Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Madura (19):Bahasa Madura Bahasa Asli Diantara Bahasa Melayu-Bahasa Jawa; Perbedaan Dialek Bahasa di Pulau Madura

Tempo Doelo by Tempo Doelo
06.12.2022
Reading Time: 8 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Madura dalam blog ini Klik Disini   

Bahasa adalah satu hal. Bagaimana bahasa
terbentuk hal lain lagi. Lalu bagaimana sejarah bahasa Madura? Dalam hal ini
bahasa Madura adalah bahasa yang umumnya digunakan di pulau Madura, dimana dialek
Sumenep yang dijadikan acuan. Bahasa Madura, khususnya kosa kata memiliki
banyak kemiripan dengan dengan bahasa Melayu dan bahasa Jawa. Hal itu boleh
jadi karena bahasa Melayu sebagai lingua franca (pulau Madura cukup terbuka)
dan kedekatan pulau Madura dengan pulau Jawa.


Bahasa Madura adalah bahasa digunakan suku
Madura. Bahasa Madura mempunyai penutur kurang lebih 8 juta orang, terutama di pulau
Madura, Jawa Timur atau di wilayah disebut Tapal Kuda (Pasuruan, Surabaya,
Malang, sampai Banyuwangi). Fonotaktik dalam bahasa Madura jauh lebih kompleks
jika dibandingkan fonotaktik bahasa Melayu dan bahasa Indonesia. Bahasa Madura
merupakan anak cabang dari bahasa Austronesia ranting Melayu-Polinesia. Bahasa
Madura memiliki asal usul erat dengan bahasa Jawa Kuno (mengingat dalam Kakawin
Nagarakretagama pupuh 15). Bahasa Madura juga memiliki serapan dari bahasa
Melayu sebagai sesama bangsa Austronesia, bahasa Arab, bahasa Tionghoa, dan
beberapa bahasa lainnya. Bahasa Madura juga memiliki keterkaitan erat dengan
Bahasa Sunda, Bahasa Jawa, dan Bahasa Bali mengingat masih merupakan satu
komunitas budaya. Sebagian besar kata-kata dalam bahasa Madura berakar dari
bahasa Melayu. Bahasa Madura juga mempunyai dialek-dialek yang tersebar di
seluruh wilayah tuturnya. Di pulau Madura sendiri ada beberapa dialek seperti Bangkalan,
Bawean (di pulau Bawean), Pamekasan, Sampang, Sapudi (di pulau Sapudi) dan Sumenep.
Dialek yang dijadikan acuan bahasa Madura adalah dialek Sumenep. Di pesisir pulau
Jawa, bercampur dengan bahasa Jawa, disebut bahasa Madura Pendalungan
(Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah bahasa Madura, bahasa
asli diantara bahasa Melayu dan bahasa Jawa? Seperti disebut di atas, bahasa
Madura dianggap berbeda dengan bahasa Jawa, tetapi juga berbeda dengan bahasa
Melayu. Satu yang jelas bahasa Madura memiliki perbedaan dialek bahasa di Pulau
Madura. Lalu bagaimana sejarah bahasa Madura, bahasa asli diantara bahasa
Melayu dan bahasa Jawa? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Bahasa Madura, Bahasa Asli Antara Bahasa Melayu dan
Bahasa Jawa; Perbedaan Dialek Bahasa di Pulau Madura

Dr WR van Hoevell adalah orang pertama yang menganggap bahasa Madura
sebagai dialek Jawa
. Namun
hal itu ada yang membantahnya di dalam
Economist Januari
1864
(lihat Bijdragen tot de
taal, land- en volkenkunde van Nederlandsch-Indie, 1866). Mengapa bisa begitu?
Satu yang jelas Raffles dalam bukunya The History of Java mengindikasikan
bahasa Madura adalah bahasa tersendiri.


Salah satu buku yang ditulis oleh Dr WR van Hoevel; yang diterbitkan
tahun 1949 berjudul: Reis over Java, Madura en Bali.

Dalam laporan komisi Nederlandsche
Maatschappij ter bevordering van Nijverheid tahun 1817 yang dimuat Tijdschrift
uitgegeven door de Nederlandsche Maatschappij ter Bevordering van Nijverheid,
1871 terdapat beberapa soal isu bahasa.


Dalam laporan komisi tersebut yang dapat dikutip adalah sebagai berikut: perluasan
pendidikan menengah di daerah kolonial tidak hanya diinginkan, tetapi bahkan
penting…Pengetahuan tentang bahasa Melayu dengan suara bulat dianggap perlu.
Telah ditemukan bahwa bahasa ini dipelajari dengan cepat oleh orang Eropa
selama tinggal sebentar di Hindia, oleh karena itu tidak ada alasan cukup untuk
menghilangkan pengajaran dalam bahasa Melayu…salah satu anggota menyatakan
bahwa di Jawa orang tidak dapat hidup tanpa bahasa Jawa, karena bahasa Melayu
biasanya hanya digunakan di kota-kota pesisir dan tidak lagi dipahami bahkan
beberapa mil ke pedalaman….
Dengan asumsi demikian, pengetahuan bahasa Melayu,
sebagai lingua franca di Kepulauan Hindia, akan lebih baik daripada bahasa
Jawa, yang sedapat mungkin harus dipelajari…
Anggota ketiga percaya bahwa
jika bahasa Jawa juga diajarkan, bahasa Sunda dan Madoeresch wajib dimasukkan
ke dalam pendidikan karena ini adalah bahasa utama di beberapa bagian besar
Hindia Belanda. Di sisi lain, bagaimanapun, dikatakan bahwa bahasa Jawa,
sebagai bahasa yang paling sulit dan paling berkembang, pasti memerlukan
pelatihan teoretis, dan bahasa Sunda dan Madura, seperti bahasa Melayu, dapat
lebih mudah dipelajari melalui praktik…
Setelah semua yang telah
dikatakan, Komisi setuju bahwa selain mempelajari bahasa Melayu, mempelajari
dasar-dasar bahasa Jawa, Sunda, dan Madura sangat dianjurkan.
untuk membiarkan mereka
bebas membuat pilihan dari tiga bahasa terakhir ini, sesuai dengan persyaratan
wilayah di mana mereka ingin menetap

Komisi ini tampaknya yang pertama yang memperdebatkan
soal bahasa-bahasa di Hindia. Tampak bahasa Melayu sebagai lingua franca tidak
tergantikan, karena diantara orang-orang Belanda bahkan sudah menggunakannya sejak
ekspedisi pertama Belanda ke Hindia yang dipimpin Cornelis de Houtman
(1595-1597). Yang cukup menarik dalam soal bahasa-bahasa itu, selain bahasa
Jawa, posisisi penggunaan bahasa Madura juga cukup penting. Dalam hal ini, soal
kemudahan, antara bahasa Melayu dan bahasa Jawa berada di dua titik ekstrim yang
berlawanan di dalam garis continuum bahasa-bahasa di Hindia. Bahasa Madura
tidak sesulit bahasa Jawa, tetapi juga tidak semudah bahasa Melayu. Lalu dengan
demikian, apakah pendapat Baron van Hoevell yang menganggap bahasa Madura
sebagai dialek Jawa telah terlupakan?

 

Dalam urusan teknis bahasa-bahasa di Hindia, bahasa yang pertama dipelajari
adalah bahasa Batak. Seorang doctor linguistic, NH van der Tuuk telah dikirim
ke Tanah Batak tahun 1850 untuk menyusun kamus bahasa Batak dan Menyusun tata
bahasa Batak. Sebagai tata bahasa pertama di Hindia, van der Tuuk pada tahun
1857 telah menyelesaikan studinya. Memang sudah ada sejumlah kamus bahasa yang
disusun oleh beberapa pejabat yang pernah bertugas di daerah, namun kamus
tersebut hanya sebatas pengumpulan kosa kata yang dimaksudkan untuk penggunakan
praktis (berkomunikasi dengan penduduk). Oleh karenanya kamus-kamus tersebut,
termasuk kamus bahasa Melayu yang sudaah lama eksis tidak dianggap sebagai
kamus yang bersifat lingusitik. Setelah sukses dengan tatabahasa dan kamus
bahasa Batak, van der Tuuk juga telah menyelesaikan studi bahasa Lampong. Pada
saat ini (1871) Dr NH van der Tuuk di Boeleleng tengah mempelajari bahasa Bali.
Sebagaimana kita lihat nanti hasil studi bahasa van der Tuuk di Bali menjadi
jalan untuk membuka kotak pandora, untuk memahami teks yang berasal dari zaman
kuno yang berbahasa Jawa Kuno (Kawi), termasuk teks Negarakertagama (1365).  

Tunggu deskripsi lengkapnya

Perbedaan Dialek Bahasa di Pulau Madura: Kota-Kota
Pantai dan Faktor Membedakan

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Madura (20): Aksara Pulau Madura, Bagaimana Awal Terbentuk Aksara Madura? Persebaran Aksara-Aksara Era Nusantara

Hukum Musabaqoh Tilawatil Quran

Iklan

Recommended Stories

Menjauh dari Kehidupan Kota di Kampung Bario

23.10.2014
Lailatul Qadar 2018 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Rumus Imam Ghazali

Pesona Keindahan Wisata Cagar Budaya Rambut Monte Kabupaten Blitar

05.08.2015

BASMALAH SEBELUM MAKAN

20.10.2014

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?