*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini
Nusantara Itu Indonesia, Indonesia adalah Nusantara Timor
soal yang sungguh rumit. Bagaimana bisa? Nusantara adalah pulau-pulau yang
berada di antara dua benua dengan beragam budaya dan bahasa. Sebelum orang
Eropa mengetahui adanya benua Australia, orang nusantara sudah mengenal dengan
baik benua Asia dan benua Australia. Hal itulah mengapa disebut nama Nusantara.
Pada masa nusantara awal ini lingua franca adalah bahasa Sanskerta yang
kemudsian bertransformasi menjadi bahasa Melayu. Semenanjung Malaya bukan
bagian pulau-pulau tetapi bagian dari daratan Asia (sebaliknya Papua bukan
bagian Australia tetapi salah satu dari pulau-pulau)?.

Dalam perkembannya orang dari pulau-pulau Nusantara
(termasuk pulau-pulau di Filipina) bermigrasi ke benua Asia dan benua
Australia. gga masa ini. Orang dari Sumatra menyebar ke pulau-pulau hingga ke
Semenanjung Malaya. Lalu kemudian disusul orang dari Jawa dan orang dari
Borneo. Orang dari Papua menyebar ke Australia, kemudian disusul orang dari
Nusa Tenggara dan orang Sulawesi dan orang Maluku. Sejak kehadiran orang Eropa
(Portugis, Spanyol, Belanda dan Inggris), pulau-pulau di Nusantara terkota-kotak.
Sebagian kecil nusantara itu menjadi negara Timor Leste (Portugis), sebagian
nusantara menjadi Filipina (Spanyol), sebagian nusantara menjadi Brunai,
Serawak, Singapoera dan Sabah (Inggris), sebagian dari Papua menjadi Papua
Nugini (Jerman). Bagian terbesar sisa nusantara menjadi Indonesia (Belanda).
Australia menjadi berada di luar Nusanntara (bagian benua Australia). Demikian
juga Semeanjung Malaya dan Indochina di luar nusantara (bagian dari Asia).
Meski demikian, nusantara (bahasa dan budaya) memiliki pengaruh di Australia
maupun di Asia (seperti Malaya, Siam, Kamboja dan Vietnam).
Lantas bagaimana sejarah Nusantara itu
Indonesia, Indonesia adalah Nusantara? Seperti disebut di atas, Nusantara adalah
pulau-pulau diantara dua daratan luas (benua) dan dua laut luas (lautan). Dalam
perkembangannya pulau-pulau itu terkotak-kotak karena pengaruh kolonial menjadi
negara-negara. Bagian terbesar dari pulau-pulau menjadi negara itu adalah
Indonesia. Lalu bagaimana sejarah Nusantara
itu Indonesia, Indonesia adalah Nusantara? Seperti kata ahli sejarah tempo
doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan
wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.
Nusantara Itu Indonesia, Indonesia adalah Nusantara:
Bahasa Melayu dan Bahasa Etnik Lainnya
Tunggu deskripsi lengkapnya
Bahasa Melayu dan Bahasa Etnik Lainnya: Bahasa
Indonesia, Bahasa Filipino, Bahasa Tetun, Bahasa Tok Pisin atau Pidgin dan
Bahasa Melayu
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com





