Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (706): Orang India di Malaysia – Orang India di Medan; Apa yang Berbeda dan Apa yang Sama

Tempo Doelo by Tempo Doelo
11.07.2022
Reading Time: 4 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Di
Indonesia banyak keturunan India tetapi di Medan ada komunitas (kampong) India
sendiri. Di Malaysia banyak ditemukan komunitas India di berbagai kota. Orang
keturunan India umumnya berbahasa Indonesia (hanya sedikit yang bisa berbahasa
India seperti Tamil). Di Malaysia umumnya orang India bisa berbahasa India
Tamil (ada juga yang tidak bisa berbahasa Melayu, karena bisa berbahasa Inggris
dalam berkomunikasi). Orang India di Malaysia berbahasa India dengan aksen
India, tetapi di Medan dan juga di seluruh Indonesia, orang India berbahasa
Bahasa Indonesia dengan akses Indonesia. Orang India di Medan tidak hanya
Hindu, ada juga yang beragama Islam.


Kampung Madras (dahulu disebut Kampung Keling)
adalah nama bagi sebuah kawasan seluas sekitar 10 hektare di Kota Medan,
Indonesia yang pernah mempunyai komunitas India yang besar. Kawasan ini
terletak di sekitar kecamatan Medan Polonia dan Medan Petisah. Di kawasan ini
terdapat kuil Hindu yang tertua di Medan, Kuil Sri Mariamman dan kelenteng
terbesar di Medan, Vihara Gunung Timur; juga Masjid Jami dan Masjid Ghaudiyah
yang dibangun oleh Muslim India. Selain itu, di Kampung Madras juga terdapat
Perguruan Nasional Khalsa yang dikelola Yayasan Pendidikan Sikh Medan, dulu
pernah terkenal karena merupakan satu-satunya sekolah dengan pelajaran dalam
bahasa Inggris di Medan. Kawasan tersebut awalnya dipanggil
“Patisah”, namun kemudian terjadi perubahan nama menjadi
“Kampung Madras” guna mencerminkan tanah asal para warga keturunan
India yang berdiam di sana. Nama “Kampung Madras” menggantikan nama
“kampung keling” yang dianggap berkonotasi negatif dikarenakan sering
digunakan sebagai julukan ras (racial slur) dan ejekan yang merendahkan.
Meskipun hingga tahun 1950-an kawasan ini masih dihuni oleh warga keturunan
India dalam jumlah yang besar, sejak saat itu jumlah tersebut telah berkurang
karena keadaan ekonomi yang sulit sehingga membuat mereka harus pindah ke
kawasan lain. Kampung Madras kini bahkan lebih banyak dihuni oleh warga
keturunan Tionghoa daripada India bersama dengan Little India, Penang. Gapura
Little India Medan di Kampung Madras diresmikan pada tanggal 27 Oktober 2018
oleh Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, ditandai dengan penandatanganan prasasti,
pengguntingan pita, dan pelepasan balon
. (Wikipedia) 

Lantas
bagaimana sejarah Orang India di Malaysia dan Orang India di Medan, apa yang berbeda
dan apa pula yang sama? Seperti disebut di atas, orang India di Medan umumnya
berbahasa Bahasa Indonesia sedangkan orang India di Malaysia umumnya berbahasa
India. Lalu bagaimana sejarah Orang India di Malaysia dan Orang India di Medan,
apa yang berbeda dan apa pula yang sama? Seperti kata ahli sejarah tempo
doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan
wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah
seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan
tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan
imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang
digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Orang India di Malaysia dan Orang India
di Medan; Apa yang Berbeda dan Apa yang Sama

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Orang India di Medan: Mengapa Ada Konsul
India di Medan?

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

 

 *Akhir Matua
Harahap
, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak
1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta
Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun
di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis
artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang,
utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi
ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Mulai Diet Sekarang dengan Makanan Sehat dan Menu Bergizi

Dari sebuah album foto karya Hermann Salzwedel tentang Jawa di awal abad ke-20 (1)

Iklan

Recommended Stories

Sejarah Madura (26):Migrasi OrangMadura, Orang Madura Bermigrasi; Tuban, Surabaya dan Wilayah Tapal Kuda Timur Pulau Jawa

09.12.2022
Khutbah Jum’at Pergantian Tahun : 3 Simpanan Terbaik

Gedhang Ganteng, seganteng apa sih?

21.08.2015

Sarapan Nikmat dengan Martabak Nasi yang Menggemaskan

02.07.2021

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?