Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Jambi (27): Kisah Satu Sultan Jambi Jadi Pelajaran; Pemberontakan vs Intervensi Pemerintah Hindia Belanda di Jambi Doeloe

Tempo Doelo by Tempo Doelo
09.09.2022
Reading Time: 9 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jambi dalam blog ini Klik Disini  

Seperti (kerajaan-kerajaan) di wilayah
lainnya, di wilayah yurisdiksi Kerajaan Jambi selain ada masa gemilang dan
damai ada juga masa yang suram, tidak menentu, kekacauan yang pada akhirnya
Pemerintah Hindia Belanda melakukan intervensi. Pemerintah Hindia Belanda lebih
cenderung inervensi daripada aneksasi. Intervensi Pemerintah Hindia Belanda di
Jambi bermula dari masa suram yang terjadi di wilayah kerajaan. Dalam hal ini
kita meninjau masa dimaka kerajaan Jambi dipimpin oleh Sultan Mahmud Muhiddin
(1812-1833) dan Sultan Muhammad Fakhruddin (1833-1841).


Dalam
perkembangan lebih lanjut Kerajaan Jambi, pada tahun 1615 kerajaan disebut resmi
menjadi kesultanan setelah Pangeran Kedah naik takhta dan menggunakan gelar
Sultan Abdul Kahar. Kesultanan Jambi resmi dibubarkan oleh pemerintah Hindia Belanda
pada tahun 1906 dengan sultan terakhirnya Sultan Thaha Syaifuddin. Dalam daftar
Raja/Sultan Jambi dicatat sebagai berikut (Wikipedia): Sultan Abdul Kahar
(1615-1643); Pangeran Depati Anom/Sultan Abdul Djafri/Sultan Agung (1643-1665)
Raden Penulis/Sultan Abdul Mahji/Sultan Ingologo (1665-1690) Raden Tjakra
Negara/Pangeran Depati/Sultan Kiyai Gede (1690-1696) Sultan Mochamad Syah
(1696-1740) Sultan Sri Ingologo (1740-1770) Sultan Zainuddin/Sultan Anom Sri
Ingologo (1770-1790) Mas’ud Badaruddin/Sultan Ratu Sri Ingologo (1790-1812)
Sultan Mahmud Muhiddin/Sultan Agung Sri Ingologo (1812-1833) Sultan Muhammad
Fakhruddin bin Mahmud (1833-1841) Sultan Abdul Rahman Nazaruddin bin Mahmud (1841-1855)
Sultan Thaha Syaifuddin bin Muhammad Fakhruddin (1855-1858) Sultan Ahmad
Nazaruddin bin Mahmud (1858-1881) Sultan Muhammad Muhieddin bin Abdul Rahman
(1881-1885) Sultan Ahmad Zainul Abidin bin Muhammad (1885-1899) Sultan Thaha
Syaifuddin bin Muhammad Fakhruddin (1900-1904).

Lantas bagaimana sejarah kisah Sultan Jambi
yang menjadi pelajaran?
Seperti yang disebut
di atas, Kerajaan Jambi sudah lama eksis dan perannya juga tetap penting pada
era VOC/Belanda. Seiring waktu, zaman telah berubah, perubahan itu semakin drastic
pada er Pemerintah Hindia Belanda. Pada era Pemerintah Hindia Belanda inilah
diktehui catat tentang kisah Sultan
Sultan Mahmud Muhiddin. Lalu bagaimana sejarah kisah Sultan Jambi yang menjadi
pelajaran?
Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Kisah Sultan Jambi yang Menjadi Pelajaran; Sebab
Munculnya Pemberontakan dan Intervensi Pemerintah Hindia Belanda di Jambi

Seperti dikutip di atas, Sultan Jambi, Mahmud Muhiddin setelah dua decade bertahta
harus turun tahun
1833, yang kemudian digantikan
oleh putranya- M
uhammad
Fakhruddin
. Namun Muhammad Fakhruddin. Hanya bertahan selama
delapan tahun. Sebagai penggantinya adalah
Abdul Rahman Nazaruddin pada tahun 1841. Siapa Abdul Rahman Nazaruddin adalah satu hal, hal yang ingin dibicarakan adalah
siapa
Mahmud
Muhiddin
. Tijdschrift voor Neerland’s
Indi
e, 1844 volume 4 menyarikan riwayat Mahmud Muhiddin dimana persoalan keluarnya
yang kemudian menyebabkan Sultan jatuh dan terjadinya intervensi? Pemerintah
Hindia Belanda tahun 1833.


Pada saat Abdul
Rahman Nazaruddin

bertahta baru tiga tahun (sejak 1841), kisah rahasia rumah tangga
Mahmud Muhiddin yang jatuh tahun 1833 ditulis, yang kemudikan dipublikasikan tahun 1844. Itu
berarti kejadiannnya baru berselang 10 tahnn sebelumnya, dan
Mahmud Muhiddin tentu masih hidup (di tempat kesepaiannya dari keramaian istana). Mengapa
harus ditulis? Nah, itu dia. Lalu siapa yang menjadi narasumber penulis? Hanya
satu kemungkinan:
Abdul Rahman Nazaruddin? 

Di Hindia Belanda saat itu hanya ada surt kabar yang
terbit di Batavia yakni Javasche courant yang diterbitkasn oleh Landsdrukkerj
di Batavia, surat kabar yang terbit pertama kali tahun 1828. Sementara itu
Tijdschrift voor Neerland’s
Indi
e adalah jurnali ilmiah yang
diterbitkan oleh lembaga pengetahuan di Batavia (Bataviaasch Genootschap van
Kunsten en Wetenschappen) sejak 1838. Dalam artikel yang terdiri dari enam halaman
tersebut, penulis memulainya sebagai berikut (nama disalin sesuai yang ditulis,
pen):


Dalam sejarah negeri dan masyarakat, kaum wanita yang mulia dan cantik,
melalui kebajikan yang luhur dan sederhana, sering menjadi penyebab dan motif
perbuatan besar dan peristiwa bahagia; perang dan penderitaan. Jatuhnya para
pangeran Djambi, yang akan kami laporkan disini, juga disebabkan oleh
kekejaman, kesombongan dan kecemburuan seorang wanita.
 

Ketika Machmoed Mohoedin berkuasa lebih dari tiga puluh tahun yang lalu,
dia mewarisi mahkota Jjamhi dari saudaranya Mutoed Badarudin. Djambie damai,
kekuasaan kepangeranan didirikan atas dasar yang baik dan kokoh, Sultan
dipatuhi, sumber-sumber perdagangan dan industri cukup berkembang, pendapatan
Sultan ditentukan dan dijamin, dan kekuasaannya atas dasar itu seperti biasa
dengan pemerintahan-pemerintahan yang lain di berbagai tempat. Machmoed Mohoedin
naik tahta dengan prospek yang paling menguntungkan, tetapi dia, meskipun baik
hati, tetapi lemah, tanpa keberanian dan penuh nafsu. Selirnya yang sah adalah Ratoe
Maas Jessa. Putri (Princess) ini tidak tahu kebajikan feminin atau kualitas
mulia. Dia kejam, bangga, cemburu dan mendominasi dan tahu bagaimana
membengkokkan Sultan sepenuhnya sesuai keinginannya.
 

Sang Putri segera sampai pada titik bahwa administrasi kraton bahkan
kerajaan tunduk pada kesewenang-wenangannya. Machmoed Mohoedin, seolah-olah
hanya menyimpan nama Pangeran; tidak ada perintah atau peraturan yang diberikan
oleh pangeran lagi. Namun, menurut kebiasaan agama, pangeran dapat memiliki
banyak selir. Ratoe Maas mengizinkan ini, tetapi mereka semua tunduk pada
otoritas permaisuri Sultan. Sekitar tiga puluh gadis, semua putri kepala suku
atau penduduk asli terkemuka telah dipilih untuk tujuan ini oleh Machmoed Mohoedin.
Karena kebiasaan masyarakat, agama dan supremasi pangeran (pribumi) mengizinkan
kebiasaan ini. Tidak ada keberatan yang diajukan terhadap hal ini, baik oleh
orang tua atau kerabat maupun oleh gadis-gadis itu sendiri; tetapi Ratoe Maas
menganggap selir Sultan sebagai bawahannya, sebagai pelayan yang juga
sepenuhnya mematuhi kehendaknya.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Pemberontakan dan Intervensi Pemerintah Hindia Belanda
di Jambi: Raja ke Raja

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Dari album foto tentang Garut dan sekitarnya karya Thilly Weissenborn, 1922 (1)

Yuk Kenal Lebih dalam Hip Hop, Soul,  dan R&B di FLAVS FESTIVAL 2022

Yuk Kenal Lebih dalam Hip Hop, Soul, dan R&B di FLAVS FESTIVAL 2022

Iklan

Recommended Stories

Segarnya Es Krim dan Es Puter Persembahan dari Kitchen Pastry Graha Tristar Surabaya

29.06.2019

Hukum Perempuan Haid Masuk Masjid

17.06.2021
Meniti Rendah Hati

Perempuan Belanda dan kebaya (1): Willy Charls

22.05.2018

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?