Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Banyuwangi (19): Kota Sempu di Wilayah Banyuwangi, Apa Ada Pentingnya? Daerah Aliran Sungai Setail Tempo Doeloe

Tempo Doelo by Tempo Doelo
02.06.2023
Reading Time: 9 mins read
0
Mathlab al-‘Ali fi Syarh al-Wasith (المطلب العالي في شرح الوسيط)
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Banyuwangi dalam blog ini Klik Disini

Bagaimana
sejarah Sempu di wilayah Banyuwangi? Nama Sempu juga ada di kabupaten Malang di
pantai selatan, di Kediri. Apakah itu berkaitan? Sempu berada di daerah aliran
sungai Setail di lereng gunung Rao, sementara pulau Sempu berada di pantai
selatan Jawa. Lalu apakah kedua tempat itu hanya sekadar dihubungkan (lalu lintas)
air? Itu satu hal. Hal lain dalam hal ini bagaimana sejarh Sempu di wilayah
Banyuwangi.


Pada awalnya kecamatan Sempu
saat ini merupakan sebuah desa yang berada di wilayah administrasi kecamatan
Genteng tetapi pada tahun 1995 berdasarkan Peraturan pemerintah No.37 tahun
1995 dibentuklah sebuah kecamatan baru yaitu kecamatan Sempu yang wilayah/desa
nya mengambil sebagian dari wilayah di kecamatan Genteng dan di kecamatan
Singojuruh. Diawal pembentukanya kecamatan Sempu hanya mempunyai 5 desa,
desa-desa tersebut adalah 4 desa yang sebelumnya berada di wilayah kecamatan
Genteng, yaitu Desa Sempu, Desa Temuguruh, Desa Karangsari dan Desa Jambewangi
serta 1 desa yang sebelumnya berada di wilayah kecamatan Singojuruh, yaitu desa
Desa Gendoh. Pada saat pertama kali dibentuk pada tahun 1995, wilayah kecamatan
Sempu hanya terdiri dari 5 desa, tetapi saat ini ada 7 desa di kecamatan Sempu:
Gendoh, Temuguruh, Jambewangi, Karangsari, Sempu, Temuasri (pemekaran dari desa
Temuguruh), Tegalarum (pemekaran dari desa Sempu). Wilayah kecamatan ini
dilewati beberapa sungai yaitu Sungai Setail dan Sungai Gumarang
(Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah kota Sempu di wilayah
Banyuwangi? Seperti disebut di atas, Sempu di wilayah Banyuwangi hanya sebuah
kota kecil (kota kecil). Apa pentingnya? Itu dia. Sempu berada di daerah aliran
sungai Setail sejak tempo doeloe. Lalu bagaimana sejarah kota Sempu di wilayah
Banyuwangi? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan.
Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita
telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber
baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain
disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja*.

Kota Sempu di Wilayah Banyuwangi, Apa Pentingnya;
Daerah Aliran Sungai Setail Tempo Doeloe

Dalam buku daftar nama tempat di Hindia Belanda yang
disusun PJ Veth (1863) belum ada nama Sempoe maupun Genting. Boleh jadi hal itu
karena wilayah administrative di afdeeling Banjoewangi masih sederhana, terdiri
dari dua district: (afdeeling) Banjoewangi dan (regentschap) Rogodjampi.
Asisten Residen di Banjoeangi dan bupati di Rogodjampi. Dalam Almanak 1865
disebutkan district Banjoewangi terdiri dari 76 desa dan district Rogodjampi sebanyak
95 desa.


Dalam perkembangannya, di dua district tersebut dilakukan reorganisasi
yang mana district Banjoewangi terdiri dari 57 desa dan district Rogodjampi sebanyak
50 yang masing-masing terbagi ke dalam tiga onderdistrict. Di district
Rogodjampi adalah Rogodjampi, Wanareksa dan Tjeloring.
Dua desa diantara desa-desa
di onderdistrict Wanareksa adalah Genteng, Sempoe dan Gambiran.

Pada Peta 1883 desa Genteng dan desa Gambiran berada
di daerah aliran sungai Setail. Desa Genteng di arah hulu dan desa Gambiran di
arah hilir. Sudah terbentuk jalan dari Wanareksa ke Genteng dan Gambiran
melalui desa Paridjatah dan Alas Malang. Desa Genteng sendiri terdiri dari
beberapa dusun, diantara dusun Sempoeh, yang terletak di arah hulu tepat
berada di sisi sungai Setail.


Dusun Sempoeh adalah dusun terjauh di daderah aliran sungai Setail. Dusn
ini berada di muara salah satu cabang sungai Setail. Boleh jadi nama Sempoeh
diduga merujuk pada nama pohon sempuh. Dusun ini diduga pada masa lampau
penghasil kayu sempuh yang kemudian glondongannya dihanyutkan melalui sungai
untuk diperdagangan di teluk Pampang. Pada masa lampau ibu kota kerajaan
Balambangan berada di wilayah Kradenan (hilir desa Gambiran). Dalam hal ini
desa Kradenan masuk wilayah onderdistrict Tjeloring

Sehubungan dengan rencana pembangunan jalan yang
menghubungkan afdeeling Banjoewangi dan afdeeling Djember melalui pegunungan, jalan
yang dibangun melalui desa Genteng, terus ke utara melalui dusun Sempoeh. Di
dusun Sempoeh ini dibangun jembatan besar di atas sungai Setail. Sejak adanya
jembatan ini dengan pertambahan populasi diduga desa Genteng dimekarkan dengan
membentuk desa Sempoeh.


Desa Sempoeh menjadi penting dan lebih dikenal karena adanya jalan
penghubung antara Banyuwangi dan Djember. Jembatan Sempoeh menjadi lebih
dikenal. Desa Sempoeh sebagai desa terjauh di lalu lintas jalan, lambat laun
semakin banyak pemukiman baru yang terbentuk ke arah Djember. Desa Sempoeh
menjadi lebih dikenal lagi karena rencana pembangunan jalan kereta api pada
tahun 1897 tidak melalui desa Genteng tetapi di arah utara melalui desa
Sempoeh. 

Dalam perkembangannya dibentuk district-district
baru (pemekaran district Rogodjampi) diantaranya district Genteng en Gambiran. Ini
dengan sendirinya district Genteng en Gambiran termasuk desa Sempoeh. Satu hal
yang menguntungkan desa Sempoeh, ibu kota district berada di di desa Sempoeh.
Pusat desa Genteng lambat laun menjadi stagnan, sementara desa Sempoeh makin
ramai. Desa Genteng pada Peta 1915 hanya diidentifikasi sebagai suatu kampong
di arah hilir ibukota Genteng.


Oleh karena nama district Genteng en Gambiran kerap
disingkat dengan nama district Genteng, lambat laun ibukota district yang berada
di desa Sempoeh, lebih dikenal sebagai kota Genteng. Oleh karena desa Sempoeh
sangat luas hingga ke arah pegunungan, boleh jadi sesepuh desa Sempoeh
merelokasi kantor desa ke arah hulu sungai Setail. Sebagai akibatnya, desa
Sempoeh lama menjadi kota Genteng, dan desa Sempoeh baru terbentuk di arah hulu.

Pada masa ini seperti dikutip di atas, nama
kampong/desa Genteng menghilang, nama Genteng lestari sebagai nama kecamatan.
Hal itulah mengapa di kecamatan Genteng tidak ada desa Genteng, tetapi ada desa
Sempuh. Kampong/desa Genteng tempo doeloe, sudah menjadi bagian dari kecamatan
Gambiran dan desa Sempoeh yang baru menjadi bagian dari kecamatan Sempuh. Nama
Sempuh tua tepat berada di kota kecamatan Genteng (dekat jembatan sungai
Setail).

Tunggu deskripsi lengkapnya

Daerah Aliran Sungai Setail Tempo Doeloe: Sempu di
Lereng Gunung Raung

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan
(ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami
ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah
catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Gaza Sky Geeks, Komunitas Perempuan Gaza Yang Jago Bikin Startup

Gyu-Kaku Kelapa Gading: Restoran BBQ Jepang yang Wajib Dicoba

Keindahan Air Terjun Sri Gethuk di Jogja yang Memukau

Iklan

Recommended Stories

Bank Mandiri KCP Daan Mogot Tangerang

11.01.2016

Sebuah Novel Mengantarkan Molly Carlson Menjadi Mualaf

23.08.2012
Anak-istri dan keluarga para polisi lokal bentukan Belanda di Merauke, 1945 (2)

Anak-istri dan keluarga para polisi lokal bentukan Belanda di Merauke, 1945 (2)

10.10.2023

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?