*Untuk melihat semua artikel Sejarah Tata Kota di Indonesia di blog ini Klik Disini
Sejarah
kota Makassar pada mulanya berada di Sombaopoe. Suatu kota tua yang dapat
dikatakan terbilang kategori kuno. Nama Makassar bahkan sudah disebut dalam
teks Negarakertagama (1365). Nama Makassar juga telah dicatat pelaut-pelaut
Portugis pada navigasi pelayaran pertama tahun 1511. Namun demikian, sejarah
kota Makassar juga harus dipahami keberadaan kota Sombaopoe semasa Kerajaan
Gowa-Tallo.

Tiga
Zona Cagar Budaya Dinilai Bisa Masuk Kawasan Kota Tua Makassar. Sindonews.com. 7
April 2021. Sebanyak 3 zona aset cagar budayanya dinilai bisa masuk dalam
kawasan kota tua di Makassar. “Kami sudah punya map, jadi ada tiga lokasi
titik yang akan jadi zonasi, yang pertama itu kawasan yang ada di Benteng Somba
Opu, ada di kawasan Tallo, dan Kawasan Benteng Rotterdam, Balaikota sampai
Karebosi,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan Makassar.
Dia optimis penyelesaian penetapan tersebut dapat dilakukan Juni mendatang atau
paling lambat pada triwulan ketiga 2021. Pasalnya kelengkapan tersebut
dibutuhkan untuk kemudian menjadi dasar digodoknya Ranperda Kota Tua di DPRD Kota
Makassar. Sementara itu Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Makassar Muslimin AR
Effendy mengatakan, pihaknya telah mencatat ada sebanyak 54 bangunan Cagar
Budaya yang berhasil diidentifikasi, jumlahnya dipastikan masih akan terus
bertambah. “Jadi masih dilakukan sebenarnya penjajakan, dia tersebar di
lokasi-lokasi tadi, tapi kita belum lakukan penjajakan di daerah Tallo karena
di sana sebenarnya masih terbilang baru (ditemukan) jadi sebenarnya masih perlu
ada batasan (zona), jadi tidak semua kita bisa masukkan dia tergantung entitas
dari cagar budayanya,” katanya. Sementara identifikasi melibatkan
arkeologi yang bertindak mengidentifikasi umur bangunan, arsitek, hingga
sejarawan. (https://daerah.sindonews.com/)
Lantas bagaimana sejarah tata kota di Makassar
bermula sejak era VOC/Belanda? Seperti disebut di atas, awalnya kota utama di
Sulawesi berada di Sombaopoe. Namun pembangunan benteng Rotterdam menjadi pemicu
terbentuknya kota Makassar. Dalam hal ini di latar belakang ada riwayat kota
Sombaopoe dan kerajaan Gowa. Lalu bagaimana sejarah tata kota di Makassar bermula
sejak era VOC/Belanda? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.
Tata Kota di Makassar Bermula Sejak Era VOC/Belanda;
Riwayat Kota Sombaopoe dan Kerajaan Gowa
Tunggu deskripsi lengkapnya
Riwayat Kota Sombaopoe dan Kerajaan Gowa: Mengapa Kota
Sombaopoe Ditinggal, Terbentuk Kota Makassar
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com







