Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Hot
    • Galeri
    • Populer
    • Viral
    • Terviral
    • Terbaik
    • Trending
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Perang Dunia Ke 3 Sudah Mulai dan Sedang Terjadi

    Perang Dunia Ke 3 Sudah Mulai dan Sedang Terjadi

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerita
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Hiburan
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Religi
    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

  • Tekno
  • More
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Hot
    • Galeri
    • Populer
    • Viral
    • Terviral
    • Terbaik
    • Trending
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Perang Dunia Ke 3 Sudah Mulai dan Sedang Terjadi

    Perang Dunia Ke 3 Sudah Mulai dan Sedang Terjadi

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerita
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Hiburan
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Religi
    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

  • Tekno
  • More
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bahasa (273): Bahasa dan Sebutan Bilangan dalam Berbagai Bahasa; Navigasi Pelayaran Perdagangan di Nusantara

Tempo Doelo by Tempo Doelo
1 Februari 2024
Reading Time: 25 mins read
Donasi
0
ADVERTISEMENT


RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik Disini

Bahasa memiliki aksara dan
bilangan memiliki lambang. Elemen dasar suatu bahasa adalah kosa kata. Sebutan
bilangan termasuk dalam daftar kosa kata suatu bahasa. Tentang bahasa-bahasa di
nusantara terdapat kosa kata yang mirip satu sama lain dan selebihnya adalah
perbedaan. Demikian juga sebutan bilangan antara satu bahasa dengan bahasa
lainnya ada kemiripan dan perbedaannya. Tentu saja menjadi menarik untuk
diperharikan bagaimana sebutan bilangan terbentuk?


ADVERTISEMENT

Daftar
angka dalam berbagai bahasa. Berikut ini adalah daftar angka dari digit 0 – 10
dalam berbagai bahasa: (1) Rumpun bahasa Arab (2) Rumpun bahasa Aramik (3)
Rumpun bahasa Ibrani (4) Rumpun bahasa Semitik Timur (5) Rumpun bahasa Ethiopia
(6) Rumpun bahasa Mesir (7) Rumpun bahasa Austroasiatik (8) Rumpun bahasa
Austronesia: Aceh, Bali, Banjar, Batak, Bugis, Jawa (Kawi), Jawa (Kuno),
Kelantan-Pattani, Madura, Makassar, Melayu, Minangkabau, Sasak, Sunda, Melayu
Terengganu, Melayu Tetun, Lawangan, Cebuano, Malagasy, Sangir-Minahasa, Tagalog
dan Waray-Waray; (9) Rumpun bahasa Papua Barat: Ternate dan Tidore.
(Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah bahasa dan sebutan bilangan
dalam berbagai bahasa? Seperti disebut di atas diantara bahasa-bahasa nusantara
terdapat sebutan bilangan yang mirip dan sebutan bilangan yang berbeda.
Navigasi pelayaran perdagangan di Nusantara. Lalu bagaimana sejarah bahasa dan sebutan
bilangan dalam berbagai bahasa? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe,
semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan
sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
Link   https://www.youtube.com/@akhirmatuaharahap4982

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.

Bahasa dan Sebutan Bilangan dalam Berbagai Bahasa;
Navigasi Pelayaran Perdagangan di Nusantara 

Dalam perbandingan bahasa-bahasa, tidaklah mudah
memperbandingkan semua kosa kata dalam satu bahasa dengan bahasa lainnya. Salah
satu yang paling mudah adalah sejumlah kosa kata elementer diperbandingkan
antar bahasa. Dalam hal ini dikhususkan hanya memperbandingkan kosa kata elementer
untuk sejumlah sebutan bilangan. Dengan mengacu pada sebutan bilangan bahasa
Melayu, dapat dijadikan sebagai permulaan untuk sebutan bilangan dalam bahasa
Batak dan bahasa Jawa. Kedua bahasa ini sebutan bilangan mirip satu sama lain.


Bilangan/angka satu dalam bahasa Batak disebut sada, sementara dalam
bahasa Jawa adalah sidji: 2=dua (loro), 3=tolu (telu),  4=opat (papat), 5=lima (lima), 6=onom (enem), 7=pitu
(pitu), 8=walu (wolu), 9=sia (sanga)=10=sapulu (sepuluh); 11=sapulu sada
(sebelas), 12=sapulu dua (dua belas), 100=saratus (serratus), 1000=saribu
(seribu)..  

Sebutan bilangan Batak mewakili pulau Sumatra,
sebutan bilangan Jawa mewakili pulau Jawa. Untuk pulau Sulawesi adalah bahasa
Bolaang Mongondow: 1=
tougo atau tobatu; 2=dohowa, dojowa, dorowa, déowa atau duwa; 3=tolu, 4=opat, 5=lima, 6=onom, 7=pitu, 8=walu, 9=sijou, 10=mopulu, 11=mopulu bo minta, 12=mopulu bo dohowa. Sepintas antara bahasa
Batak dengan bahasa Bolaang Mongondow lebih mirip jika dibandingkan dengan
bahasa Jawa.


Salah satu bahasa di bagian tengah pulau Sulawesi adalah bahasa Toradja:
1=m
isa, issaq, 2=dadua (dua), 3=tallu, 4=apa (aqpaq), 5=lima, 6=annan, 7=pitu, 8=karua, 9=kasera, 10=sangpulo; 11=sangpulo misam 12=sangpulo
dua
. Untuk sebutan bilangan
belasan, bahasa Bolaang/Minahasa dan Toradja lebih mirip bahasa Batak jika
dibandingkan bahasa Jawa.

Bagaimana dengan bahasa Manggara? 1=sa, 2=sua, 3=telu,
4=pat, 5=lima, 6=enem, 7=pitu, 8=alo, 9=siok, 10=sempulu, 11=sempulu sa, 12=sempulu
sua. Bahasa Ende:
1=esa, seesa, 2= rua, esa rua, 3=terhu, esa terhu, 4=wutu, esa wutu, 5=rhima, esa rhima. Sebutan angka lima mungkin ada kaitannya dengan zima yang mana bahasa Ende zima artinya tangan yang memiliki
jari
, 6=rhima esa; 7=rhima rua, 8 =rua mbutu, 9=tera
esa
, 10=semburhu, 11=semburhu se esa; 12=semburhu esa ruam dst. 16=semburhu esa rhima
esa.


Struktur sebutan belasan dalam bahasa Ende mirip dengan bahasa Toradja.
Minahasa dan Batak. Namun untuk bilangan 6 dalam bahasa Ende sangat khas yakni
rhima esa. Sebutan bilangan 6 seakan
ingin menyatakan penambahan (5+1); sementara untuk angka 8 sebagai pengurangan:
10-2 (rua mbutu). Struktur sebutan bilangan 8 mirip dalam bahasa Melayu kuno dua
lapan (2-8). Apakah angka 6, 7, 8, 9 merujuk pada lambang bilangan bahasa Romawi?
Padanan angka 8 (dua lapan) adalah salapan (sa-lapan) dalam bahasa Sunda. Dalam
perkembangannya diketahui sebutan bilangan salapan dalam bahasa Melayu menjadi
sambilan (sa-ambilan?). Catatan: 1=sada dalam bahasa Batak, sa dalam bahasa
Melayu kuno dan Manggarai dan esa dalam bahasa Ende plus bahasa Lampung sai;
bandingkan dengan sidji (Djawa), hidji (Soenda), ciek (Minangkabau), sikok (Djambi/Palembang)
dan sedidi (Bugis). 

Padanan angka 8 (dua lapan) dan salapan (sa-lapan) dalam bahasa Sunda
mirip dengan bahasa Cham, sementara dua lapan menjadi delapan dalam bahasa
Melayu dan muncul sebutan sembilan dalam bahasa Melayu/Minangkabau.

Secara umum bahasa-bahasa di nusantara paling tidak dalam
struktur sebutan bilangan dapat dikelompokkan ke dalam tiga bentuk: bahasa
Batak terutama sapulu sada; bahasa Jawa terutama sebelas dan bahasa Ende yang
mirip Romawi (penambahan/pengurangan). Dalam hal ini lambang dasar bilangan Romawi
terdiri dari I = 1, V = 5, X = 10, L = 50, C = 100, D = 500, M = 1000,
sementara untuk bilangan lainnya merupakan kombinasinya.


Lambang bilangan/angka Romawi sejatinya berbentuk huruf/aksaranya sendiri
(I, V, X. L, C, D dan M). Sangat simple. Dasarnya hanya dengan mengetahui
aksara Romawi akan mengetahui lambang angka Romawi.  Berbeda dengan lambang/angka Jawa yang cukup
rumit. Bagaimana dengan lambang bilangan Batak? Bukan lambang huruf tetapi
ditentukan dengan bentuk yang berbeda dari aksaranya. Bentuk bilangan Batak
adalah bentuk geometris (garis dan bidang; titik dan ruang implisit). Tampaknya
dari lambang bilangan dari berbagai aksara yang ada hanya lambang bilangan
bahasa Batak yang berbentuk geometris. Mengapa? Yang dimaksud geomotrik dalam
hal ini titik. garis, bidang dan ruang, yang mana kumpulan titik adalah garis
(dimensis atu); hubungan garis adalah bidang (dimensi dua); hubungan bidang
adalah ruang (dimensi tiga). Pada masa ini operasi bilangan adalah system aritmatika
dan operasi geometric adalah system kalkulus. Dalam nomor/angka bilangan Batak,
angka 1, 2, 3 adalah garis (mirip angka 1, 2 3 Romawi). Bagaimana dengan angka
4? Yang jelas berbeda dengan angka Romawi. Angka 4 Batak eksplisit adalah
bentuk bidang segitiga (kumpulan tiga garis) tetapi dihitung secara ruang.
Artinya segi tiga adalah bidang paling sedikit sisinya (hanya tiga). Jika
dibuat menjadi ruang, jumlah bidangnya menjadi empat. Oleh karena itu ditulis bidang
segitiga tetapi dihitung ruang segitiga (diamond). Bagaimana dengan angka 5?
Empat garis yang dicoret sehingga jumlahnya lima garis. Angka 6 dilambangkan
dengan bentuk empat persegi (kubus). Seperti segitiga untuk angka 4, bidang
kubus dalam hal ini dihitung ada enam bidang pada ruang.  Sementara angka 7 dilambangkan dengan cara
meminjam dari sebagian lambang angka 5 (dua garis; haris lurus dan garis
diagonal). Bagaimana dengan angka 8? Dua gabungan segitiga yang jumlah
bidangnya adalah 2 kali empat bidang sebanyak 8 (delapan) bidang. Sedangkan
angka 9 adalah angka 7 yang ditambahi garis pendek (yang tampak sebagian dari
bentuk angka 8). Bagaimana dengan angka 10? Yang jelas dalam aksara Batak tidak
ada angka nol (kosong).  Lambang angka 10
dibuat dalam bentuk satu garis yang menyatakan satu dan di depannya lambang
bilangan puluh (berbentuk ketupat/jajaran genjang) sehingga dibaca sada pulu
yang disingkat menjadi sapulu. Bagaimana dengan angka 11? Yang jelas tidak ada
kosa kata belas dalam bahasa Batak. Dalam bahasa Batak angka 11 dibaca sapuluh
sada, 12-sapulu dua, dst. 20 (dua puluh), 21-duapuluh sada. Penulisan dan
pembacaan (lisan) bersifat biner (1-0; sada ketupat/jajaran genjang). Last but
not least. Bagaimana dengan 100? Dua ketupat/jajaran genjang dibaca ratus (misalnya
saratus, dua ratus); tiga ketupat dibaca ribu (misalnya saribu, dua ribu).
Demikian seterusnya bersifat biner.

Dengan mengacu pada tiga bentuk struktur sebutan
bilangan yang disebut di atas, dapat diperbandingkan lebih lanjut dengan
bahasa-bahasa lainnya terutama ke wilayah timur (Maluku dan Papua) dan ke
wilayah utara (Filipina dan Formosa). Secara khusus sebutan bilangan yang
diperbandingkan adalah sebutan bilangan Jawa dan sebutan bilangan Batak. Dalam
hal ini ingin menjawab seberapa luas (seberapa jauh) sebutan bilangan Batak dan
bilangan Jawa memiliki kemiripan dengan bahasa-bahasa lainnya.


Bagaimana dua bahasa utama Austronesia (Batak dan Jawa) pada dasarnya
berbeda dapat diperhatikan dalam struktur sebutan bilangan. Ada beberapa
bilangan satuan berbeda sebutannya antara bahasa Batak dan bahasa Jawa seperti
1=sada vs siji dan 2=dua vs loro, tetapi sama untuk 3=tolu vs telu. Untuk
sebutan bilangan belasan berbeda antara bahasa Batak dan bahasa Jawa. Bahasa
Batak bersifat biner seperti 11=sada pulu (sapulu) sada, 12=sada pulu (sapulu) dua
yang dapat disederhanan menjadi 10+1 dan 10+2, sementara bahasa Jawa dengan
sebutan berbeda: 11=sebelas, 12=dua belas yang dapat disederhanakan: 1+10 dan 2+10.
Mengapa pola sebutan belasan kedua bahasa berbeda? Lambang bilangan Batak mirip
lambang bilangan Sumeria dan Maya, tetapi lambang bilangan Jawa lebih mirip
pada aksara-aksara di India. Dalam hal ini lambang dan sebutan bilangan seakan
terisolasi diantara bahasa-bahasa India/Jawa. Sementara pola lambang bilangan belasa
Batak yang mirip Sumeria dan Maya (bahasa yang sudah punah dan tidak diketahui
cara penyebutannya), tetapi sebutan bilangan belasan Batak mirip dengan bahasa
Armenia (di sebelah timur lau Sumeria), bahasa Kazak, bahasa Uzbek, bahasa
Mongolm bahasa Cina dan bahasa Jepang (yang bersifat biner). Sedangkan sebutan
bilangan belasan bahasa Arab berbeda untuk belasan (yang dibaca dari kanan ke
kiri) seperti 1+10 dan 2+10. Pola sebutan bilangan Arab ini mimiliki pola yang
sama dengan bahasa-bahasa di Eropa mulai dari Rusia ke arah barat hingga Inggris
dan juga memiliki pola sebutan yang sama dengan bahasa-bahasa ke arah tenggara seperti
bahasa Sanskerta dan bahasa-bahasa di India dan seterusnya hingga ke Jawa.   

Tunggu deskripsi lengkapnya

Navigasi Pelayaran Perdagangan di Nusantara: Bilangan
dan Hitungan Menjadi Penting

Seperti disebut di
atas, sebutan bilangan 6 dalam bahasa Ende sangat khas, sebutan seakan ingin
menyatakan penambahan (seperti 5+1) dan pengurangan: 10-2 (seperti rua mbutu). Sebutan
ini mirip dengan cara melihat lambang bilangan Romawi. Besar dugaan hal itu
terjadi karena misionaris Portugis mendirikan stasion di pulau Ende pasca
VOC/Belanda menduduki Malaka tahun 1641.

Di wilayah barat Ende di Manggara sebutan bilangan adalah sebagai
berikut: 1=sa, 2=sua, 3=telu, 4=pat, 5=lima, 6=enem, 7=pitu, 8=alo, 9=siok, 10=sempulu,
11=sempulu sa, 12=sempulu sua. Sementara di wilayah timur Ende di Lamaholot sebutan bilangan
sebafai berikut: tou = 1, rua = 2, telo = 3, pat = 4, lema = 5, nemu = 6, pito
= 7, buto = 8, hiwa = 9, pulo = 10, pulok tou = 11, pulok rua = 12. Oleh karena
itu sebutan bilangan di Ende bersifat unik, sebutan mengacu pada lambang
bilangan Romawi. Sedangkan sebutan bilangan Manggarai dan Lamaholot murip
dengan sebutan bilangan Batak. Lambang bilangan Romawi berbasis huruf dalam
aksara Romawi, sedangkan lambang bilangan Batak bersifat geometris (baris,
bidang dan ruang) dan pengulangan bilangan bersifat biner (1-0).

Di pulau Kei di wilayah selatan sebutan bilangan
dalam bahasa
Kei adalah sebagai berikut: 1=ain(mehe)/(ain)sa; 2=(ain)ru; 3=(ain)tel; 4=(ain)faak; 5=(ain)lim; 6=(ain)nean; 7=(ain)fit; 8=(ain)wau; 9=(ain)siuw; 10=(ain)vut. Untuk pengylangan bilangan
dalam belasan sebagai berikut: 11=
vut ainsa; 12=vut ainru; 13=vut aintel. Di wilayah utara seperti di Sangihe sebutan
bilangan sebagai berikut: 1=
kesa; 2=darua;
3=tatelu; 4=epa’; 5=lima; 6=enung; 7= pitu; 8=ualu; 9=sio; 10=mapulo. Untuk sebutan
bilangan belasan11=mapulo esa; 12=mapulo dua.


Ini
mengindikasikan sebutan bilangan Kei (timur/selatan) dan Sangihe (timur/utara)
mirip dengan sebutan bilangan di Batak (barat/utara). Jika sebutan bilangan
Batak sebagai acuan, terkesan sebutan bilangan Kei terjadi pemenggalan huruf,
sementara sebutan bilangan Sangihe sebaliknya menggandakan huruf.

Wilayah bahasa diantara kedua tersebut di wilayah tengah
di Makian sebutan bilangan sebagai berikut: 1=pso; 2=plu, 3=ti, 4=ph t; 5=plim;
6=pwo nam, 7=Phit, 8=powal; 9=psi wo; 10=yoha so; 11=yoha so lop ps; 12=yoha so
lop plu. Sementara di wilayah Ternate sebagai berikut: 1=Rimoi; 2=Romdidi: 3=Ra’ange:
4=Raha: 5=Romtoha: 6=Rara: 7=Tomdi: 8=Tufkange: 9=Sio: 10=Nyagimoi: 11=Nyagimoi
se Rimoi; 12= Nyagimoi se Romdidi; 13=Nyagimoi se Ra’ange.


Sebutan
bilangan di Makian dabn Ternate (Maluku) terkesan memiliki asal usul bahasa
sendiri dan memiliki pola yang tercanpur. Apakah karena kota Makian dan kota
Ternate di masa lampau sebagai kota-kota perdagangan utama? Untuk menjelaskan
ini kita perlu menambahkan bahasa-bahasa di sekitarnya tetapi letaknya dari dua
kota ini lebih ke kepedalaman di pulau Halmahera dan pulau Seram.

Di kepulauan Filipina juga banyak ragam bahasa. Di
wilayah selatan adalah bahasa Cebuano: 1=usa, 2=duha, 3=tulo, 4=upat, 5=lima,
6=unom, 7=pito, 8=walo, 9=siyam dan 10=napulo pulo, 11=napulo usa, 12=napulo duha.
Di wilayah tengah adalah bahasa Tagalog:
1=isa, 2=dalawa, 3=tatlo, 4=apat, 5=lima, 6=anim, 7=pito, 8=walo, 9=siyam, 10=sampu, 11=labing-isa, 12=labindalawa, 13=labintatlo. Di wilayah utara adalah bahasa Ilocano: 1=maysa, 2=dua. 3=tinggi, 4=uppat, 5=lima, 6–masuk, 7=pito, 8=walo, 9=Siam, 10=sangapulo menarik, 11=sangapulo
ket maysa
, 12=         sangapulo
ket dua
.


Sebutan bilangan di bahasa-bahasa di Filipina seperti Cebuani, Tangalog
dan Ilocano lebih mirip sebutan bilangan bahasa Batak daripada bahasa Melayu.
Jika sebelumnya sebutan bilangan yang semakin jauh ke selatan/timur seperti Kei
dan Makian, tampaknya sebutan bilangan di pulau-pulau utara di Filipina terkesan
kembali semakin dekat semakin mirip dengan sebutan bilangan Batak. Boleh jadi
jaraknya lebih dekat secara geografis.

Bagaimana dengan pulau-pulau yang lebih jauh di
utara seperti pulasu Formosa (Taiwan) dan pulau Ryuku (Jepang)? Meski Formosa
terbilang satu pulau tetapi memiliki ragam bahasa. Sebutan bilangan bahasa Amis:
1=cecai, 2=tosa, 3=tolo, 4=spat, 5=lima, 6=enem, 7=pito, 8=falo, 9=siwa, 10=mo^tep;
bahasa Sakizaya sebagai berikut: 1=cacai, 2=tosa, 3=tolo, 4=sepat, 5=lima, 6=enem,
7=pito, 8=walo, 9=siwa, 10=cacay a bataan; bahasa Seediq: 1=kingal, 2=daha, 3=teru,
4=sepac, 5=rima, 6=mmteru, 7=mpitu, 8=mmsepac, 9=mngari, `10=maxal. Khusus
untuk angka 6 adalah anem (bahasa Basay), nem (bahasa Trobiawan), nem (bahasa Linaw)
dan angka 4 adalah sepat untuk Basay, Trobiawan dan Linaw.


Di sebelah timur laut pulau Formosa adalah kepulauan Ryukyu yang masuk wilayah
Jepang. Rumpun bahasa Ryukyu antara lain Amami Oshima, Shuri (Okinawa), Hatoma
(Yaeyama), Miyako dan Yonaguni. Sebutan bilangan bahasa awal Ryukyu adalah
sebagai berikut: 1=pito, 2=puta, 3=mi, 4=yo, 5=e tu, 6=mu, 7=nana, 8=ya, 9=kokono,
10=dua.

Sebutan bilangan semakin jauh ke utara (Taiwan dan
Okinawa) semakin jauh pergeserannya dengan sebutan bilangan bahasa Batak. Bahkan
di kepulauan Ryukyu berbeda sama sekali. Hal serupa ini juga ditunjukkan semakin
jauh ke timur (Kei dan Papua) semakin jauh pulau pergeseran sebutan bilangan
dengan bahasa Batak. Bagaimana dengan bahasa-bahasa di wilayah Pasifik (sebelah
timur Papua)? Pertanyaan yang sama juga untuk pulau Malagasi (Afrika).

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan
(ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami
ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah
catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetSendShare
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11 Juli 2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10 Juli 2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

9 Juli 2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

8 Juli 2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

7 Juli 2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

6 Juli 2024
Next Post

√ Pengertian Belajar Menurut Para Ahli Beserta Karakteristik, Tujuan, dan Jenis-jenisnya

Mudik Selamat, Aman, dan Nyaman Menggunakan Transportasi Udara

Dibuka, Rekrutmen Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) Tahun 2024

Iklan

Recommended Stories

[Lirik+Terjemahan] NGT48 – Watashi no Tame ni (Demi Diriku)

26 April 2018

INSPIRASI EKO KRISYANTO

4 Oktober 2011

Perundingan Linggarjati – Cilimus

4 September 2014

Popular Stories

  • The Uncut

    Sejarah Bahasa (227): Bahasa Boano Pulau Boano di Kepulauan Maluku; Bahasa Boano dan Orang Boano di Pantai Barat Sulawesi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • How to Instantly Get Updated & Get Inspired: My 10 Favorite TED Talks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral “Cukur Kumis” Ramai Dicari Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Chindo Adidas Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

7 Maret 2026
Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

7 Maret 2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Gosip
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Perang Dunia
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu
  • Video

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Berita
    • Explore
      • Food & Travel
      • Kuliner
      • Sejarah
      • Review
    • Bisnis
    • Edukasi
    • Entertainment
      • Lifestyle
    • Otomotif
    • Religi
    • Sports
    • Teknologi & Sains
  • Terbaru
  • Join Komunitas
  • Pasang Iklan Gratis
  • Trading & Investasi
  • Seputar Bisnis
  • Biodata Viral
  • Networks
    • Berita Viral
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Seputar Bangka
    • Seputar Kripto
    • Tempo Doeloe
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?