Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Surakarta (27):Zending di Surakarta, Misionaris di Jawa Sejak Kapan? Permulaan Gereja-Gereja di Wilayah Tengah P Jawa

Tempo Doelo by Tempo Doelo
10.01.2023
Reading Time: 9 mins read
0
Sejarah Surakarta (27):Zending di Surakarta, Misionaris di Jawa Sejak Kapan? Permulaan Gereja-Gereja di Wilayah Tengah P Jawa
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Surakarta/Solo dalam blog ini Klik Disini  

Pada masa ini, gereja Katolik Santo Antonius di
Surakarta disebut merupakan gereja tertua di Surakarta, didirikan tahun 1905. Bangunan
yang terbilang besar ini disebut belum pernah berubah bentuk dan fungsinya
hingga hari ini. Bagaimana dengan jemaatnya sendiri? Sejak kapan kegiatan
zending dimulai di wilayah Jawa khususnya di bagian pedalaman seperti di
Soerakarta. Tentu saja sudah ada para misionaris sejak awal, sejak awal
dibentuknya pemerintahan (Pemerintah Hindia Belanda).


GKJ
Margoyudan Surakarta, Penyebaran Agama. Bangunan Gereja Kristen Jawa (GKJ)
Margoyudan sekalipun lebih dekat dengan kehidupan Komunitas Kristen Jawa,
tetapi secara arsitektural masih dengan jelas menampakkan jejak sebagai
bangunan kolonial. Bangunan ini mempunyai sejarah yang unik selaras dengan kondisi
sosio-kultural yang dipegang teguh oleh Kerajaan Kasunanan Surakarta pada abad
XVIII. Gereja GKJ Margoyudan didirikan pada 1916. Perkembangannya dirintis
melalui kegiatan rohani Kristen yang awalnya berada di bangunan milik seorang
Belanda bernama Stegerhoek yang berupa bengkel kerja. Kemudian perkembangan
komunitas rohani ini terwujud dalam bentuk pendirian sekolah Kristen pada 1909
atas prakarsa Dr. D. Bakker Sr. Untuk selanjutnya di sekolah itulah ibadah dan
proses pendidikan dilakukan. Karena terpengaruh oleh Komunitas Kristen Jawa di
Yogyakarta yang telah berhasil mendirikan Rumah Sakit Zending bernama Petronela
Hospital pada 1897 (sekarang RS Bethesda), kaum Zending Surakarta berhasil
mendirikan Zending Hospital pada 1912. Sejak berkembangnya pengaruh Zending di
Surakarta, maka Komunitas Kristen Jawa selanjutnya berhasil menghimpun diri
membentuk sebuah majelis dan meresmikan berdirinya Gereja Kristen Jawa pada 30
April 1916. Akibat perkembangan umat yang semakin banyak maka atas peran Pendeta
Dr. H.A. van Andel diusahakan pembangunan gereja yang direncanakan mampu
menampung umat sebanyak 400 orang. Gedung Gereja itu dibangun di tempat bengkel
milik Stegerhoek dan secara resmi dibuka pada 1921 (sekarang Jalan Wolter
Monginsidi). Keberadaan GKJ Margoyudan akhirnya mengilhami perkembangan
Komunitas Kristen Jawa di Kota Surakarta maupun daerah di luar kota. Wilayah
yang terilhami antara lain Sragen, Wonogiri, Delanggu, Kartasura, dan
Karanganyar
(http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/).

Lantas bagaimana sejarah zending di Surakarta,
misionaris di Jawa sejak kapan? Seperti disebut di atas, seiring dengan
pembentukan cabang pemerintahan Pemerintah Hindia Belanda, kegiatan zending
mulai secara intens dilakukan di berbagai wilayah termasuk di (pedalaman) Jawa.
Dalam hal inilah yang menjadi prakondisi permulaan gereja-gereja di wilayah pulau
Jawa. Lalu bagaimana sejarah zending di Surakarta, misionaris di Jawa sejak kapan?
Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah
pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Zending di Surakarta, Misionaris di Jawa Sejak Kapan?
Permulaan Gereja-Gereja di Wilayah Pulau Jawa
 

Pada tahun 1832 di Soerakarta dibuka institut bahasa Jawa (untuk orang
Belanda)
dibuka, dimana yang menjadi pimpinan
(direktur) lembaga adalah JFC Gericke. Pesertanya 12 orang termasuk dua orang
pegawai di kantor Resident Soerakarta, J Wilkens dan A Vincent. Setelah lulus
mereka akan dipromosikan menjadi pejabat di wilayah dimana penduduk sepenuhnya
berbahasa Jawa terutama di residentie baru yakni Banjoemas, Bagelen, Kedoe,
Madijoen dan Kediri. JFC Gericke sendiri adalah misionnaris dari Lembaga
Alkitab Belanda
(Nederlandsch Bijbelgenootschap) yang ditempatkan di
Soerakarta.


Pada tahun 1914 tiga orang utusan London Missionary Society (John Supper,
G Brucker dan Joseph Kam) tiba di Batavia. Dengan kedatangan ketiga orang
tersebut, Raffles membentuk Lembaga Alkitab Jawa dan ia dipilih menjadi
ketuanya. Bruckner kemudian menjadi pendeta di Semarang (Supper di Batavia dan
Kam untuk Maluku). Mula-mula Bruckner menjadi utusan NZG yang bertugas di
Gereja Blenduk Semarang, tetapi setahun kemudian pada 1816 berhenti karena
tidak menyetujui praktik Gereja yang sangat lalai dalam segala usahanya,
misalnya dalam hal pembaptisan. Ia pun menerima dukungan dari Baptist
Missionary Society dari Inggris selama beberapa tahun. Ia tidak membaptis satu
orang pun. Pada bulan Desember 1914, Bruckner menikah dengan putri seorang
misionaris Belanda di Semarang. Bruckner pergi untuk mencetak Alkitab di
Serampore, India. Pada tahun 1915 ia juga menyempatkan diri mengunjungi
Surakarta dan Yogyakarta. Selama tinggal di Semarang ia berhasil menterjemahkan
Perjanjian Baru ke dalam bahasa Jawa (1829). Terjemahan tersebut merupakan
terjemahan yang paling awal dalam sejarah terjemahan Alkitab ke dalam bahasa
daerah di Nusantara. Terjemahan Alkitab Bruckner kemudian disempurnakan oleh JFC
Gericke (Wikipedia).

Sejaman dengan G Brucker, salah satu pejabat Belanda di Soerakarta AD Cornets de Groot secara sukarela mempelajari bahasa dan sastra Jawa, karena keinginan untuk
mempelajarinya, dan menulis
seni tutur Jawa. Cornets de Groot
telah menjadikan dirinya sangat berjasa dalam kesusastraan Jawa
. Berbagai tulisan de Groot
yang tidak terselesaikan karena meninggal misionaris yang baru saja tiba JFC
Gericke, pada tahun 1831 diteruskan atas permintaan Bataviaasch Genootschap. JFC
Gericke menerbitkannya pada tahun 1833.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Permulaan Gereja-Gereja di Wilayah Pulau Jawa: Misionaris
dan Permulaan Kegiatan Zending di Soerakarta

Sejak 1814 (pada era pendudukan Inggris) sudah mulai
ada aktivitas kegiatan misionaris di Semarang. Kegiatan misionaris terus
belangsung hingga kekuasaan dikembalikan kepada Pemerintah Hindia Belanda. Pada
fase-fase awal ini sudah ada misionaris di Semarang, yang telah mengunjungi
jauh ke pedalaman di Soerakarta dan Jogjakarta. Salah satu misionaris tersebut
adalah G Brucker. Pada fase ini yang menjadi residen di Soerakarta adalah HG
Nahuijs (Jogjakarta sendiri masih berada di bawah administrasi Soerakarta).
Pada awal tahun 1820an HG Nahuijs menjadi residen di Jogjakarta. Tidak lama
setelah kehadiran Nahuijs di Jogjakarta mulai terjadi perselisihan di
Jogjakarta yang kemudian memicu terjadinya perang (Perang Jawa 1825-1830).


Pada masa Perang Jawa (sejak 1825), mulai intens para misionaris di
wilayah perang dimana mereka mengambil tempat di Soerakarta. Tujuan para misionaris
adalah untuk memberi dukungan kepada korban perang, terutama para korban
Eropa/Belanda. Pusat TKP perang berada di seputar Jogjakarta, tetapi para
korban seperti yang luka ringan atau luka berat dievakuasi ke Soerakarta dimana
telah dibangun fasilitas Kesehatan oleh militer. Pasien-pasien korban perang
inilah yang menjadi sasaran para misionaris untuk mendukung semangat mereka
sembuh dan mendukung semangat spiritual. Para korban mendapat hiburan selama
sakit dan kepada korban yang sekarat mendapat layanan spiritual dengan doa-doa
yang melapangkan. Para misionaris ini melayani semua tingkatan mulai dari
perwira yang mengalami sakit hingga para prajurit yang rendah (lihat Bataviasche
courant, 02-06-1827). Pada tahun 1828 diberitakan bahwa (kolonel) HG Nahuijs
diangkat (kembali) menjadi reasiden Soerakarta (lihat Opregte Haarlemsche
Courant, 08-01-1828).

Pada fase terakhir perang, diketahui bahwa para misionaris
di Semarang sudah mulai menyelesaikan sejumlah bagian terjemahan kitab (Perjanjian
Baru) ke dalam bahasa Jawa. Dalam hal ini perang mulai berakhir di satu sisi, upaya
awal penerjemahan kitab ke dalam bahasa Jawa sudah menghasilkan. Perang Jawa
sendiri dapat dikatakan berakhir setelah Pangeran Diponegoro sudah di tangkap (lihat
Javasche courant, 06-04-1830). Disebutkan dari Samarang bahwa kepala
pemberontak Diepo Negoro, pada tanggal 29 Maret, dengan Ajudan Mayor de Stuers
dan Kapten Roeps, dari Magelang dipindahkan ke Semarang dan selanjutnya
pengiriman yang sama ke Batavia akan secepat mungkin dilakukan.


Pada fase ini sebagaimana disebutkan dalam Javasche courant, 06-04-1830 di
Soerakarta diadakan peletakan batu pertama pembangunan gereja untuk penganut
agama Kristen. Disebutkan upaya pembangunan gereja ini adalah inisiatif Residen
Soerakarta HG Nahuijs dengan dukungan dari misionaris JFC Gericke. Untuk
menandai awal pembangunan gereja dengan peletakan batu pertama, diiringin
dengan tembakan senjata dari benteng.

Berakhirnya Perang Jawa dan penangkapan Pangeran Diponegoro
di satu pihak dan selesainya terjemahan kitab ke dalam bahasa Jawa dan
peletakan batu pertama pembangunan gereja di Soerakarta di pihak lain,
mengindikasikan fase awal kegiatan zending di Soerakarta dimulai. Dalam hal ini
sudah ada misionaris, sudah ada kitab terjemahan bahasa Jawa dan sudah ada
gereja.

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Surakarta (28): Telekomunikasi di Surakarta, Sejak Telegraf, Telepon, Radio; Pedalaman Terisolasi Jadi Terkoneksi Cepat

Fahira Idris Apresiasi Ketegasan Ridwan Kamil Terkait Pemaksaan Atribut Natal

Nikmatnya Ramen Spesial di Goen Pontianak

Iklan

Recommended Stories

PERKARA BESAR DAN KECIL SEMUANYA MINTALAH KEPADA ALLAH

22.04.2021

Save Our Heritage “Sebuah Tugas Mata Kuliah”

16.04.2012
Gimana kabare

Eksplorasi Aruna dan Lidahnya, Restoran Padang Merdeka

11.10.2018

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?