Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Film Sokola Rimba: Ketemu Suku Pedalaman dari Jambi

Jelajah by Jelajah
28.11.2013
Reading Time: 4 mins read
0
ADVERTISEMENT
Sokola Rimba (sumber poster dari sini)

Sokola Rimba diangkat menjadi film oleh Miles Production. Dengan setting di hutan Rimba, Jambi, film iniย memaparkan sebuah suku primitif, Rimba. Mira Lesmana selaku produser dan Riri Riza sebagai penulis skenario merangkap sutradara langsung mengikutsertakan anak-anak Rimba untuk membintangi film ini bersama Prisia Nasution.


Film ini membawa kita masuk ke pedalaman Rimba, Jambi, Sumatera bagian selatan. Butet Manurung (Prisia Nasution) dengan sabar mengajarkan anak-anak Rimba untuk membaca dan menulis. Untuk menuju ke pedalaman saja, perjuangan luar biasa. Apalagi untuk berinteraksi dan bernegosiasi dengan suku pedalaman itu.

Melalui film ini, kita berkenalan dengan anak-anak Rimba yang memiliki muka tanpa ekspresi dan tak berbaju. Begitulah orang suku itu hidup. Mereka masih sangat memuja alam sebagai tempat tinggal mereka.


Film Sokola Rimba sekilas mengingatkan kita pada film Miles Production yang mengangkat tata kehidupan daerah, seperti Laskar Pelangi dan film pendek Atambua 39 Derajat Celcius.ย 



Kearifan lokal menjadi suatu hal yang ditonjolkan di dalam film. Lengkap sudah, jika Belitung dan Atambua dieksplorasi sebelumnya, kini beralih ke Rimba. Miles Production tampaknya mau menjelajah Indonesia untuk mengangkat berbagai kearifan di dalamnya. Dan…. mereka berhasil.



Film ini sangat menarik. Sebenarnya dari awal saya mencari-cari, apa yang bisa diambil untuk kesan baik menonton film ini. Akhirnya saya temukan di paruh terakhir film, yaitu pohon madu. Sepanjang film yang didominasi musik alam alias suara berbagai binatang dan gesekan tumbuhan ini, Sokola Rimba bernada serius. Lihat saja pemain anak Rimba yang mukanya begitu polos. Mereka sukses memerankan diri sendiri. Memang itulah yang ingin diperlihatkan kepada penonton, kepolosan dan keprimitifan. Lalu, saat tengah asyik mengikuti alur perjalanan Rimba, kita dibawa tinggi melihat sebuah pohon tua dan raksasa. Saya terkagum dengan penataan kamera menyorot jauh hutan Rimba. Akhinya terlihat satu-satunya pohon pencakar langit, yang dengan angkuh berdiri di tengah hutan. Pohon tanpa dahan itu konon jadi pohon yang sudah sangat tua. Orang-orang Rimba percaya ada sebuah harapan dari pohon itu.



Bungo, salah satu anak Rimba menceritakan kisah mengenai mitos pohon yang tinggi itu. Layar bioskop berubah menjadi animasi perjalanan orang Rimba menantang maut mengambil madu di pohon madu. Mulanya saya agak terganggu dengan perubahan gambar menjadi animasi. Tapi, mitos yang diceritakan dengan polos itu memang mestinya digambarkan polos juga. Saya pun menjadi terhibur dan tertawa.



Orang-orang Rimba sangat percaya dengan hadiah dan kutukan. Pohon Madu ini menjadi simbolnya. Pohon tertinggi dan di Taman Nasional ini dianggap pohon pengharapan. Untuk mencapai puncaknya dan mengambil madu di atasnya dibutuhkan orang yang benar-benar siap dari fisik dan mentalnya. Saat memanjat pohon hampir disamakan dengan sebuah perjalanan panjang, penuh godaan, tekanan, dan tantangan. Dan saat ada pemanjat yang terjatuh dan pastinya langsung meninggal, mayatnya sudah tak perlu dikuburkan lagi karena jasad sudah menancap dan menyatu di tanah yang dalam.


Kalau menurut teman saya dari sebuah media online menulis pohon itu erat kaitannya dengan memohon. Lalu saya ingin menambahkan, madu yang tersimpan di sarang lebah di atas erat kaitannya dengan harta dan surga. Madu adalah sumber energi dan rasanya manis, surga bagi orang-orang Rimba. Tapi sayang, dirusak orang-orang yang mengaku hidup modern.



Dari pohon, pindah ke misi Butet Manurung. Butet ingin memasukkan ilmu pengetahuan untuk senjata si anak-anak Rimba. Yap, tagline “Pengetahuan adalah senjata” menjadi kata-kata yang selalu didengungkan oleh Butet.



Tapi saat bergesekan langsung ke pola pemikiran orang Rimba yang sulit diubah, tagline itu pada akhirnya berubah menjadi “Pengetahuan pada akhirnya menjadi sebuah kutukan” karena orang Rimba sangat mempercayai segala bentuk kutukan. Begitulah cara berpikir. Bagi orang modern, kita mengenal reward dan punishment. Orang Rimba sudah lebih dulu menerapkan itu berabad-abad dalam bentuk jamuan dan kutukan. Hanya bahasa dan makna yang berubah. Tapi pertanyaannya, mengapa kita tidak bisa tinggal berdampingan?!


Film Sokola Rimba berkata lewat gambar. Kesan dramatis tertutupi dengan kepolosan anak-anak Rimba. Film ini sangat baik buat ditonton. Film ini memang film cerita, ada tegangan tapi jangan harap ada penyelesaian, karena sampai kini memang belum ada yang bisa memecahkan apa yang di dalamnya.

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT
Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Pertemuan Soekarno dengan rakyat Papua, 1963

Dampak Sampah Hingga Pentingnya Pengelolaan Sampah di Perkotaan

Salad Sayur dengan Dressing Jeruk Sunskist

Iklan

Recommended Stories

Kuliner 131 – Mie Ayam Sakinah, Bandung

01.11.2010

BRI Makassar Somba Opu

13.05.2014

Wajah pemuda Deli di akhir abad ke-19, dari penjelajahan Odoardo Beccari

27.03.2015

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?