Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (801): ‘Kapal Induk’ Bahasa Indonesia; Bahasa Inggris Kapal Induk- Dunia, Bahasa Indonesia- Asia

Tempo Doelo by Tempo Doelo
11.10.2022
Reading Time: 8 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Beberapa waktu yang lalu, PM Malaysia usul agar
bahasa Melayu menjadi bahasa kedua ASEAN. Menteri Pendidikan RI menolak.
Menurut para ahli sejarah Indonesia, Bahasa Indonesia harga mati, selain sudah
dideklarasikan 1928 oleh para pemuda, juga oleh para senior telah ditetapkan
dalam konstitusi (UUD) pada tahun 1945. Para ahli Bahasa Indonesia telah
memantapkan Bahasa Indonesia dalam Kongres Bahasa Indoneisia tahun 1938 di Solo
dan diteruskan di Medan pada tahun 1954. Hingga kini, Bahasa Indonesia dijaga
melalui kongres bahasa secara berkesinambungan.


Pada tahun 1954, penyelenggara Kongres Bahasa Indonesia
di Medan, mengundang hadir pegiat dan ahli bahasa Melayu di Federasi Malaya.
Sayangnya, para ahli bahasa Melayu di (negara) Singapoera tidak bisa hadir karena
alasan sibuk di Universiti Malaya. Sebaliknya, para golongan muda Federasi
Malaya, jurnalis dan penyair datang ke Medan menghadiri kongres sebagai peninjau
(disebut peninjau mungkin karena bukan merasa ahli bahasa Melayu). Menjelang
kemerdekaan Federasi Malaya tahun 1957, ahli bahasa Melayu dan pengajar di
Universiti Malaya Singapoera berkunjung ke Jogjakarta untuk mencari guru-guru
Bahasa Indonesia yang bisa bersedia mengajar bahasa Melayu di sekolah-sekolah
di Federasi Malaya. Tampaknya keberadaan Bahasa Indonesia, dan keseriusan
Kongres Bahasa Indonesia di Medan telah mengubah persepsi para ahli bahasa
Melayu di Federasi Malaya: ingin membanguna bahasa Melayu di Federasi Malaya (Semenanjung
Malaya). Dalam hubungannya usul PM Malaysia menjadikan bahasa Melayu sebagai
bahasa ASEAN, seorang guru besar Malaysia mengibaratkan Bahasa Indonesia adalah
kapal induk dan bahasa Melayu di Malaysia sebagai kapal pendamping. Menurut
ahli bahasa tersebut bahwa kapal induk Bahasa Indonesia tidak akan berjaya jika
tidak ada kapal pendamping. Apa, iya? Bukankan Bahasa Indonesia sejak lama
sudah menjadi kapal induk yang tidak memerlukan kapal pendamping? Jika kapal
pendamping tentulah ia berada disamping, tetapi ‘tangisan’ guru besar Malaysia
itu, seakan menyiratkan posisi bahasa Melayu sudah tertinggal dan jauh berada
di belakang kapal induk Bahasa Indonesia. Dalam hal ini apakah kapal induk
Bahasa Indonesia memerlukan kapal pendamping? Tidak pernah terpikirkan oleh
ahli Bahasa Indonesia. Yang justru ada pada masa kini banyak kapal-kapal
follower yang datang dari berbagai negara, termasuk negara Australia. 

Lantas bagaimana sejarah ‘Kapal Induk’ Bahasa
Indonesia? Seperti disebut di atas, pemimpin Malaysia mengindinkan bahasa Melayu
sebagai bahasa ASEAN dan guru besar Malaysia mengibaratkan bahasa Melayu
sebagai kapal pendamping dan Bahasa Indonesia sebagai kapal induk. Namun
navigasi bahasa di zaman teknologi informasi sekarang, secara algoritma. bahasa
Inggris bagaikan Kapal Induk Dunia dan Bahasa Indonesia bagaikan Kapal Induk Asia.
Lantas bagaimana sejarah ‘Kapal Induk’ Bahasa Indonesia? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang
bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk
menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini
adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan
peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena
saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber
primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena
sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang
disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan
kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja*. Sumber: internet

‘Kapal Induk’ Bahasa Indonesia; Bahasa Inggris Kapal
Induk Dunia, Bahasa Indonesia di Asia

Sangat aneh, orang Melayu Thailand, yang menggunakan
bahasa Thailand, secara bersama-sama dengan orang Thai sendiri untuk belajar
Bahasa Indonesia. Mengapa keduanya tidak belajar bahasa Melayu Malaysia. Harus
diingat bahwa dalam hal ini bahasa Melayu di Indonesia adalah bahasa daerah.
Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional Indonesia menjadi bahasa antar bangsa,
seperti halnya di negara Thailand.


Lain di Patani dan sekitar di Thailand, lain pula di Sabah dan Serawak di
Borneo Utara yang notabene menjadi bagian dari Federasi Malaysia. Di Serawak
memang mengakui bahasa Melayu sebagai bahasa nasional/resmi, tetapi mendorong
penggunaan bahasa Inggris. Di Sabah, digunakan bahasa Melayu, tetapi bahasa Melayu
di Sabah (juga di Serawak) mirip Bahasa Indonesia. Bahasa Melayu di Semenanjung
bahasa Melayu memang berbeda; berbeda dari Serawak dan Sabah, apalagi dengan
Bahasa Indonesia. Bagaimana dengan di Timor Leste? Ada segelintir orang Timor
Leste meninggalkan Bahasa Indonesia, tetapi lebih memilih bahasa Portugis. Tapi
itu hanya segelintir, yang mereka tidak mengetahuinya. Masih lebih banyak yang
ingin tetap mempertahankan kemampuan Bahasa Indonesia.

Bahasa Melayu di Malaysia (baca: wilayah
Semenanjung) lebih mirip bahasa Riau di Indonesia. Akan tetapi bahasa Melayu di
Riau adalah bahasa daerah. Sementara orang Riau umumnya dapat berbahasa Bahasa
Indonesia (bahasa nasional). Lalu apakah orang Riau dengan bahasa daerah Melayu
Riau menginduk ke bahasa Melayu Malaysia? Tidak, tetapi menginduk kepada bahasa
nasional Indonesia, Bahasa Indonesia. Jadi bagaimana dengan bahasa Melayu
Malaysia? Di Thailand orang Melayu belajar Bahasa Indonesia, di Serawak dan
Sabah, orang Malaysia ‘menggunakan’ Bahasa Indonesia. Seperti halnya Orang
Batak, Orang Riau di Indonesia, selain berbahasa daerah, bahasa Melayu Riau,
juga berbahasa Bahasa Indonesia (dwibahasa).


Seperti bahasa Melayu di Sabah, orang Filipina di bagian selatan terutama
wilayah Sulu dan Mindanao, yang menggunakan bahasa Melayu, sejatinya mirip bahasa
di Sabah yang lebih dekat dengan Bahasa Indonesia. Orang Filipina yang Sebagian
besar penutur bahasa Tagalog/bahasa Filipino mulai terpicu untuk belajar Bahasa
Indonesia (seperti kasus orang Thai). Satu yang tidak bisa diabaikan. Orang Cina
di Singapoera, lebih cenderung berbahasa Melayu, mirip Bahasa Indonesia
daripada bahasa Melayu di Malaysia/Singapoera.

Dalam hal ini, apakah bahasa Melayu yang diusulkan
pemimpin Malaysia untuk menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa ASEAN memiliki
fondasi/domain yang kuat? Tampaknya tidak. Sebab bahasa Melayu di Malaysia
sendiri selain dipinggirkan, juga dianggap bahasa nomor kedua di Malaysia (lebih
mengutamakan bahasa Inggris). Lantas, perumpamaan guru besar Malaysia, yang
menganggap Bahasa Indonesia sebagai kapal induk, apakah dalam hal ini bahasa
Melayu masih dianggap sebagai kapal pendamping? Tampaknya tidak. Bahasa
Indonesia sebagai kapal induk, semakin lama semakin kencang dalam navigasi
algortima bahasa-bahasa dunia.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Bahasa Inggris Kapal Induk Dunia, Bahasa Indonesia di
Asia: Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kongres Bahasa Indonesia dan BIPA (Bahasa
Indonesia untuk Penutur Asing)

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Rayakan Momen Romantis dengan Romance Getaway di Hotel Salak The Heritage

Rayakan Momen Romantis dengan Romance Getaway di Hotel Salak The Heritage

Hukum Acara Makan Sepulang Safar Haji Umroh

Hukum Acara Makan Sepulang Safar Haji Umroh

Iklan

Recommended Stories

Bank Mandiri KCP Pademangan Jakarta

30.12.2015

Resep Ayam Kecap Wijen Masak Bumbu Jahe

28.07.2016

Peta Jakarta dari abad ke-17/18: Satu basis tiga versi (2)

10.03.2025

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?