Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Surakarta (69): Amir Sjarifoeddin Harahap dan Kota Surakarta; Mengapa Amir Sjarifuddin Dibunuh Orang Bangsa Sendiri?

Tempo Doelo by Tempo Doelo
31.01.2023
Reading Time: 9 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Surakarta/Solo dalam blog ini Klik Disini 

Amir Sjarifoeddin Harahap dan Kota Soerakarta
adalah dua hal yang berbeda. Namun Kota Soerakarta bukan asing bagi Amir Sjarifoeddin
Harahap. Mengapa? Yang jelas Amir Sjarifoeddin Harahap adalah seorang aktivis
politik sejak usia muda dan pada era perang kemerdekaan Amir Sjarifoeddin
Harahap membebaskan Soetan Sjahrir di Soerakarta. Mengapa? Dalam hubungan
itulah Kota Soerakarta tidak terpisahkan dengan perjalanan politik Amir
Sjarifoeddin Harahap. Namun sangat disayangkan narasi sejarahnya pada masa ini
terkesan simpang siur, tidak didukung bukti. 


Amir
lahir dari keluarga bangsawan Batak Angkola asal Pasar Matanggor. Kakeknya,
Sutan Gunung Tua, seorang jaksa di Tapanuli. Ayahnya, Baginda Soripada, juga seorang
jaksa di Medan. Amir lahir dalam keluarga berada dan memiliki tradisi
intelektual. Ia melanjutkan pendidikan hukum di Batavia. Selama bersekolah di
Belanda, Amir mempelajari filsafat Timur dan Barat. Amir beralih agama Islam ke
Kristen tahun 1931, pernah kotbah di gereja HKBP Batavia. Amir pendidikan di
ELS di Medan pada tahun 1914 hingga selesai Agustus 1921. Atas undangan saudara
sepupunya, T.S.G. Mulia yang baru saja diangkat sebagai anggota Volksraad dan
belajar di kota Leiden sejak 1911, Amir pun berangkat ke Leiden. Tak lama
setelah kedatangannya dalam kurun waktu 1926-1927 dia menjadi anggota pengurus
perhimpunan siswa Gymnasium di Haarlem, selama masa itu pula Amir aktif
terlibat dalam diskusi-diskusi kelompok kristen misalnya dalam CSV-op Java yang
menjadi cikal bakal GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia). Ia tinggal di
rumah guru pemeluk Kristen Calvinis, Dirk Smink, dan di sini juga Mulia
menumpang. Namun pada September 1927, sesudah lulus ujian tingkat kedua, Amir
kembali ke kampung halaman karena masalah keluarga. Kemudian Amir masuk
Rechtshoogeschool te Batavia dengan bantuan beasiswa pemerintah kolonial, dan
menumpang di rumah Mulia (sepupunya) yang telah menjabat sebagai direktur
sekolah pendidikan guru di Jatinegara. Kemudian Amir pindah ke asrama pelajar
Indonesisch Clubgebouw, Kramat 106, ia ditampung oleh senior satu sekolahnya,
Mr. Muhammad Yamin. Amir pernah divonis penjara karena dituduh bersalah dalam
kasus delik pers pada tahun 1933. Ia nyaris dibuang ke Boven Digoel namun
diselamatkan oleh Gunung Mulia dan salah satu gurunya
(Wikipedia) 

Lantas bagaimana sejarah Amir Sjarifoeddin
Harahap dan Kota Soerakarta? Seperti disebut di atas, Amir Sjarifoeddin Harahap
bukan orang biasa, tetapi memiliki banyak peran penting dalam perjalanan bangsa
hingga mencapai kemerdekaan. Akan tetap sejarahnya banyak yang tidak terinformasikan,
dari narasi yang ada saat ini terkesan simpan siur. Namun yang tetap menjadi
pertanyaan mengapa Amir Sjarifoeddin Harahap harus dibunuh oleh orang-orang bangsa
sendiri? Lalu bagaimana sejarah Amir Sjarifoeddin Harahap, masa ke masa? Seperti
kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah
pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Amir Sjarifoeddin Harahap dan Kota Soerakarta; Mengapa
Amir Sjarifoeddin Harahap Dibunuh Bangsa Sendiri?
 

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Ir Soekarno, yang
didampingi Drs Mohamad Hatta, membacakan proklamasikan kemerdekaan Indonesia di
Djakarta. Besar dugaan dalam pembacaan ini juga turut hadir Soeran Sjahrir dan
sejumlah tokoh nasional Indonesia dan para golongan pemuda revolusioner seperti
Adam Malik dan Chaeroel Saleh. Lantas siapa yang tidak bisa menghadiri? Dua
diantaranya yang terpenting Mr Amir Sjarifoeddin Harahap dan Mr Ali Sastroamidjojo.


Pada era Pendudukan Jepang, sejumlah revolusioner Indonesia menentang
kehadiran Jepang di Indonesia. Salah satu tokoh yang paling dicari militer Jepang
adalah Mr Amir Sjarifoeddin Harahap. Namun dalam perkembangannya Mt Amir
berhasil diciduk dan dijembloskan ke penjara terketat militer Jepang di Malang.
 

Setelah UUD dapat selesaikan PPKI dan struktur
pemerintahan sudah terbentuk, dimana Presiden adalah Ir Soekarno dan Wakil Presiden
Drs Mohamad Hatta, plus penetapan sejumlah pemimpin wilayah (daerah), maka tiba
gilirannya Presiden dan Wakil Presiden menyusun cabinet. Namun cabinet ini tak
kunjung diumumkan, bahkan hingga tanggal
08-10-1945. Mengapa? Yang jelas itu
berarti sudah lebih dari satu bulan.


Pada tanggal 17 Agustus 1945, sejak proklamasi kemerdekaan Indonesia,
orang Indonesia yang memiliki portofolio tertinggi adalab Mr Amir Sjarifoeddin
Harahap. Mengapa? Setelah Kaisar Jepang menyatakan takluk kepada Sekutu/Amerika
Serikat pada tanggal 14 Agustus 1945 ada perjanjian antara Kerajaan Jepang dan Amerika
Serikat sebagai pemimpin Sekutu. Dalam hubungan ini ada dual hal yang terkait
di Indonesia: pembebasan para interniran Eropa/Belanda dan pelucutan senjata
dan evakuasi militer Jepang (yang akan dijalankan Sekutu/Inggris). Dalam konteks
inilah Mr Amir Sjarifoeddin Harahap pemilik portofolio tertinggi di Indonesia,
karena berada dalam top list tahanan militer Jepang (revolusioner Indonesia
yang secara tegas menentang otoritas Pemerintah Pendudukan Jepang). Dalam
daftar ini termasuk Mr Ali Sastroamidjojo dan Slamet Rijadi.

Dalam susunan cabinet yang akan diumumkan kemudian,
entah siapa yang ditunggu, ada dua slot menteri yang belum terisi, yakn Menteri
Pertahanan dan Menteri Penerangan. Siapa yang akan menduduki posisi Menteri
Pertahanan dan Menteri Penerangan tidak terinformasikan. Desas desus untuk
Menteri Penerangan mengarah kepada Mr Amir Sjarifoeddin Harahap (Pimpinan
Gerindo/Gerakan Rakyat Indonesia sebelum pendudukan Jepanbg). Bukankah saat itu
Mr Amir masih di penjara Jepang di Malang? Seperti kita lihat nanti sudah ada
negosiasi antara Pemerintah RI (Soekarno dan M Hatta) dengan pemimpin militer
Jepang untuk pembebasan Mr Amir. Saat ini dimana-mana terjadi perlawanan para
nasionalis dengan anti Jepang di satu sisi dan para nasionalis pendukung Belanda.
Desas-desus lain yang muncul karena daftar cabinet yang sudah ada masih ditolak
pemerintah Sekutu/Inggris yang dipimpin Laksamana Lord Louis Mountbatten
(karena sejauh ini tidak ada dalam daftar cabinet yang anti Jepang/semua yang
ada pro-Jepang termasuk Soekarno dan M Hatta).


Het
parool, 08-10-1945: ‘Situasi di Jawa berubah serius pada hari Kamis akibat
bentrokan di Batavia, Surabaya, Poerwakarta dan kota-kota lain antara unsur
Jepang dan nasionalis di satu pihak dan unsur pro-Belanda dan anti-nasionalis
di pihak lain. Di Batavia, delapan orang tewas dalam bentrokan antara Jepang
dan Indonesia setelah penjarahan yang terjadi selama tiga hari terakhir.
Laporan dari Surabaya masih simpang siur. Menurut sebuah laporan, melihat
semakin kehilangan kendali, Jepang memanggil para pemimpin nasionalis untuk
rapat di markas Kempeitai (polisi rahasia). Ketika Nasionalis tiba, Jepang
melepaskan tembakan. Ini adalah sinyal pemberontakan di mana 100 orang
dilaporkan tewas. Laporan lain juga berbicara tentang pertempuran di
Poerwakarta. Orang Jepang akan memutuskan jalur kereta api. Penguasa Sekutu di
Batavia mengingatkan Kolonel Miamato, perwira penghubung di markas besar
Sekutu, bahwa Jepang masih bertanggung jawab memelihara hukum dan ketertiban di
daerah-daerah yang telah diambil alih Sekutu. Kami telah mendengar bahwa
pemimpin Indonesia, Mr Amir Sjarifoedin dan Mr Ali Sastroatmidjojo, telah
dibebaskan dari tawanan Jepang di Jawa’.

Akhirnya Mr Amir Sjarifoeddin Harahap berhasil
dibebaskan (lihat Het parool, 08-10-1945). Seperti diduga sebelumnya, setelah
pembebasan Mr Amir, Pemerintah RI segera mengumumkan daftar cabinet ke public (lihat
De nieuwe Nederlander, 12-10-1945). Dalam cabinet ini sudah termasuk nama Mr Amir
Sjarifoeddin Harahap., sebagai Menteri Penerangan. Namun dalam daftar ini posisi
Menteri Pertahanan masih lowong. Siapakah yang sedang ditunggu?


Meski
tidak terinformasikan semula tentang siapa yang mengisi jabatan Menteri
Penerangan dan Menteri Pertahanan, tetapi secara teoritis halnya itu mengarah
kepada tokoh-tokoh nasionalis yang anti Jepang. Hal itu tentu saja seiya sekata
antara Pemerintah RI dengan pimpinan Sekutu/Inggris. Sebab sangat dihindari
Sekutu/Inggris jika Menteri Pertahanan dan Manteri Penerangan seorang nasional
yang pro Jepang. Sangat berisiko bagi pasukan Sekutu/Inggris ke kantong-kantong
militer Jepang dimana para interniran masih dijaga militer Jepang. Namun yang
tetap menjadi pertanyaan, dan sejauh ini tidak terinforkmasikan, siapa yang
akan menduduki jabatan Menteri Pertahanan? Apakah akan dirangkap oleh Mr Amir
Sjarifoeddin Harahap?

Tunggu deskripsi lengkapnya

Mengapa Amir Sjarifoeddin Harahap Dibunuh Oleh
Orang-Orang Bangsa Sendiri? Roman Revolusi

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Surakarta (70): Soerakarta versus Jogjakarta,Masa ke Masa 1755-1955;Selama Apa Rentang Waktu Dua Abad Lamanya?

Senang Bertemu Kalajengking, Kesal Diisap Pacet Gunung Tampomas

Iklan

Recommended Stories

Bom Tewaskan 38 Orang di Ankara. Erdogan: Pelaku Akan Dihukum Seberat-Beratnya

Perlukah Pria Merawat Wajah? Mari Mencoba Scarlett Face Care

09.06.2021

Udang Bakar Bumbu Barbeque

10.04.2020

Resep Perkedel Kentang Sosis Cincang Super Praktis

08.07.2016

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?