Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (712): Mindanao dan Orang Moro, Spanyol hingga Filipina; Mirip, Tidak Sama Timor Leste Indonesia

Tempo Doelo by Tempo Doelo
14.07.2022
Reading Time: 7 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Orang Sulu di Filipina
tampaknya sudah selesai masalahnya, Namun tetangga Sulu di Mindanao tampaknya
masih jauh dari selesai. Mengapa begitu, itu satu soal. Yang menjadi soal dalam
hal ini adalah bagaimana sejarah Mindanao dan Orang Moro. Ada kemiripan sejarah
orang Timor Leste tetapi tidak serupa.


Mindanao adalah pulau terbesar kedua di Filipina dan salah
satu dari tiga kelompok pulau utama bersama dengan Luzon dan Visayas. Mindanao,
terletak di bagian selatan Filipina, adalah kawasan hunian bersejarah bagi
mayoritas kaum Muslim dan suku Moro serta etnis lainnya seperti Marano, Tausug,
Bugis, Toraja, Bajao dan Sangir. Peperangan untuk meraih kemerdekaan telah
ditempuh oleh berbagai faksi Muslim selama lima abad melawan para penguasa. Pasukan
Spanyol, Amerika, Jepang dan Filipina belum berhasil meredam tekad mereka yang
ingin memisahkan diri dari Filipina yang mayoritas penduduknya beragama
Katolik. Kini mayoritas populasi Mindanao beragama Katolik berkat banyaknya
transmigrasi ke wilayah ini. Hal ini memicu kemarahan kaum Muslim Mindanao yang
miskin dan tersisih seta gerakan separatis yang telah berjuang selama ratusan
tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, Mindanao menjadi wilayah yang
diperhatikan dengan cermat seiring dengan munculnya organisasi teroris Islamis
yang berkaitan erat dengan konflik di Timur Tengah. Mindanao diyakini menjadi
basis kelompok teroris Abu Sayyaf dan Jemaah Islamiyah yang kemunculannya
mengurangi peran kelompok pejuang kemerdekaan yang lebih moderat dan nationalistis
seperti Front Pembebasan Islam Moro.(
Wikipedia)

Lantas
bagaimana sejarah Mindanao dan Orang Moro
di Filipina? Seperti disebut di atas, sejarah Mindanao dan Orang Moro
sudah lama dan selama itu juga selalu terjadi permasalahan hingga hari (sejak e
ra
Spanyol hingga Filipina
).
Namun perlu disadari orang Moro di Mindanao ada kemiripasn dengan Timor Leste
tetatpi ti
dak sama. Lalu bagaimana sejarah Mindanao
dan Orang Moro
di
Filipina?

Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah
pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan
artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel
saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah
pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk
lebih menekankan saja*.

Mindanao dan Orang Moro; Era
Spanyol hingga Filipina (Mirip, Tidak Sama Timor Leste Indonesia)

Moro dan Mangindanao adalah dua
hal yang berbeda namun kemudian terhubung satu sama lain di satu wilayah (tempat)
di (pulau) Mindanao atau Mangindanao. Nama Moro awalnya hanya diketahui sebagai
nama tempat Moro di Maluku yang juga disebut Morotai. Yang jelas tidak ada nama
tempat Moro di (pulau) sekitar Mindanao, yang adalah orang Moro (kini etnik
Moro).


Nama Moro yang lain juga ditemukan di pulau
Sulawesi di Morowali. Pada masa ini juga ada nama kecamatan Moro di pulau
Karimun (Riau). Nama Moro juga ditemukan di India dan Pakistan. Pada masa lalu
sudah diketahui Moro juga adalah salah satu marga (family name) di sekitar Laut
Mediterania. Lantai bagaimana nama Moro di pulau Mindanao sebagai sebutan
populasi atau etnik? Namun yang jelas nama Moro ditemukan mulai dari Laut
Mediterania, India, Selat Malaka, Sulawesi hingga Maluku serta pantai barat Papua
dan pantai selatan Papua di Papua Nugini (seperti Port Moresby) bahkan hingga
Maori (Selandia Baru). Dalam hal ini Moro sebagai etnik di pulau Mindanao.

Orang-orang Moro, diduga kuat
ada hubungan antara populasi pendudukan asli Morotai (Alifurun) dengan penduduk
asli (Alifurun) di Mindanao. Penduduk Alifurun adalah penduduk asli berkulit
gelap yang hidup di pedalaman seperti di Halmahera/Morotai, Gorontalo, dan
pulau-pulau Sangihe dan bagian lain Sulawesi Tengah hingga selatan. Populasi disebut
Alifurun karena penduduk yang pertama Negroid bercampur dengan pendatang
(awal).


Berdasarkan catatan Kasteel Batavia
(Daghregister) pada tahun 1689, seorang pangeran keturunan Mangindanao
memerintah di Kandhar, yang agen-agennya secara teratur mengunjungi Mangindanao
dan Sarangani. Wilayah Kandar ini berada di bagian utara pulau Sangihe yang
mana wilayahnya juga terdapat di bagian selatan pulau Minadanao. Pada tahun
1682 dilakukan perjanjian antara Belanda dan Spanyol yang mana bagian wilayah
Kandhar di Mindanao dilepaskan kepada Spanyal (sehingga Mindanao dan Sangihe
terpisah dari kepemimpinan lokal. Sementara itu, Orang Batjan di Maluku juga
awalnya disebut Alfurun yang berasal dari Moro atau Morotai
yang pindah melintasi Makian/Matjan
ke Kasiruta dan kemudian juga ke Batjan, dan disana mendirikan kampung Moro,
bersebelahan dengan Laboeha.

Asal usul orang (bangsa) atau
etnik Moro di Filipina khususnya di pulau Mindanao dan pulau-pulau di sekitar, pada
dasarnya sama dengan proses asal-usul etnik Melayu di Semenanjung dan di Borneo
utara, etnik Banjar di Kalimantan selatan dan etnik Kutai di Kalimantan Timur
serta etnik Manado di Sulawesi Utara. Etnik-etnik tersebut terbentuk karena
kehadiran orang asing/pendatang (mix population). Namun sedikit berbeda dengan
etnik yang sudah terbentuk lebih awal di zaman kuno di pedalaman seperti etnik
Minahasa di Sulawesi Utara, berbagai golongan etnik Dayak di Kalimantan dan
etnik Batak di bagian utara pulau Sumatra.


Pada masa ini orang Moro juga disebut bangsa Moro
atau etnik Moro. Bangsa Moro yang dimaksud biasanya merujuk pada bangsa Moro,
penduduk yang mendiami wilayah bagian selatan Filipina, utamanya di pulau
Mindanao, pulau Palawan, kepulauan Sulu, dan pulau Basilan. Sebelum pengaruh
Spanyol muncul di Filipina yang juga menjadi sebab munculnya Katolik, penduduk
Filipina sudah banyak yang beragama Islam di berbagai pulau terutama di tiga
pulau besar yang subur di Mindanao, Panay dan Luzon. Misionaris Spanyol yang bermula
di Zebu dan kemudian ke Panay dan akhirnya Manila menjadi sebab penduduk yang
pagan (Alifurun) konversi beragama Katolik dan juga penduduk yang sudah
beragama Islam di wilayah-wilayah itu menjadi Katolik, Dalam perkembangannya
penduduk Filipina yang beragama Islam memusat di Mindanao dan pulau-pulau di
selatannya ke arah Borneo. Penduduk beragama Islam inilah yang kemudian diidentifikasi
atau mengidentifikasi diri sebagai bangsa (etnik) Moro.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Era Spanyol hingga Filipina: Mengapa Masalah Orang Moro di Mindanao Belum
Terselesaikan?

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Walau Sebatas Ingin Bederma

Walau Sebatas Ingin Bederma

Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri KNIL (4)

Iklan

Recommended Stories

Bank Mandiri KCP Pademangan Jakarta

30.12.2015

Resep Ayam Kecap Wijen Masak Bumbu Jahe

28.07.2016

Peta Jakarta dari abad ke-17/18: Satu basis tiga versi (2)

10.03.2025

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?