Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Seribu Wajah dan Kisah Tapal Batas Indonesia-Timor Leste

Jelajah by Jelajah
29.10.2012
Reading Time: 4 mins read
0
ADVERTISEMENT
Wilayah perbatasan makin dilirik wisatawan. Tak terkecuali di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Pasalnya ada banyak hal menarik di sana. Ada banyak kisah yang tak pernah habis untuk diceritakan. Dan jelas ada perbedaan wajah terdepan di antara kedua negara bertetangga itu. 

Di ujung Mota’Ain, wilayah perbatasan milik Indonesia, ada deretan bangunan permanen dengan dinding bercat kuning dan beratap genteng berwarna hijau yang berfungsi sebagai kantor-kantor. Ada kantor khusus bea cukai, imigrasi, karantina, kepolisian dan lainnya.
Di belakang bangunan itu ada jejeran kios pasar tradisional Mota’Ain dan juga warung makan, salah satunya warung makan RW alias daging anjing.

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Salah satu rekan bertanya RW itu apa? Rekanku yang lain langsung menjawab RW itu singkatan Raja Wug-Wug. Jawabannya itu kontan jadi bahan tertawaan rekan-rekanku yang lain.

Di sisi lain, ada sebuah bank swasta merangkap money changer secara legal. Kendati buka, bank itu nampak sepi. Di depannya ada papan putih bertuliskan harga beli 1 dollar AS Rp 9.500, harga jualnya Rp 9.650, yang disandarkan di atas kursi plastik berwana biru.

Dan di sisi kiri bank tersebut ada gedung Pos Mota’ain berdinding cat hijau muda dan di samping gerbang ada tenda hijau tempat tentara kita tengah berjaga-jaga. Beberapa lagi berjaga di pos pertama sebelum perkantoran dan di pos gerbang selamat datang Indonesia.

Di samping gerbang itulah ada batu putih dengan lempengan hitam yang ditandatangani oleh menteri luar negeri RI Hasan Wirayuda dan perwakilan dari Timor Leste Ramos Horta tertanggal 30 Agustus 2005. Dua tandatangan itu sebagai garis akhir wilayah Indonesia dan awal dari negara muda Timor Leste.

ADVERTISEMENT

Di sebelah batu tugu, ada Jembatan Mota’Ain I yang berpagar semen dengan cat merah putih. Jembatan itu berada di atas sungai yang menjadi pembatas alam antara wilayah RI dengan Timor Leste.

Sebelum perkantoran itu, ada rumah makan padang yang dibuka seorang ibu dari Jawa Timur. Dan ada juga rumah makan bermenu masakan Jawa.

Meski kedua warungnya sederhana justru keduanya menjadi primadona bukan hanya warga Indonesia yang tinggal di perbatasan itu termasuk para pegawai perkantoran serta tentara, pun warga Timor Leste yang ada di perbatasan, para pegawai, dan juga tentara negara muda yang dulunya merupakan bagian dari provinsi RI yang bernama Timor-Timor.

Kedua warung itu, setiap hari ramai pembelinya. Banyak warga dan polisi Timor Leste yang berjalan kaki menembus perbatasan, hanya untuk makan di warung yang berada sekitar seratus meter dari tapal batas.

Warga lokal Timor Leste cukup melapor ke petugas imigrasi di loket keberangkatan yang ada di bagian depan dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) negaranya. Setelah kenyang mereka kembali mengambil KTP-nya lalu pulang berjalan kaki lagi melewati gerbang perbatasan.

Beberapa orang Timor Leste mengaku masakan yang dijual di kedua warung itu lebih enak dan variatif di banding yang ada di wilayah perbatasan Timor Leste.

Petugas imigrasi di Atambua sempat menjelaskan kalau masyarakat perbatasan yang biasa modar-mandir Timor Leste ke daerah perbatasan Indonesia cukup menunjukan pemakai lintas batas.
Sementara yang bertujuan khusus wisata dan lainnya selama beberapa hari, harus menggunakan paspor dengan membayar visa. “Warga Timur Leste dikenakan visa Rp 35.000 per orang sedangkan warga Indonesia yang hendak ke Timor Leste lebih murah dikenakan visa Rp 30.000 per orang,” jelas petugas itu.

Sebenarnya, beberapa ratus meter sebelum di ujung Mota’Ain itu, pemandangan menarik sudah saya jumpai saat berada di depan Polsubsek Mota’Ain, yang berada tepat di pertigaan jalan arah ke Atapupu, Silawan, dan arah ke perbatasan.

Setiap mobil yang ingin ke perbatasan harus membuka kaca dan turun melapor maksud dan tujuan ke petugas polsubsek tersebut. Petugas kepolisian cukup ramah menyapa pengunjung. 

Yang menarik, di sana ada beberapa warga lokal menawarkan mata uang dolar Amerika, baik kepada warga Indonesia yang hendak ke Timor Leste atau sebaliknya. Aksi mereka terang-terangan.

Sejak menjadi negara, Timor Leste menggunakan mata uang dolar Amerika. Sejak itu pula dolar bukan hal baru di Mota’Ain. Terlebih perbatasan Mota’Ain menjadi perbatasan utama Indonesia dengan Timor Leste. Pintu perbatasan lainnya ada di Motamasin masih di Kabupaten Belu, Napan dan Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara, serta Oepoli di Kabupaten Kupang.

Puas berfoto-foto di gerbang selamat datang Indonesia di Mota’Ain, saya dan rekan-rekan lain memasuki wilayah Timor Leste didampingi salah seorang TNI. Bambang, namanya yang mengaku sudah 6 bulan bertugas di tapal batas itu.

Kalah Megah

Cerita tentang wilayah terdepan Timor Leste lebih bagus, mentereng, dan canggih terjawab sudah ketika saya memasuki halaman depan Timor Leste.

Sama halnya dengan perbatasan lainnya, pembangunan dan infrastruktur di pintu perbatasan Motaain dan Motamasin di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini kalah cepat dan kalah lengkap dibanding dengan milik pemerintah Timor Leste. Padahal negara tetangga itu baru baru merdeka 10 tahun itu.

“Infrastruktur di pintu perbatasan di Timor Leste lebih megah bahkan canggih karena dilengkapi dengan peralatan seperti mesin pendeteksi barang masuk dan keluar. Di kita masih manual,” aku Bambang.

Sebelum masuk ke pintu gerbang Timor Leste berupa loket dan sebuah bangunan besar, ada jembatan berkerangka baja yang menarik perhatian bertuliskan selamat datang di Timor Leste.

Di depan loket ada tugu yang bertuliskan Timor Leste.
Banyak pengunjung yang berfoto di jembatan dan berlatarbelakang tugu itu, termasuk saya dan beberapa rekan. Ini membuktikan, bangunan yang dibuat menarik, akan menarik perhatian orang.

Kendati wajah terdepan Indonesia dengan Timor Leste kalah megah dan lengkap, tetap saja warga Timor Leste yang berada di perbatasan memilih belanja dan makan di wilayah Indonesia. Bahkan beberapa lainnya memilih berwisata ke beberapa obyek wisata yang ada di sekitar Mota’Ain.
Biasanya mereka menggunakan mobil travel dari Timor Leste sampai di Mota’Ain lalu ganti mobil travel menuju Atambua, ibu kota Kabupaten Belu.

Obyek-obyek wisata yang biasa mereka kunjungi antara lain Pasir Putih, Sukaer Laran, Kolam Susuk, dan Tanjung Gurita yang berjarak beberapa kilometer dari Mota’Ain, termasuk menyaksikan sejumlah acara Festival Wisata Perbatasan Timoresia di Atambua dan pacu kuda di Desa Tnimanu yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Belu, NTT setiap tahun.

Naskah & Foto: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Saat Andong di tarik Kambing

Memutar Waktu di Benteng Lapis Tujuh Bukit Makes

Iklan

Recommended Stories

(Video) Detik-detik Saat Serangan Teror di Stadion Stade de France Paris

(Video) Detik-detik Saat Serangan Teror di Stadion Stade de France Paris

14.11.2015
Kota Gudeg Tuan Rumah City of Volcano

Kota Gudeg Tuan Rumah City of Volcano

07.09.2014
Landasan Bathil Ahli Tamyii’ yang Menyelisihi Sunnah

Foto Bapak dan Ibu Negara di tahun 1970

08.02.2015

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

23.01.2026
Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?