Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (703): Warna Khas Budaya Etnik, Merah Putih Hitam Kuning; Ragam Budaya – Warna Bendera

Tempo Doelo by Tempo Doelo
10.07.2022
Reading Time: 4 mins read
0
ADVERTISEMENT


RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Warna
khas budaya adalah elemen budaya yang diwariskan. Namun sangat sulit mengetahui
sejak kapan plihan warna muncul pada budaya etnik tertentu. Warna budaya ini
tidak hanya muncul dalam ragam budaya (seperti seni) juga menjadi lambang warna
kerajaan dan (kombinasdi) warna yang digunakan dalam bendera. Bagaimana dengan
warna bendera Indonesia sendiri?

Tiga warna Melayu. Tiga warna yang memaparkan warna
hijau, kuning dan merah, merupakan kombinasi warna yang biasanya terdapat dalam
pelbagai reka bentuk simbol yang digunakan oleh sesetengah organisasi utama
untuk melambangkan orang-orang Melayu. Tiga warna ini diperoleh daripada tiga
nilai penting Kemelayuan; Islam, Majlis Raja-Raja dan Etnik Melayu. Hijau
adalah warna tradisional Islam, iman yang menjadi bahagian penting budaya
Melayu. Warna kuning adalah warna diraja yang biasanya dikaitkan dengan
sultan-sultan Melayu, dan digunakan untuk menegaskan kesetiaan orang Melayu
kepada Raja-raja mereka. Warna ketiga, merah, adalah warna tradisional dalam
budaya Melayu, digunakan untuk menunjukkan keberanian, kepahlawanan dan
kesetiaan. Warna merah jambu yang dikatakan merah kesumba merah yang sama
dengan kain merah dan biasanya dikaitkan dengan darah, adalah warna eksistensi
orang Melayu dan merupakan warna yang paling sering disebut dalam
kesusasteraan. Di seberang Selat Melaka, iaitu di provinsi Riau dan Kepulauan
Riau yang mempunyai ikatan sejarah dan kebudayaan yang kental dengan kawasan
Semenanjung, warna-warna ini memegang falsafah yang sama dengan saudara Melayu
mereka di Tanah Besar Asia. Dikenali dan diwarnakan sebagai Kuning Keemasan,
Hijau Lumut dan Merah Darah Burung, warna-warna ini digunakan secara meluas
sebagai simbol adat dan perayaan di kota-kota dan desa wilayah-wilayah
tersebut, 3 warna ini juga turut menjadi pilihan utama pasangan pengantin
Melayu di daerah-daerah berkenaan bagi meraikan majlis pernikahan mereka
.(Wikipedia)

ADVERTISEMENT

Lantas
bagaimana sejarah warna budaya etnik di nusantara? Seperti disebut di atas, warna
budaya umumnya diwarisikan dalam berbagai ragam budaya seperti seni dan bahkan
plihan warna bendera. Namun warna khas budaya sulit diketahui sejak kapan
bermula. Lalu bagaimana sejarah warna khas budaya? Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah
seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan
tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan
imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang
digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.  Warna (khas) tradisi di Nusantara

Warna Khas Budaya Etnik, Merah Putih
Hitam Kuning Hijau; Ragam Budaya hingga Warna Bendera

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Ragam Budaya hingga Warna Bendera: Merah
Putih Hitam Etnik Batak

Tunggu
deskripsi lengkapnya


 

 *Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog
ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi
warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan
utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas
Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di seputar rumah–agar lingkungan tempat
tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton
sepakbola atau waktu senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan
sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam
memahami ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini
hanyalah catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish).
Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (704): Kemiripan Warna Budaya Tanda Hubungan Budaya? Igorot di Filipina, Etnik Batak di Indonesia

Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri KNIL (2)

Iklan

Recommended Stories

BERSIKAP LEMBUT DALAM MENYURUH DAN MELARANG

24.06.2018
Alasan Keamanan, Obama Dilarang pakai iPhone

Alasan Keamanan, Obama Dilarang pakai iPhone

05.12.2013
Nasehat Ibu Untuk Sang Hakim

Kota Tua Padang Kisah Lampau dari Hangatnya Keberagaman dan Harapan

29.09.2016

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?