.ย










