Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Hargo Dumilah – Perjalanan Menuju 3265 MDPL yang Penuh Hikmah (Part I)

Jelajah by Jelajah
13.03.2013
Reading Time: 3 mins read
0
Spot Ngafal Terbaik Santri HAQIN
ADVERTISEMENT
Tak ada bayangan di benak sebelumnya jika pada akhirnya kaki ini pernah menyusuri jalan-jalan setapak yang terkadang datar, namun tak jarang pula memiliki kontur yang terjal. Berjalan kaki dengan beban yang dipanggul di pundak, melawan tipisnya udara yang ada, namun setiap perjalanan selalu memiliki beragam makna.

Entah ada angin apa tiba-tiba saja saya meng-iya-kan ajakan teman saya untuk melakukan ekspedisi pendakian ke Gunung Lawu. Jujur saya tidak punya pegalaman sebelumnya untuk melakukan sebuah pendakian. Mungkin hanya sedikit pengalaman mendaki Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunung Bromo, dan terakhir adalah Bukit Sikunir ketika saya sedang melakukan KKN di kawasan Dieng. Lokasi-lokasi tersebut boleh dikatakan trek pendakian gunung “bukan sebenarnya”, karena medan yang ditempuh masih tergolong mudah. Perburuan sunrise di Bukit Sikunir inilah yang seolah menimbulkan rasa “ketagihan” untuk kembali menikmati suasana pagi dari atas pegunungan. Tanpa ada sebuah persiapan fisik sebelumnya, hanya membawa bekal seadanya, mengandalkan pengalaman dari dua orang yang pernah melakukan pendakian sebelumnya, dengan bermodalkan nekat dan tekat, akhirnya enam anak manusia berkelana memulai perjalanan untuk melakukan pendakian menuju puncak Gunung Lawu.
Apa saja yang saya bawa? Saya tak punya tas carrier, cari pinjaman pun tak sempat, akhirnya saya “hanya” membawa daypack berukuran 20 liter yang setia menemani saya ketika sedang berkelana. Hanya membawa sleeping bag, mie instan 2 bungkus, air minum 2 botol besar, beberapa bungkus cemilan, pakaian 3 potong, satu buah celana pendek, rain cover, jas hujan, uang seperlunya dan juga kamera. Sial, sleeping bag yang saya punya ternyata terlalu memakan tempat dan memiliki bobot yang lumayan berat, ditambah bantalan pada pundak tas daypack yang cukup tipis sehingga cukup membuat pundak terasa sakit jika mengangkat beban yang cukup berat di dalam tas. Untung saja rasa sakit ini bisa diakali dengan menggunakan jaket, sehingga bagian pundak tidak terlalu terasa sakit.

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Rabu, 30 Januari 2013
Sesuai kesepakatan dua hari sebelumnya, kami memutuskan Stasiun Lempuyangan sebagai meeting point pemberangkatan. Kami sepakat pukul 9 pagi seluruh anggota berkumpul untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Solo menggunakan jasa kereta Prameks, kereta komuter kebanggaan warga Jogja maupun Solo untuk melakukan mobilitas dari dan menuju kedua kota tersebut. Sekitar pukul 09.10 terlihat beberapa orang menggendong tas carrier dengan ukuran hampir setinggi anak usia balita. “Ah, akhirnya mereka datang juga !”, tapi entah apa yang mereka bawa, sepertinya barang bawaan saja terlalu simpel jika dibandingkan mereka. Pukul 09.36 pun kereta datang. Sial, pagi itu si kuning sudah cukup sesak dengan penumpang, namun saya beruntung masih mendapatkan tempat duduk di antara deretan panjang kursi yang terpasang. Estimasi waktu keberangkatan satu jam seperti jadwal yang terpajang pada tiket harus molor gara-gara si Prameks “ngambek”, berhenti di tengah-tengah perjalanan beberapa kali. Ah, mungkin saja rangkaian besi bermesin ini seharusnya sudah memasuki masa perawatan barangkali.
Hampir pukul 11 siang akhirnya kami tiba di Stasiun Balapan, stasiun terbesar di Kota Solo yang melegenda karena pernah dijadikan sebagai judul sebuah tembang. Tujuan berikutnya adalah Terminal Tirtonadi, untuk mencari bus dengan tujuan daerah Tawangmangu. Kami berenam berjalan kaki menyusuri perkampungan yang terletak di antara stasiun dan terminal. Terik matahari yang menyengat seolah tak kami hiraukan, hanya candaan di sepanjang perjalanan seolah melupakan beban yang kami bawa. Tak selang berapa lama kami berjalan akhirnya masuk juga di area terminal. Tanpa ragu sang petugas pun memberitahukan letak bus yang kami tuju. Sebuah bus ekonomi pun siap membawa kami menuju daerah Tawangmangu, sebuah sudut di lereng Gunung Lawu. Sang kernet cukup cekatan menata barang-barang yang kami bawa, sepertinya dia sudah terbiasa menata barang-barang bawaan miliki pendaki yang menumpang bus mereka. Perjalanan Solo-Tawangmangu pun terasa cukup menyengat. Bus ekonomi ini harus beberapa kali “nge-time” berhenti untuk mencari penumpang. 
Solo-Tawangmangu sepuluh ribu, satu jam perjalanan memakan waktu. Seolah saya berada di dalam sebuah mesin waktu, melihat anak-anak sekolah berseragam pulang bersama dalam satu bus yang saya tumpangi. Sepertinya baru saja kemarin saya memakai seragam seperti yang mereka kenakan, namun sekarang tak terasa saya sudah memasuki angkatan tua pada jurusan saya. Dalam sebuah pemberhentian nampak seorang bapak tua yang berjuang menjajakan buku-buku “usangnya”. Usang dalam artian entah tahun kapan buku-buku tersebut sudah diterbitkan. Para penjaja asongan beserta musisi jalanan datang silih berganti dan kadang tak saya hiraukan. Ah sepertinya lebih nyaman jika memejamkan mata sejenak sekedar untuk menghemat tenaga.
ADVERTISEMENT
Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Variasi Resep Martabak Manis dan Martabak Gurih (Asin)

TikTok Kembali Heboh: Tren “S-Line” dan Garis Merah di Kepala Picu Kontroversi Panas

Dua wanita penjual kain batik zaman doeloe

Iklan

Recommended Stories

Bank Mandiri KCP Daan Mogot Tangerang

11.01.2016

Sebuah Novel Mengantarkan Molly Carlson Menjadi Mualaf

23.08.2012
Anak-istri dan keluarga para polisi lokal bentukan Belanda di Merauke, 1945 (2)

Anak-istri dan keluarga para polisi lokal bentukan Belanda di Merauke, 1945 (2)

10.10.2023

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?