Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Malang (56):Hamid Rusdi Pahlawan Indonesia di Wilayah Malang; Kenali Para Pahlawan dengan Narasi Sejarah Baik-Benar

Tempo Doelo by Tempo Doelo
21.03.2023
Reading Time: 12 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Malang dalam blog ini Klik Disini

Para pahlawan Indonesia adalah satu hal.
Narasi sejarah yang baik dan benar adalah hal lain lagi. Para pahlawan tidak
bisa menulis sejarahnya lagi, sudah menjadi tanggungjawab para sejarawan
menulis narasi sejarahnya dengan baik dan benar. Salah satu pahlawan Indonesia
di wilayah Malang adalah Hamid Rusdhi. Narasi sejarah yang baik adalah tentang
apa adanya, tidak dikurangi dan juga tidak ditambahkan; sedangkan narasi
sejarah yang benar sesuai dengan fakta dan data yang ada.


Mayor
TNI Hamid Roesdi (1911 – 8 Maret 1949) pejuang asal Malang yang berhasil
menumpas PKI tahun 1948 di Donomulyo. Ayahnya H Umar Roesdi tergolong orang
terkaya di Pagak. Hamid Roesdi anak kedua dari delapan bersaudara ketika remaja
bergabung dorganisasi pemuda Nahdlatul Ulama, Pandu Ansor lalu Majelis Muslimin
ala Indonesia. Hamid Roesdi bekerja penjara Lowokwaru hal itu karena pada 1943,
Hamid sudah dilatih menjadi tentara. Ketika perekrutan tentara, pangkat pertama
Hamid adalah letnan satu. Pada 1948, Hamid dengan pangkat mayor pernah bertugas
di Donomulyo dimana PKI mengakar. Di daerah barat dan selatan Malang didirikan
batalyon khusus yang dipimpin oleh Tjokro Bagong, gembong PKI. Salah seorang
anak buah Tjokro Bagong berhasil ditangkap di Donomulyo oleh anak buah Hamid
Roesdi. Menumpas PKI di Malang Selatan merupakan salah satu prestasi Hamid
Roesdi. Sejak kehadiran Belanda di Kota Malang, bersama pasukannya di Bululawang
menyusun kekuatan selanjutnya, Hamid bergerilya ke daerah Sempal Wadak,
Bululawang. Hamid Roesdi gugur di usia 38 tahun pada 8 Maret 1949 bersama
keempat temannya. Beliau dan keempat temannya ditembak bersamaan oleh pasukan
Belanda di pinggir sungai di Wonokoyo, Kedungkandang. Makamnya dipindahkan ke
Taman Makam Pahlawan Suropati, Kota Malang tahun 1949. Nama beliau kemudian
diabadikan sebagai nama jalan maupun terminal di Kota Malang
(Wikipedia).

Lantas bagaimana sejarah Hamid Rusdhi pahlawan
Indonesia di wilayah Malang? Seperti disebut di atas, banyak pahlawan
Indonesia, tetapi banyak yang tidak terinformasikan. Oleh karena itu sudah
sepatutnya semua pahlawan mendapat narasi sejarah yang baik dan benar. Lalu bagaimana
sejarah Hamid Rusdhi pahlawan Indonesia di wilayah Malang? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja*.

Hamid Rusdhi Pahlawan Indonesia di Wilayah Malang;
Mengenal Para Pahlawan dalam Narasi Sejarah Baik dan Benar

Entah kebetulan, pada hari yang sama militer
Belanda/NICA menyerang tanggal 19 Desember 1948 di dua kota utama yang berbeda:
di Jogjakarta (Vorstenlanden) dan di Sibolga (Tapanoeli). Dua kota ini berada
di dua sisa utama wilayah Republik Indonesia. Jogjakarta diserang dari udara
dan dari darat; sementara Sibolga diserang dari udara dan laut. Ibu kota Republik
Indonesia di Jogjakarta jatuh ke tangan militer Belanda/NICA. Presiden Soekarno
dan para pemimpin Indonesia lainnya ditangkap. Namun TNI tidak menyerah, tetapi
lebih memilih mundur ke belakang dan melakukan perang gerilya.


Saat TNI meninggalkan kota, Jenderal Soedirman mengumumkan maklumat di
Radii Jogja, komando militer Indonesia (TNI) dialihkan ke Sumatra di bawah
komando Kolonel Hidayat di Bukittinggi. Sehabis maklumat itu, radio Jogja
berhenti siaran (yang tidak bisa dipantau surat-surat kabar di Batavia). Dalam
perkembangannya diketahui Jenderal Soedirman menujuk Jogja selatan terus ke
pegunungan di barat/selatan Kediri; Majoot Generaal Abdoel Haris Nasoetion
berangkat ke Jawa bagian barat d menuju Soekaboemi (dengan melakukan jalan kaki
(long march); dan Kolonel TB Simatoepang menuju Jawa bagian tengah di wilayah
utara (Banaran). Sementara KNIL yang memasuki Jogjakarta di bawah komando
Kolonel van Langen dari garnisun Salatiga menduduki Jogjakarta. Perang gerilya
dimulai. Sementara KNIL berhasil menduduki kota Sibolga yang dengan demikian
wilayah kekuatan militer TNI terkepung diantara kota Padang Sidempoean (Zuid Tapanoeli)
dan Bukittinggi (Agam). Kota Padang sudah lama dikuasai Belanda/NICA. Hal
itulah sebenarnya mengapa Jenderal Soedirman di dalam maklumat radionya di
Jogjakarta menaglihkan komando ke Sumatra (praktis sisa kekuatan utama militer/TNI
hanya di wilayah antara Padang Sidempoean dan Bukittinggi) yang notabene
kampong halaman Perdana Menteri Mohamad Hatta dan Majoor Generaal Abdoel Haris
Nasoetion). Dengan kata lain organisasi TNI Republik Indonesia hanya tersisa
(eksis) di wilayah tersebut.

Pada hari dimana Presiden Soekarno dan pemimpin
Indonesia lainnya dievaluasi dari Jogjakarta dan kemudian diasingkan, pada
tanggal 21 Desember di ladang jagung di Pakem telah terkumpul enam tokoh
penting Republik Indonesia. Sementara di dalam kota Jogjakarta hanya tinggal
Soeltan Jogja dimana kraton dijaga ketet militer/KNIL. Keenam tokoh muda
Indonesia di Pakem ini lalu dilepas dan kemudian diburu di ladang jagung
tersebut. Mr Masdoelhak Nasoetion, PhD tewas di tempat dan hanya satu yang
berhasil melarikan diri Mr Santoso (Sekretaris Kemernterian Dalam negeri). Mr
Masdoelhak Nasoetion, PhD sendiri adalah penasehat hukum internasional dari
Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Mohamad Hatta. Namun pada hari yang sama,
dalam keadaan luka, Mr Santoso dicegat militer di jalan saat menuju ke arah Jogjakarta
dan disuruh berjongkok di pinggir jalan, lalu di dor hingga tewas di tempat. Mr
Masdoelhak Nasoetion, PhD kelahiran Sibolga.


Sebagaimana di artikel sebelum ini. Negara Jawa Timur telah berdiri sejak
tanggal 23 November 1948. Wilayah Negara Jawa Timur di wilayah Malang yang
berpusat di Kota Malang tidak sepenuhnya seluruh afdeeling Malang. Hanya sampai
ke Poedjon di utara dan hingga ke Kepandjen di selatan. Wilayah district
Ngantang, district Senggoeroeh bagian selatan (selatan Kepandjen hingga ke
pantai selatan) dan district Gondang Legi (sebelah timur district Senggoeroh)
secara defacto masuh wilayah Republik Indonesia, yang dengan sendirinya menjadi
basis utama perang gerilya di wilayah Malang. Lantas apakah setelah berdirinya
Negara Jawa Timur yang menjadi pemicu utama dilancarkannnya serangan ke wilayah
Republik Indonesia? Fakta bahwa Negara Jawa Timur adalah negara terakhir yang
sudah dipisahkan Belanda/NICA dari wilayah Republik Indonesia.

Dalam konteks tersebut, sejak kapan terjadi
perlawanan muncul di wilayah Malang? Perlawanan terhadap kehadiran orang-orang Belanda
khususnya kekuatan militer Belanda/NICA di wilayah Malang. Sebagaimana dalam
artikel sebelum ini, fakta bahwa pasukan Sekutu/Inggris membebaskan dan menduduki
Kota Malang sejak 24 November `1945. Dalam hal ini sejak militer Belanda/NICA
(KNIL) menggantikan pasukan Sekutu/Inggris di wilayah Malang perlawanan dari
para Republiken terus berlangsung hingga jatuhnya ibu kota Republik Indonesia
di Jogjakarta (Desember 1948).


Satu berita penting pasca jatuhnya ibu kota Jogjakarta, dan Jenderal Soedirman
dan pasukannya bergerilya di wilayah Kediri selatan, terbunuhnya Hamid Roesdi
di Malang tanggal 8 Maret 1949 (lihat De locomotief: Samarangsch handels- en
advertentie-blad
, 11-03-1949). Disebutkan diumumkan secara resmi bahwa
pada tanggal 8 Maret di Malang dalam aksi pasukan Belanda
(KINIL), pemimpin perlawanan yang sangat terkenal Hamid
Roesdi terbunuh
. Berit
aini menjadi sangat penting. Karena selama ini, terbunuhnya Hamid Roesdi
sebagai satu-satunya berita militer yang mendapat perhatian serius di surat
kabar.

Lalu dengan terbunuhnya pimpinan perlawanan di Malang
Hamid Roesdi terbunuh di tangan KNIL, apakah wilayah Malang menjadi sepenuhnya aman
bagi Pemerintah NICA? Tampaknya tidak. Mengapa? Fakta bahwa wilayah Malang
bersentuhan langsung dengan wilayah gerilya militer/TNI Republik Indonesia. Hal
itu karena sudah terbukti di wilayah pinggiran Buintenzorg/Batavia, wilayah
pinggiran Semarang/Salatiga dan tentu saja wilayah luar Jogjakarta yang dalam
hal ini wilayah Malang termasuk Kawasan gerilya di bawah komando Jenderal
Soedirman.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Mengenal Para Pahlawan dalam Narasi Sejarah Baik dan
Benar: Tugas dan Tanggung Jawab Semua Pihak

Siapa Hamid Roesdi? Namanya pertama kali diberitakan
pada tahun 1946. Hamid Roesdi diduga adalah komandan TRI di afdeeling
Modjokerto.
Pada tanggal 8 Februari 1946 di Modjokerto diadakan pertemuan seluruh
kabinet republik, dipimpin oleh Perdana Menteri Sjahrir dalam rangkan persiapan
penandatanganan hasil perundingan Linggarjati yang kemungkinan akan diadakan
pada tanggal 15 Februari. Selepas pertemuan ini di Modjokerto ini seluruh pemerintahan
Republik di Modjokerto tetap berada di wilayah Modjokerto meskipun terjadi
pendudukan militer Belanda/NICA. Artinya apa? Apa pun yang terjadi di wilayah
afdeeling Modjokerto, layanan (pemerintahan) harus tetap berjalan.


Tidak terinformasikan mengapa pernyataan pemerintah Republik tersebut
diumumkan sedemikianm rupa. Apakah dalam hal ini di dalam draf Perjanjian
Linggarjati, wilayah (afdeeling) Modjokerto diingingkan (klaim) oleh
Pemerintahan NICA sebagai garis demarkasi (baru)? Dengan kata lain apakah garis
wilayah Republik Indonesia semakin didorong lebih jauh ke pedalaman dari
Soerabaja? Boleh jadi.

Tidak lama setelah pertemuan kabinet Republik
Indonesia di Modjokerto, tepatnya seminggu kemudian terjadi pendudukan militer
NICA di Modjokerto (lihat Nieuwe courant, 25-03-1947). Tidak ada perlawanan
yang terjadi Modjokerto.
Bupati Modjokerto, Dr. Soekandar tetap tenang saat
kehadiran pasukan militer NICA memasuki kota. Bupati Republik Indonesia di
Modjokerto, Soekandar tampaknya tetap menuruti perintah dari Pemerintah
Republik Indonesia.


Mulai dari bupati hingga lurah tetap berkeja seperti biasa. Perwakilan pemerintah sementara
di Soerabaja di bawah pimpinan Asisten Residen Mr. W. Schols tiba di Modjokerto
segera setelah pendudukan. Kota Modjokerto yang berpenduduk 40.000 setelah
terjadi penarikan TRI mulai terkesan diam (TRI masih bisa berada di dalam kota
asalkan menyerahkan senjatanya ke pihak militer NICA).

Meski secara defacto wilayah afdeeling Modjokerto
sudah dikuasai (secara administrasi maupun secara militer), untuk keamanan di
pihak Republik sendiri terdiri kekuatan 100 orang (dengan status polisi; karena
fungsi militer telah digantikan militer NICA) dibawah komando Hamid (Roesdi),
seorang perwira Republik. Jam malam dimulai pada pukul 6 sore. Catatan: umumnya
komandan militer Republik ditingkat afdeeling dipimpin seorang militer dengan pangkat
Kapten.
  


Penandatanganan isi perjanjian Linggarjati yang semula dijadwalkan
tanggal 15 Februari 1947 akhirnya baru dapat dilangsungkan pada tanggal 25
Maret 1947. Apa yang mentebabkan hal itu tertunda tidak diketahui secara pasti,
Yang jelas sebelum perjanjian itu ditandatangani Bersama, kedua belah pihak
Republik Indonesia dan Pemerintah NICA telah terjadi pendudukan di wilayah
(afdeeling) Modjokerto.

Setelah pendudukan terjadi di Modjokerto dan
perjanjian Linggarjati telah ditandatangani pada tanggal 25 Maret 1947, apa
yang terjadi di Modjokerto tidak terinformasikan. Kemungkinan para pejabat
nyaman-nyaman saja, sebab gaji mereka diduga menjadi lebih tinggi sejak
otoritas berada di wilayah Pemerintah NICA (relative tinggi jika dibandingkan
di afdeeling sebelah di Djombang). Akan tetapi para TRI yang kini hanya
statusnya direndahkan dengan tanpa senjata (hanya fungsi ketertiban) boleh jadi
berpikiran lain, dan kemungkinan hengkap ke wilayah Republik dengan tetap
sebagai militer (TRI) seberapapun gaji yang harus diterima. Besar dugaan Kapten
Hamid Roesdi kemudian bergabung kembali ke korp TRI di wilayah Republik. S
atu yang jelas wilayah (afdeeling) Malang juga disebutkan
telah diduduki militer NICA (lihat Nieuw Utrechtsch dagblad, 
26-07-1947).

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Beberapa foto bersama para serdadu Jepang yang ditugaskan di Hindia-Belanda (2)

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi AJB Bumiputera 1912 di Ngada

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi AJB Bumiputera 1912 di Ngada

Iklan

Recommended Stories

Misteri Manusia Purba – Benarkah Nabi Adam Tingginya Mencapai 27 Meter?

Sensasi Perjalanan dan Keindahan Alam di Jalur Cangar kota Batu

08.04.2015
Menanti Kedatangan Umar dan Shalahuddin

Milkiyo, Kenikmatan Susu Sapi Segar di Pontianak

14.12.2018
Alamat PT Pegadaian Di Gianyar

Alamat PT Pegadaian Di Gianyar

18.04.2017

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?