Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Mahasiswa (30): Pribumi Studi ke Eropa, Tidak Hanya di Belanda; Abdoel Rivai, Ratoelangi hingga MO Parlindoengan

Tempo Doelo by Tempo Doelo
20.08.2023
Reading Time: 11 mins read
0
Sejarah Mahasiswa (30): Pribumi Studi ke Eropa, Tidak Hanya di Belanda; Abdoel Rivai, Ratoelangi hingga MO Parlindoengan
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Mahasiswa dalam blog ini Klik Disini

Pada
saat belum ada perguruan tinggi di Indonesia semasa Pemerintah Hindia Belanda,
pelajar/mahasiswa pribumi asal Hindia tidak hanya di Belanda. Beberapa kota di
Eropa juga menjadi pilihan. Mengapa? Lalu bagaimana reaksi orang Belanda di
Belanda? Tidak mempermasalahkan. Bagaimana dengan reaksi mahasiswa Belanda asal
Hindia dan pejabat Belanda di Hindia Belanda? Kapan mahasiswa asal Indonesia
menuju perguruan di Amerika Serikat?


Mayoritas
Pelajar Indonesia Pilih Negara Uni Eropa Sebagai Tujuan Studi Luar Negeri. Cindy
Mutia Annur. 21/03/2022. Mayoritas pelajar Indonesia memilih negara-negara
Uni Eropa sebagai tujuan studi di luar negeri dari beasiswa, menurut laporan
ISEAS-Yusof Ishak Institute. Persentase pelajar yang memilih studi di Uni Eropa
sebanyak 19,1%. Amerika Serikat menjadi negara kedua terbanyak sebagai tujuan
studi luar negeri dari beasiswa. Persentasenya mencapai 18,3%.
Posisi ketiga ditempati
Britania Raya dengan persentase sebanyak 11,5%. Kemudian, Jepang dan Tiongkok
dipilih sebagai negara tujuan studi di luar negeri dari beasiswa masing-masing
sebanyak 10,7%. Selanjutnya, sebanyak 8,4% responden memilih negara-negara di
Asia Tenggara. Lalu, masing-masing sebanyak 7,6% responden memilih Australia
dan Selandia Baru sebagai negara tujuan studi di luar negeri dari beasiswa. Sementara
itu, ada sebanyak 6,1% responden memilih Korea Selatan. Survei ini dilakukan
terhadap 1.677 responden di wilayah Asia Tenggara pada 2021, di mana 7,8% di
antaranya berasal dari Indonesia. Survei dilakukan melalui secara online
(89,9%) dan offline (10,1%) menggunakan metode mixed sampling. Survei online
dilakukan dengan metode Computer-Assisted Personal Interview (CAPI)
. (https://databoks.katadata.co.id/)

Lantas bagaimana sejarah mahasiswa pribumi studi
ke Eropa, tidak hanya di Belanda? Seperti disebut di atas, pada masa Pemerintah
Hindia Belanda, mahsiswa pribumi tidak hanya studi di Eropa, juga ada ke ke kota
lain di Eropa, sejak Abdoel Rivai, Ratoelangi hingga MO Parlindoengan. Lalu bagaimana
sejarah mahasiswa pribumi studi ke Eropa, tidak hanya di Belanda? Seperti kata
ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan
dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber
tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.

Mahasiswa Pribumi Studi ke Eropa, Tidak Hanya di
Belanda; Abdoel Rivai, Ratoelangi hingga MO Parlindoengan

Tunggu deskripsi lengkapnya

Abdoel Rivai, Ratoelangi hingga MO Parlindoengan:
Apakah Tujuan Studi ke Inggris Diminati?

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetSendShare
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post
Adara Relief dan KNRP kirim Relawan Bantu Pengungsi Palestina

Rekomendasi 3 Toko Peralatan Ulang Tahun Cirebon

Momen Menakjubkan! Monyet Indonesia Jadi Fotografer Satwa Liar

Hukum Merekam Tanpa Izin

Iklan

Recommended Stories

Usaha Yang Menjanjikan

21.11.2013

BENAR BENAR FOKUS BERIBADAH KETIKA I’TIKAF

30.04.2019

Sejarah Menjadi Indonesia (372): Pahlawan Nasional Fatmawati (Bengkulu); Soekarno, Flores Bengkulu Padang Djakarta Bengkulu

23.01.2022

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?