
Bertandang ke danau kembar tidak akan lengkap bila tidak mengijakan kaki dan berkelana menyusuri perkebunan teh yang menyegarkan itu. Dari Kota Padang tidak begitu jauh berjalan melalui lintas timur menuju Kabupaten Solok kira-kira 1 – 1,5 jam perjalanan tergantung kendaraannya, bisa menggunakan kendaraan bermotor, mobil hingga bus pariwisata (tidak termasuk estimasi terjadinya longsor dan kemacetan di peratasan Kota Padang dan Kabupaten Solok).
Coba buka kaca kendaraan dan nikmati udara segar nan kaya suplay oksigen ini. Terlihat juga bunga hias berwarna-warni yang dijual oleh penduduk setempat di depan rumahnya menambah cantik perjalan ini.
Negeri Seribu Danau
![]() |
| Panorama Danau Diateh berlatarkan Gunung Talang |
Dari kebun teh beralih ke danau. Siapa sangka ternyata Kabupaten Solok ini memiliki jumlah danau terbanyak dibandingkan dengan daerah lainnya di Ranah Minang. Bisa dijuluki negeri seribu danau. Terdapat 5 danau yang bisa dijelajahi yakni Danau Diateh, Danau Dibawah Danau Talang, Danau Singkarak dan Danau Tuo.
Ada yang menarik juga dari penaman dan lokasi Danau Diateh dan Danau Dibawah. Bila dilihat dari posisinya Danau Diateh berada dibawah dari Danau Dibawah, sedangkan Danau Dibawah lokasinnya berada di atas buktit dan letaknya jauh libih tinggi dari Danau Diateh.
Danau Diateh terletak diperlintasan jalan Padang-Muara Labuh. Danau ini berada pada ketinggian 1.600 mdpl dengan luas 17,20 m2, panjang 6,25 km dan lebar 2,75 km. Danau ini cukup dangkal, dengan bagian terdalam hanya 44 m. Danau Diateh merupakan hulu dari Sungai Batanghari yang mengalir membelah Pulau Sumatra dan bermuara di Selat Malaka.
![]() |
| Danau Dibawah berselimut awan |
Danau Dibawah terletak di Nagari Kampuang Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar dan sebagian wilayah di Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Lembang Jaya. Danau Dibawah berada pada ketinggian 1.566 mdpl. Artinya, permukaan airnya sama tinggi dengan dasar air Danau Diatas. Memiliki luas 16.90 m2, panjang 5,62 km dan lebar 3,00 km serta kedalaman hingga 886 m.
Danau Dibawah memang dikelilingi perbukitan, umumnya pengunjung biasa menikmati pemandangan Danau Dibawah dari kejauhan. Dari panorama ini juga bisa melihat Danau Diatas. Dalam perjalanan menuju tepi Danau Dibawah, dianjurkan berjalan ke arah Pasar Simpang dan melewati jalan menuju Jorong Kapalo Danau Dibawah.
Danau Talang merupakan danau yang letaknya tepat di pinggang Gunung Talang di Nagari Kampuang Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar yang berada sekitar 4,5 km dari kedua Danau Diatas dan Danau Dibawah. Danau Talang luasnya 1,30 m2 dengan panjang 1,5 km dan lebar 88 m. Lokasinya jauh dari jalan raya membuat danau ini juga pernah dikenal sebagai objek wisata. Begitu juga karena statusnya yang sering menyemburkan abunya, membuat danau ini tak bisa dikunjungi, karena masih merupakan area terlarang ke sana.
Danau Singkarak merupakan danau yang terluas kedua di Pulau Sumatera setelah danau Toba. Kemudian terluas pertama di Sumatera Barat dengan luasnya sekitar 108 km yang berbatasan dengan dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok, Danau Singkarak ini memiliki panorara alam yang eksotik dan ikan endemik yang bernama Ikan bilih. Menariknya nama danau ini digunakan menjadi sebuah ajak balapan sepedah internasional, Tour de Singkarak yang telah dimulai sejak tahun 2009.
Danau Tuo ini terletak tidak begitu jauh dari Danau Singkarak, tepatnya di Kecamatan X Koto Singkarak dengan luas ± 1,5 Ha.
Menemukan Suasana Ala-Ala Eropa Di Danau Diateh

Bila dari Kota Padang berjarak sekitar 55 km dapat ditempuh selama 1-1,5 jam perjalanan. bisa menggunakan kendaraan bermotor, mobil hingga bus pariwisata (tidak termasuk estimasi terjadinya longsor dan kemacetan di peratasan Kota Padang dan Kabupaten Solok).
![]() Hasil pertanian dan buah Markisa yang dijual di tepi jalan menuju kawasan Danau Kembar |
![]() |
| Buah Markisa |
Tidak sulit untuk menemukan Danau Diateh, selama perjalanan akan terlihat dari kejauhan bentangan air danau hingga menemukan sebuah gerbang dengan latar banyak pepohonan pinus yang menjulang tinggi dan terdapat bangunan beratap merah berjejer disekitarnya.
Hingga saat ini saya tidak tahu nama tempat ini, namun dari mulut ke mulut bernama Villa Alahan Panjang. Entah benar atau salah namanya. Kabarnya kawasan yang luasnya kurang lebih 30 Ha ini telah berdiri sejak tahun 1996 dengan dilengkapi 14 villa. Sebelum masuk pengunjung akan membayar tiket masuk untuk dewasa Rp.5ribu dan anak-anak Rp.3 ribu ditambah dengan biaya parkirnya.
Dari villa ini menyajikan lanskap danau yang menawan, dengan berkeliling tepiannya dapat menikmati setiap jengkal pesona alamnya yang begitu indah, ala-ala pemandangan danau di eropa. Sejauh ini Danau Diatas masih menjadi destinasi favorit Sumatra Barat yang tidak pernah sepi.
Keliling Danau Diateh dengan Kapal Wisata

Apalagi kala petang tiba, kemilaunya air pantulan langit jingga merona sangat syahdunya. Nuansa eropa pun hadir di danau ini menambah keniscayaan alam Miangkabau dari Kabupaten Solok memang rancak.
![]() |
| Suasana alam yang sejuk dan terkadang kabut tipis yang menyelimuti menambah eksotik kawasan Danau Kembar |
Villa Alahan Panjang Ala Eropa





Panorama Gunung Talang Nan Mempesona
![]() |
| Panorama Danau Diateh dan Gunung Talang dari kejauhan |




















