Tim kesenian Indonesia yang kali ini diwakili Rumah Angklung dan Sanggar Ayunda Puspita berkolaborasi begitu apik dan menarik menampilkan tarian tradisional Indonesia dengan iringan alat musik angklung di festival budaya tahunan yang ke-11 ini.ย
Menurut pendiri Rumah Angklung Indonesia Arif Sarifudin yang juga pimpinan tim, selama festival berlangsung penampilan tim Indonesia mendapatkan apresiasi tinggi dan sambutan luar biasa penonton.
Pada hari pertama, tim Indonesia tampil di Kota Kiten. โLokasinya outdoor, di taman kota yang sudah didesain dengan bangku-bangku mirip arena teater di Yunani,โ kata Arif ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat malam (12/9/2014) bersama seluruh rombongan.
โKami membawakan Tari Puspa Pesona berdurasi 8 menit yang diiringi musik angklung dengan alunan musik bambu atau arumba dan perkusi yang terdiri dari 2 gendang serta bongo,โ tambahnya.
Pendiri Sanggar Ayunda Puspita, Jahja A.Sutadji (Yahya) menjelaskan Tari Puspa Pesona berasal dari Tangerang Selatan, Banten yang didedikasikan buat pemimpin perempuan. โKoreografer tari ini Zia Anindya, anak saya.ย Puspa Pesona itu arti lain dari anggrek bulan yang merupakan icon flora Tangggerang Selatanโ jelasnya.
Yahya menambahkan gerakan Tari Puspa Pesona terdiri dari tiga unsur gerakan tarian Betawi, Sunda, dan China atau biasa disebutnya BSC. โKetiga budaya itulah yang kuat mendominasi budaya masyarakat Tangerang Selatan,โ ungkapnya.
Dalam kesempatan itu tim membagikan 100 angklung kepada sejumlah penonton dan mengajak memaikannya.
Konsep tersebut bertujuan mengenal lebih dekat budaya Indonesia lewat media angklung.ย
Di sesi angklung interaktif, tim membawakan lagu Happy milik Pharrel Williams dan lagu terkenal Bulgaria โMoia Strana Moia Bulgariaโ atau My Country My Bulgaria.ย
Saat tim membawakan lagu My country My Bulgariaย dengan musik angklung, ribuan penonton sampai standing applaus. โMereka (masyarakat Bulgaria) menyanyikan lagu tersebut. Banyak yang terharu sampai menitikkan air mata,โ ungkapnya.ย
Menurut Arif moment itu sangat mengharukan. โMereka mengaku heran dan kagum karena kami bisa membawakan lagu patriotik mereka dengan musik angklung. Padahal kami tidak tahu arti lagu tersebut lantaran berbahasa Bulgaria,โ ungkap Arif.ย
Usai sesi itu, banyak warga Bulgaria bertanya soal angklung. โMereka bingung bagaimana cara memainkannya dan bagaimana bisu bunyi,โ terang Arif.ย
Bahkan menurut Arif ada dua mahasiswa dari Universitas Burgas, sekitar 30 Km dari Kota Kiten yang menyampaikan minatnya untuk melakukan penelitian terhadap musik angklung setelah melihat penampilan tim Indonesia.
Pada hari ketiga di Kota Primorsko, Indonesia membawakan Tari Medley Nusantara yang antara lain terdiri dari tarian Betawi (Jakarta), Melayu (Sumatera), Dayak (Kalimantan), Bali, dan Papua.ย
โTari-tari tersebut kami pilih untuk
dimedley-kan karena mewakili Indonesia secara garis besar,โ jelas Arny Dulishaputri (Putri), salah satu pemain angklung dan
program development Rumah Angklung sekaligus pendamping pimpinan tim.
Menurut Arif yang menarik dari Tari Medley Nusantara ini, setiap pergantian dari tari satu ke tari lainnya para penarinya yang berjumlah lima orang mengganti kostum pakaian tradisional sesuai daerah tari tersebut.
โAda dua cara yang dilakukan, dengan mengganti kostum langsung di tempat dan ada juga dengan cara ditutup dengan lembaran kain hitam. Setelah kain dibuka, para penari sudah berganti dengan kostum tradisonal lainnya. Yang paling sulit ketika pergantian dari tarian Dayak ke tarian Betawi,โ jelasnya seraya menambahkan banyak penonton yang takjub dan heran melihat aksi pergantian kostum dalam tarian tersebut.
ย
Dewanti Prasasha Nadya yang akrab disapa Sasha dan Dewanti Prasashi Nabila (Sishi), dua penari kembar dalam tim ini yang masih berstatus siswi kelas tiga IPS SMA 9 Tangerang Selatan mengatakan masyarakat Bulgaria yang menonton kagum dengan tarian yang mereka bawakan itu. โBanyak bule yang senang karena kita katanya menari dengan berbagai ekspresi namun tetap senyum,โ aku Sasha.ย
Lain lagi dengan Sishi, dia mengaku berkesan karena aksi para penari begitu dihargai. โMereka excited banget, kami disanjung, disayang-sayang sampai dielus-elus,โ akunya.ย
Begitupun pakaian tari yang mereka kenakan, tak luput dari perhatian penonton. โBaju tari Bali yang aku kenakan sampai dipegang-pegang dan dibuka-buka gitu. Make up mata pun ditanya-tanya, โ aku Mitha Davianti, rekan penari Sasha dan Sishi yang kebagian mengenakan kostum Tari Bali.
Tim kesenian Indonesia berjumlah 17 orang terdiriย dari 12 pemusik dan 5 penari. Mereka juga didampingi 3 ย orang pendamping dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). โKami berangkat atas biaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga,โ terang Arif.ย
Penghargaan diserahkan oleh Direktur Black Sea Festival, Kaloyan Nikolov di acara penutupan festival di Kota Kiten pada 6 September 2014.ย
Menurut Arif dengan kemenangan ini, tim Indonesia mendapat referensi mengikuti festival yang tingkatannya lebih tinggi tahun depan yaitu International Euro Folk Championship 2015. โJadi sejumlah peraih best of the best akan ikut di event ini nanti, diadu lagi. Karena itu kalau tahun depan kita dipercaya mewakili Indonesia di ajang tersebut, harus dengan konsep yang lebih bagus dari ini,โ akunya.ย
Kota Kiten dan Primorsko merupakan kota kecil di pantai Laut Hitam yang menjadi tujuan wisata musim panas wisatawan domestik dan mancanegara dari Rusia, Jerman, dan negara-negara tetangga Bulgaria.ย
Usai tampil memikat di festival di dua kota kecil tersebut, selanjutnya tim kesenian Indonesia diundang untuk memeriahkan hari jadi Kota Haskovo, tepatnya di โLiberty Squareโ atau pusat kotanya Haskovo pada tanggal 8 September 2014. Kota Haskovo terletak dekat perbatasan Turki, 200 Km dari Sofia, Ibukota Bulgaria. Haskovo adalah ibukota Provinsi Haskovo dengan daerah pertanian yang antara lain memproduksi gandum dan ketumbar.ย
โKami juga mendapat sambutan hangat ratusan masyarakat Kota Haskovo mulai dari anak-anak sampai orang tua,โ aku Arif.ย
Seperti halnya di Kota Kiten dan Primorsko, di kota ini penontonnya banyak yang tersentuh ketika tim membawakan lagu โMoia Strana Moia Bulgariaโ dengan musik angklung.ย โMereka heran kami bisa membawakan lagu yang mereka anggap lagu patriotik. Para penari kami juga mendapat pujian,โ terangnya.ย
Penampilan tim di Kota Haskovo adalah untuk memenuhi janji Dubes RI Bunyan Saptomo kepada Mayor Haskovo, Georgi Ivanov, untuk mendatangkan tim kesenian ke kota tersebut.ย
Hari berikutnya, tim kesenian Indonesia diundang KBRI untuk memeriahkan perayaan HUT RI ke-69 yang diadakan pada tanggal 9 September 2014 malam di Sofia, tepatnya di Sofia Hotel Balkan.
Tim Indonesia selain menyuguhkan pertunjukkan angklung dan tari tradisional Indonesia kepada ratusan tamu yang hadir, termasuk para pengusaha.ย
โPada sesi angklung interaktif, kami membawakan lagu Canโt help falling in love with you, Happy, dan My country My Bulgaria serta lagu dangdut Indonesia Terajana yang membuat sejumlah tamu joget bersama,โ jelas Arif lagi.ย
Kata Arif, KBRI disana menjelaskan penampilan musik angklung di Bulgaria selama 9 hari ini merupakan yang pertama kali dalam sepuluh tahun terakhir. Musik angklung terakhir ditampilkan di Kota Plovdiv pada tahun 2004.ย
Prestasi tim kesenian Indonesia meraih juara satu dan Grand Prix Orpheus Prize di Festival Primorsko-Kiten atau Black Sea Festival 2014 serta berhasil memikat hati masyarakat Bulgaria, tentunya memberi dampak positif. Budaya Indonesia menjadi semakin dikenal secara lebih luas, bukan hanya bagi masyarakat Bulgaria, pun wisatawan yang tengah bertandang.ย
Arif berharap pemerintah Indonesia dalam kabinet baru nanti juga semakin mendukung tim kesenian Indonesia yang akan berlaga di ajang internasional. โTerlebih seni pertunjukkan tradisional, mulai dari penyediaan kostumnya, biaya produksi termasuk para senimannya,โ imbuhnya.ย
Naskah: adji kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)ย
Foto: adji k, dok Rumah Angklung & Georgi Nutsov Photographyย
Captions:ย
1. Tim kesenian Indonesia berfoto bersama dengan Dubes RI untuk Bulgaria.ย
2. Tim kesenian Indonesia usai beraksi di Black Sea Festival 2014 di Bulgaria.ย
3. Bule kagum dengan angklung.ย
4. Aksi tim kesenian indonesia di Black Sea Festival 2014 di Bulgaria.ย
5. Tim kesenian Indonesia saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta.